Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Memilih kelas yang tepat untuk pendidikan anak merupakan salah satu pertimbangan penting bagi orang tua. Setiap siswa memiliki kebutuhan, minat, kemampuan, dan target pendidikan yang berbeda. Karena itu, sekolah dapat menyediakan beberapa pilihan program pembelajaran agar siswa dapat berkembang sesuai dengan potensinya. Salah satu pilihan yang sering menjadi perhatian adalah perbedaan antara kelas biasa atau reguler dan kelas internasional.
Di Al Ma’soem, baik jenjang SMP maupun SMA memiliki program Kelas Internasional sebagai salah satu bagian dari program pendidikan yang ditawarkan. Pada jenjang SMP, program sekolah mencakup Kurikulum Holistik, Kelas Internasional, Program Tahfidz, 10 kokurikuler, peminatan Olimpiade, serta beasiswa akademik dan nonakademik. Sementara itu, pada jenjang SMA terdapat Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik.
Lantas, apa sebenarnya perbedaan kelas biasa dan kelas internasional? Berikut penjelasan yang dapat membantu orang tua dan calon siswa memahami karakter masing-masing program.
Perbedaan pertama dapat dilihat dari karakter program pembelajarannya. Kelas reguler merupakan bagian dari program pendidikan utama sekolah yang mengikuti kurikulum yang diterapkan oleh sekolah. Pada jenjang SMP Al Ma’soem, sekolah menggunakan Kurikulum Holistik, sedangkan SMA menggunakan Kurikulum Merdeka. Kedua jenjang tersebut juga mencantumkan Kelas Internasional sebagai salah satu pilihan program.
Kelas internasional dapat dipahami sebagai pilihan program yang memberikan pengalaman pembelajaran dengan orientasi internasional. Namun, file yang diberikan tidak menjelaskan secara rinci perbedaan struktur mata pelajaran, bahasa pengantar seluruh mata pelajaran, atau standar kurikulum internasional yang digunakan khusus pada Kelas Internasional. Karena itu, informasi tersebut sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada pihak sekolah sebelum menentukan pilihan.
Yang jelas, keberadaan Kelas Internasional menjadi bagian dari pilihan pendidikan yang tersedia di Al Ma’soem bersama dengan berbagai program pendukung lainnya.
Salah satu hal yang biasanya menjadi perhatian ketika membahas kelas internasional adalah penggunaan bahasa asing. Pada materi SMA Al Ma’soem, terdapat keterangan Native Teacher sebagai salah satu program sekolah.
Keberadaan Native Teacher dapat menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran yang mendukung kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, pada proses penerimaan siswa baru SMA dan SMP terdapat Tes Bahasa Inggris sebagai salah satu bagian dari tes masuk. Tes tersebut dilaksanakan bersama psikotes, tes potensi akademik, tes baca Al-Qur’an, dan wawancara.
Meskipun demikian, file yang tersedia tidak menyebutkan secara spesifik bahwa seluruh pembelajaran Kelas Internasional menggunakan bahasa Inggris. Oleh sebab itu, calon siswa perlu menanyakan langsung mengenai bahasa pengantar, materi bahasa Inggris, serta keterlibatan Native Teacher dalam kegiatan belajar Kelas Internasional.
Baik kelas reguler maupun Kelas Internasional tetap berada dalam lingkungan pendidikan Al Ma’soem yang menekankan pembentukan karakter. Pada SMP, sekolah mengusung konsep Future Skills serta membentuk generasi yang CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER: takwa, disiplin dan tangguh; berakhlak, jujur dan bermanfaat; serta cerdas, adaptif dan mandiri.
Konsep serupa juga terlihat pada jenjang SMA. Sekolah menargetkan terbentuknya generasi CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER dengan karakter takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri.
Artinya, perbedaan kelas reguler dan internasional tidak berarti bahwa pembentukan karakter dan nilai keagamaan hanya menjadi perhatian pada salah satu kelas. Nilai-nilai tersebut tetap menjadi bagian dari lingkungan pendidikan sekolah.
Hal menarik dari program Al Ma’soem adalah pendidikan akademik berjalan bersama dengan pendidikan keagamaan. Pada SMP maupun SMA terdapat program Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, dan Dhuha bersama. Sekolah juga memberikan berbagai bentuk penghargaan seperti Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur’an, serta bebas DOP bagi siswa berprestasi.
Untuk pembelajaran pesantren, materi yang tercantum meliputi Al-Qur’an Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Dengan demikian, pilihan Kelas Internasional tetap berada dalam lingkungan pendidikan yang menggabungkan pengembangan akademik, karakter, dan keagamaan.
Perbedaan program kelas juga perlu dilihat dari lingkungan kegiatan siswa secara keseluruhan. Al Ma’soem menyediakan berbagai fasilitas seperti masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, kantin, minimarket, lapang panahan, WiFi, CCTV, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia, bahasa, serta klinik.
Pada jenjang SMP, sekolah juga memiliki berbagai kegiatan kokurikuler, antara lain Math Day, Cooking Day, Expression Day, Moeslim Day dan Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, serta Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda.
Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman belajar siswa tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Siswa mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan akademik, pengembangan minat, olahraga, bahasa, dan aktivitas lainnya.
Istilah “kelas biasa” atau “kelas reguler” tidak berarti bahwa siswa hanya memperoleh pembelajaran akademik dasar. Berdasarkan materi yang diberikan, sekolah memiliki berbagai program yang berlaku sebagai bagian dari pendidikan Al Ma’soem.
Di SMP misalnya, terdapat Program Tahfidz, 10 kokurikuler, peminatan Olimpiade, kegiatan ekstrakurikuler, serta berbagai kegiatan pengembangan siswa. Siswa juga diwajibkan memilih minimal satu ekstrakurikuler.
Pada SMA, tersedia Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, Tahfidz dan Ibadah, serta berbagai ekstrakurikuler. Siswa juga diwajibkan memilih minimal satu ekstrakurikuler.
Karena itu, perbedaan antara reguler dan internasional sebaiknya dipahami berdasarkan karakter program yang ditawarkan, bukan dengan menganggap bahwa salah satunya tidak memiliki program pengembangan.
Pilihan antara kelas reguler dan Kelas Internasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan pendidikan siswa. Orang tua dapat mempertimbangkan kemampuan akademik, ketertarikan terhadap bahasa Inggris, target pendidikan, serta kesiapan siswa mengikuti program yang dipilih.
Bagi calon siswa yang ingin mendapatkan lingkungan pendidikan dengan orientasi internasional, Kelas Internasional dapat menjadi salah satu pilihan yang perlu dipertimbangkan. Sementara