Interpersonal Skill

Cara Meningkatkan Keterampilan Interpersonal

Salah satu modal penting dalam proses adaptasi adalah keterampilan interpersonal. Keterampilan interpersonal merupakan salah satu bagian dari jenis komunikasi. Sebagai manusia yang bersosial, komunikasi adalah sebuah kebutuhan, karena dengan berkomunikasi manusia akan mendapatkan informasi dan menyampaikan pesan-pesan kepada lawan bicaranya sehingga kehidupan menjadi lebih berdinamika.

Komunikasi merupakan suatu proses pemindahan informasi antara dua orang atau lebih dengan menggunakan simbol-simbol bersama. Secara umum, proses komunikasi sekurang-kurangnya mengandung 5 unsur, yaitu: pemberi, pesan, media, penerima, dan umpan balik. Komunikasi terbagi menjadi 2 yaitu komunikasi intrapersonal dan komunikasi interpersonal.

Komunikasi interpersonal adalah proses pemberian dan penerimaan pesan atau informasi di antara dua orang atau bahkan kelompok orang. Kompetensi yang dibutuhkan untuk keberhasilan dalam komunikasi interpersonal yaitu: 

  • Kepekaan terhadap diri sendiri dan orang lain

Kepekaan identik dengan kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain. Kepekaan membuat seseorang menjadi lebih cepat tanggap dalam memenuhi kebutuhan diri sendiri ataupun membantu orang lain memenuhi kebutuhannya. Dengan penanaman sikap peka, seseorang secara genuine akan mampu berinteraksi secara hangat dan tulus sehingga memberikan kenyamanan yang akan dirasakan oleh diri sendiri maupun orang lain sebagai lawan bicara kita.

  • Sikap asertif atau ketegasan diri

Asertif atau ketegasan diri berhubungan dengan penanaman prinsip dan pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan diri sendiri tanpa harus tergantung dengan orang lain. Dengan sikap asertif komunikasi interpersonal akan menjadi sebuah media untuk menyampaikan prinsip yang kita miliki kepada orang lain dan menjadi filter terhadap pengaruh-pengaruh negatif.

  • Merasa nyaman dengan diri sendiri dan orang lain

Kenyamanan diri sendiri berawal dari regulasi diri dan keterampilan intrapersonal yang baik. Seseorang yang nyaman dengan dirinya diawali dengan pengetahuan tentang diri sendiri, pemahaman, penerimaan, dan pengarahan diri. Orang yang merasa nyaman dengan dirinya mengartikan bahwa dia adalah orang yang sehat mentalnya dan memiliki daya psikologis yang baik. Kenyamanan terhadap diri sendiri ini akan menjadi sebuah magnet yang mampu menarik energi positif dalam bersosialisasi juga mampu memberikan pengaruh yang baik kepada orang lain.

  • Menjadi diri yang bebas dan terbuka

Openminded atau menjadi diri yang berpikiran terbuka membuat seseorang memiliki rasa penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain, juga menghindarkan sikap merendahkan orang lain. Sikap positif ini membuat orang dengan sendirinya akan merasa nyaman untuk berkomunikasi dengan kita.

  • Bersikap realistik dalam menetapkan harapan terhadap diri sendiri dan orang lain

Harapan yang terlalu tinggi merupakan salah satu sumber ketidakbahagiaan seseorang. Apalagi jika harapan tersebut tidak bisa direalisasikan atau tidak sesuai dengan keinginan. Seseorang yang memiliki harapan berlebihan akan mudah merasa kecewa, sehingga menjadikan emosinya tidak stabil dan berpengaruh dalam kehidupan sosialnya.