Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Al Ma’soem sudah mendapatkan sertifikasi layak dan memenuhi syarat untuk pembelajaran tatap muka terbatas. Lantas apa saja persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi tersebut? seperti dikutip dari ditpsd.kemdikbud.go.id ada beberapa persyaratan Pelaksanaan PTM Terbatas diantaranya adalah :
Kepala Satuan Pendidikan:
Pemerintah Daerah:
Untuk memastikan pelaksanaan PTM Terbatas yang menjamin kesehatan dan keselamatan semua warga sekolah, perlu disusun protokol kesehatan yang ketat dan terpantau dengan menggunakan prosedur sebagaimana berikut:
Kondisi Kelas
Kondisi kelas merupakan hal yang harus disediakan oleh pihak sekolah, dari Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri dengan Nomor 04/KB/2020, Nomor 737 Tahun 2020, Nomor HK.01.08/Menkes/7093/2020 kondisi kelas yang sangat direkomendasikan untuk pelaksanaan PTM terbatas adalah :
Jumlah hari dan jam pembelajaran tatap muka terbatas dengan pembagian rombongan belajar (shift) Ditentukan oleh satuan pendidikan dengan memperhatikan:
Perilaku wajib di seluruh lingkungan satuan pendidikan
Kondisi medis warga satuan Pendidikan
Kantin
Kantin selama masa transisi tidak boleh beroperasi terlebih dahulu, dan setiap civitas tenaga pendidik dihimbau membawa bekal dan alat makan dari rumah. namun peraturan dan himbauan itu bisa berubah ketika masa Tatap Muka Terbatas atau Era Masa Kebiasaan Baru yaitu dimana :
Kegiatan Olahraga dan Ekstrakurikuler
Hampir sama dengan kantin, untuk ekstrakurikuler dan olahraga selama masa transisi tidak diperbolehkan adanya ekstrakurikuler dan olahraga, bahkan dalam SK yang tertulis diharapkan semua siswa/i dan santri untuk melaksanakan aktifitas olahraga dan pengembangan minat/bakat di rumah.
Namun meski begitu di era kebiasaan baru SK tersebut juga menuliskan jika pada masa kebiasaan baru :
Kegiatan Selain Pembelajaran di Lingkungan Satuan Pendidikan Kegiatan yang tidak diperbolehkan:
Namun di masa Era Kebiasaan Baru diperbolehkan dengan syarat :
Kegiatan Pembelajaran di Luar lingkungan Satuan Pendidikan
Di kutip dari puslapdik.kemdikbud.go.id ada 7 Syarat Bila Sekolah Ingin Pembelajaran Tatap Muka Selama Pandemi diantaranya adalah :
Al Masoem Sebagai Boarding School Terbaik Sumedang Yang Layak dan Memenuhi Syarat PTMT

Hari ini (28/09) Al Masoem dimonitoring dan evaluasi PTMT terutama untuk SMA Al Masoem oleh Ibu KCD wilayah VIII Disdik Provinsi Jawa barat selama beberapa jam. Dalam monitoring tersebut ternyata hasil yang didapatkan adalah SMA Al masoem sudah selesai dan dinyatakan layak dan memenuhi syarat untuk PTMT.
Hal tersebut menjadi salah satu kejutan bagi kami selaku sekolah yang memang sudah ngebet ingin segera melaksanakan sekolah tatap muka terbatas. Meskipun begitu konsep pembelajaran dengan metode hybrid learning tetap kami laksanakan mengingat banyak siswa/i dan santri Al Masoem yang masih terhalang jarak seperti santri santri yang diluar pulau jawa dari Sabang sampai Merauke.
Namun meski begitu kami selaku pihak sekolah rajin mengadakan vaksinasi covid 19, terutama untuk siswa dan warga sekitar. Tentu saja vaksinasi ini bukan Al Masoem sepenuhnya yang mengadakan, akan tetapi kami bekerjasama dengan Dinkes dan Polres Sumedang dalam pengadaannya. Dan alhamdulilah 98% siswa/i dan santri Al Ma’soem sudah di vaksin covid 19.
Sistem Pembelajaran Hybrid Learning Al Masoem Yang Sudah Mulai Dimaksimalkan

Al Masoem sudah lama melaksanakan metode pembelajaran Hybrid Learning selama pandemi ini, meskipun saat ini PTMT sudah berlangsung baik untuk tingkat PG/TK, SD, SMP dan SMA namun ada beberapa siswa yang memang masih ingin belajar dirumah. Maka karena itu Al Masoem tetap melaksanakan pembelajaran bersistem Hybrid, dimana setiap siswa yang tidak bisa mengikuti pembelajaran di sekolah maka masih tetap bisa mengikuti pembelajaran secara langsung di rumah.
Untuk sistem absensi sendiri kami masih menggunakan dua metode, yaitu secara manual dan secara digital, tidak ada perbedaan yang signifikan. Namun meski begitu kami merekomendasikan untuk tetap sekolah tatap muka meski terbatas. Karena selain pendidikan karakter yang lebih bisa dirasakan siswa. Pendidikan sinkronus ini juga dapat memberikan peluang kepada siswa untuk bisa merasakan sekolah seperti keadaan normal, meskipun profesi dan berbagai macam aturan kesehatan tetap harus dijaga.