Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Memilih sekolah internasional untuk anak bukan hanya persoalan mencari lingkungan belajar dengan penggunaan bahasa Inggris. Orang tua juga perlu mempertimbangkan keseluruhan program pendidikan, fasilitas, metode pembelajaran, kegiatan pengembangan diri, serta kemungkinan pengalaman belajar yang dapat memperluas wawasan siswa. Salah satu program yang menarik perhatian adalah kegiatan field trip dan overseas study tour.
Bagi siswa SMP, perjalanan pendidikan ke luar negeri dapat menjadi pengalaman yang berbeda dari pembelajaran rutin di kelas. Siswa berkesempatan melihat lingkungan baru, mengenal budaya berbeda, berinteraksi dengan situasi yang lebih beragam, sekaligus mengembangkan kemandirian. Namun, ketika orang tua menemukan informasi mengenai overseas study tour, pertanyaan yang muncul biasanya adalah berapa biaya pendidikan sebenarnya dan apakah biaya perjalanan tersebut sudah termasuk dalam biaya sekolah.
Pertanyaan ini penting karena biaya pendidikan dan biaya kegiatan tambahan merupakan dua hal yang perlu dibedakan. SMP Internasional Al Ma’soem sendiri memiliki program internasional dengan Cambridge Curriculum pada Mathematics, Science, dan English, pembelajaran bilingual, Intensive English Course, tambahan jam pembelajaran bahasa Inggris, Native English Teacher, serta integrated e-learning network. Program tersebut juga mencantumkan kegiatan field trip dan overseas study tour sebagai bagian dari pengalaman siswa.
Ketika membahas biaya sekolah, orang tua sebaiknya membedakan antara biaya pendidikan utama dan biaya kegiatan tertentu.
Untuk program SMP Internasional Al Ma’soem, tuition fee tercantum sebesar Rp3.544.000 per bulan dan bersifat tetap sampai siswa menyelesaikan pendidikan. Sementara biaya awal pendidikan berbeda berdasarkan batch pendaftaran.
Adapun overseas study tour merupakan program pengalaman belajar yang perlu dipahami berdasarkan ketentuan kegiatan dan periode pelaksanaannya.
Karena itu, tidak tepat jika orang tua langsung menganggap biaya perjalanan luar negeri sudah otomatis termasuk dalam tuition fee bulanan. Untuk perencanaan yang aman, biaya sekolah utama sebaiknya dihitung terlebih dahulu, kemudian orang tua menanyakan ketentuan biaya khusus untuk overseas study tour yang berlaku pada periode tersebut.
Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas.
Ada pengetahuan yang lebih mudah dipahami ketika siswa melihat objek atau lingkungan secara langsung.
Overseas study tour memberikan kesempatan tersebut.
Siswa dapat melihat budaya, fasilitas publik, lingkungan pendidikan, dan kehidupan masyarakat di negara lain. Pengalaman seperti ini dapat membantu mereka memahami bahwa cara hidup dan kebiasaan masyarakat di setiap negara tidak selalu sama.
Perbedaan tersebut justru menjadi bahan pembelajaran.
Siswa belajar mengamati tanpa terburu-buru menilai. Mereka dapat bertanya mengapa suatu budaya memiliki kebiasaan tertentu, bagaimana sistem transportasi digunakan, bagaimana lingkungan sekolah di negara lain berjalan, atau bagaimana masyarakat menjaga ruang publik.
Dengan demikian, perjalanan dapat menjadi pengalaman pendidikan yang lebih luas.
Salah satu keunggulan utama program internasional Al Ma’soem adalah penguatan bahasa Inggris melalui pembelajaran bilingual, Intensive English Course, tambahan jam bahasa Inggris, dan Native English Teacher.
Overseas study tour dapat memberikan konteks nyata untuk kemampuan bahasa tersebut.
Ketika berada di negara lain, siswa mungkin perlu membaca petunjuk, memahami informasi, berkomunikasi dengan orang lain, atau mengikuti arahan tertentu.
Situasi tersebut membuat bahasa menjadi alat komunikasi yang nyata.
Siswa tidak hanya mempelajari vocabulary di kelas, tetapi juga melihat bagaimana bahasa digunakan dalam situasi sehari-hari.
Pengalaman seperti ini dapat membantu meningkatkan keberanian menggunakan bahasa Inggris.
Perjalanan bersama sekolah juga memberikan kesempatan untuk melatih kemandirian.
Siswa harus belajar menjaga barang pribadi, mengikuti jadwal, berkumpul sesuai waktu yang ditentukan, dan mematuhi aturan perjalanan.
Hal-hal tersebut terlihat sederhana, tetapi penting bagi perkembangan anak.
Dalam kehidupan sekolah sehari-hari, sebagian kebutuhan siswa masih banyak dibantu oleh orang tua. Ketika mengikuti perjalanan pendidikan, mereka mendapatkan kesempatan untuk melakukan lebih banyak hal secara mandiri.
Tentunya, kegiatan tetap berada dalam pengawasan guru dan pendamping.
Kemandirian bukan berarti siswa dibiarkan sendiri, tetapi diberikan kesempatan untuk belajar bertanggung jawab dalam lingkungan yang terkontrol.
Perjalanan pendidikan biasanya memiliki jadwal.
Ada waktu berkumpul, perjalanan, kunjungan, makan, kegiatan belajar, dan kembali ke tempat penginapan.
Siswa harus mengikuti jadwal tersebut.
Jika terlambat, aktivitas kelompok dapat terganggu.
Karena itu, perjalanan dapat menjadi latihan manajemen waktu yang konkret.
Siswa belajar bahwa waktu bukan hanya sesuatu yang harus dipahami dalam teori. Waktu juga memengaruhi kegiatan orang lain.
Pengalaman internasional juga dapat membantu memperluas perspektif siswa.
Ketika melihat budaya yang berbeda, siswa dapat memahami bahwa tidak semua kebiasaan yang berbeda berarti salah.
Mereka belajar menghargai keberagaman.
Pengalaman tersebut relevan dengan pendidikan internasional karena siswa dipersiapkan untuk berinteraksi dengan dunia yang lebih luas.
Kemampuan beradaptasi dengan perbedaan menjadi salah satu keterampilan sosial yang penting.
Cambridge Curriculum pada program SMP Internasional Al Ma’soem mencakup Mathematics, Science, dan English.
Kegiatan perjalanan dapat membantu siswa melihat bagaimana pengetahuan akademik berhubungan dengan kehidupan nyata.
Dalam bidang sains, misalnya, siswa dapat mengamati lingkungan dan fenomena tertentu.
Dalam bahasa Inggris, mereka menggunakan bahasa untuk berkomunikasi.
Dalam matematika, mereka dapat menemukan penerapan konsep melalui pengukuran, waktu, jarak, perhitungan biaya, atau pengelolaan anggaran.
Dengan demikian, pengalaman perjalanan dapat memberikan konteks terhadap materi yang dipelajari.
Pertanyaan mengenai kewajiban dan biaya kegiatan perlu dikonfirmasi berdasarkan ketentuan program pada tahun ajaran yang berlaku.
Hal ini penting karena kegiatan perjalanan dapat memiliki aturan dan biaya tersendiri.
Orang tua sebaiknya tidak langsung memasukkan biaya overseas study tour ke dalam perhitungan tuition fee hanya berdasarkan istilah “program internasional”.
Lebih baik memisahkan:
Cara ini membuat perencanaan anggaran lebih realistis.
Istilah sekolah internasional sering membuat orang berpikir bahwa keunggulannya hanya terletak pada kurikulum.
Padahal pengalaman internasional dapat dibangun melalui berbagai komponen.
Penggunaan bahasa Inggris, keberadaan Native English Teacher, pembelajaran bilingual, teknologi, kegiatan proyek, field trip, dan overseas study tour dapat menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
Dengan pengalaman yang beragam, siswa tidak hanya belajar mengenai dunia dari buku.
Mereka juga memperoleh kesempatan untuk mengalaminya.
Perjalanan luar negeri tentu membutuhkan persiapan lebih banyak dibandingkan kegiatan sekolah biasa.
Orang tua perlu mengetahui komponen biaya yang berlaku, termasuk ketentuan transportasi, akomodasi, konsumsi, kegiatan, dan kebutuhan lain jika memang dibebankan kepada peserta.
Karena itu, informasi mengenai overseas study tour sebaiknya diperoleh secara resmi ketika program akan dilaksanakan.
Sementara itu, biaya pendidikan utama dapat dihitung menggunakan struktur biaya yang sudah tersedia.
Overseas study tour dapat menjadi salah satu pengalaman menarik bagi siswa SMP Internasional Al Ma’soem karena memberikan kesempatan untuk belajar di luar lingkungan sekolah dan mengenal dunia secara lebih luas.
Program internasional Al Ma’soem mencakup Cambridge Curriculum pada Mathematics, Science, dan English, pembelajaran bilingual, Intensive English Course, tambahan jam bahasa Inggris, Native English Teacher, integrated e-learning network, serta kegiatan field trip dan overseas study tour.
Untuk biaya, tuition fee tercantum Rp3.544.000 per bulan dan bersifat tetap sampai siswa menyelesaikan pendidikan. Biaya awal juga memiliki ketentuan berdasarkan batch pendaftaran.
Namun, orang tua sebaiknya tidak langsung menganggap biaya overseas study tour sudah termasuk dalam tuition fee. Kegiatan perjalanan perlu diperiksa berdasarkan ketentuan program yang berlaku.
Yang lebih penting, overseas study tour dapat dipandang sebagai pengalaman belajar yang memperluas wawasan. Siswa belajar menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata, beradaptasi dengan lingkungan baru, mengelola waktu, menjaga tanggung jawab pribadi, dan menghargai perbedaan budaya.
Dengan perencanaan biaya yang matang dan pemahaman yang jelas mengenai program, kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman pendidikan yang berkesan bagi siswa sekaligus membantu mereka melihat dunia dari perspektif yang lebih luas.