Tidak Ada Keraguan dalam Al Qur’an

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH. WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.

Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT ;

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

ذٰلِكَ  الْكِتٰبُ  لَا  رَ يْبَ    ۛ   فِيْهِ    ۛ هُدًى  لِّلْمُتَّقِيْنَ
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 2)

Alquran itu adalah kitab yang agung yang tidak ada keraguan bahwasanya ia datang dari sisi Allah, maka tidak benar bila ada seseorang yang ragu-ragu terhadap nya karena begitu jelasnya alquran itu. Dimana orang-orang yang bertaqwa dapat mengambil manfaat dengannya berupa ilmu yang bermanfaat dan amal sholeh dan mereka itu adalah orang-orang yang takut kepada Allah dan mengikuti hukum-hukum-Nya.

Kalau ada keraguan, hendaklah mengatakan:

آمَنْتُ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ
Aamantu billaahi wa rusulih.

Aku beriman kepada Allah dan kebenaran para rasul yang diutus oleh-Nya.

Selanjutnya membaca firman Allah ta’ala:

هُوَ  الْاَ وَّلُ  وَا لْاٰ خِرُ  وَا لظَّاهِرُ  وَا لْبَا طِنُ   ۚ وَهُوَ  بِكُلِّ  شَيْءٍ  عَلِيْمٌ
“Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir, dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(QS. Al-Hadid 57: Ayat 3)

Sebagai seorang muslim, kita wajib memohon kepada Allah SWT agar hati kita tidak berbelok, ragu-ragu, atau cenderung pada kesesatan
رَبَّنَا  لَا  تُزِغْ  قُلُوْبَنَا  بَعْدَ  اِذْ  هَدَيْتَنَا  وَهَبْ  لَنَا  مِنْ  لَّدُنْكَ  رَحْمَةً   ۚ اِنَّكَ  اَنْتَ  الْوَهَّا بُ
“(Mereka berdoa), Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 8)