Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَا لَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰ يٰتِنَاۤ اُولٰٓئِكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْمِ
“Dan orang-orang yang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.” (QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 86)
Neraka Jahim, diperuntukkan orang kafir dan yang mendustakan ayat ayat Allah
Neraka adalah kehinaan yang sangat besar dan kerugian yang mendalam. Tidak ada kehinaan yang lebih hina darinya. Tidak ada kerugian yang lebih besar darinya. Ia adalah negeri kesedihan, kepedihan, dan kesengsaraan. Dialah seburuk-buruknya negeri dan tempat tinggal.
Dalam Alquran banyak informasi tentang neraka, termasuk tingkatan-tingkatannya dan para calon penghuninya.
1. Neraka Jahanam
Jahanam adalah tingkatan neraka yang paling atas. Jahanam sendiri dikhususkan untuk umat Nabi Muhammad SAW yang kerap berbuat maksiat. Neraka ini pun akan diisi oleh para ahli tauhid.
وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَٰبٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ
“Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. (QS Al-Hijr: 43–44)
2. Neraka Lazha
Neraka Lazha sendiri memiliki arti “menyala-nyala”. Tingkatan ini pun akan dikhususkan untuk manusia yang mendustakan Alquran. Ketika ketamakan dan terlalu mencintai hal-hal yang bersifat duniawi menguasai hati, orang-orang tersebut akan diletakkan di neraka Lazha.
كَلَّآ ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ نَزَّاعَةً لِّلشَّوَىٰ تَدْعُوا۟ مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰٓ
“Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, yang mengelupaskan kulit kepala, yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama) – (Al Ma’arij ayat 15–18)
فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ لَا يَصْلَىٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ
“Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman). (Q.S. al-Lail ayat 14–16)
3. Neraka Huthamah
Tingkatan ini akan diisi oleh manusia-manusia yang sering bergosip, memberitakan sesuatu yang tidak benar serta mengumpat. Tak hanya itu, orang-orang yang mengutamakan kepentingan dunia pun akan menjadi calon penghuni Huthamah.
وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ ٱلَّذِى جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُۥ يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ
“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat (al-humazah) lagi pencela (al-lumazah), yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya.”(QS Al-Humazah ayat 1–3
4. Neraka Sa’ir
Neraka Sa’ir digambarkan dalam Surah Al-Mulk, ini merupakan seburuk-buruknya tempat kembali.
Dikisahkan para penghuninya akan mendengar suara yang mengerikan.
Setiap kali para penghuninya dilemparkan, para penjaga neraka itu bertanya, “Apakah belum pernah datang kepadamu seorang pemberi peringatan?”. Para penghuninya pun akan menjawab, “Benar ada, namun kami mendustakannya.”
Akhirnya, terucaplah penyesalan mereka, “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan peringatan itu, niscaya kami tidak termasuk penghuni neraka Sa‘ir yang menyala-nyala ini.”
وَلَقَدْ زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَجَعَلْنَٰهَا رُجُومًا لِّلشَّيَٰطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ ٱلسَّعِيرِ
“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.(QS Al-Mulk ayat 5)
5. Neraka Jahim
Jahim akan diisi oleh orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah SWT, orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Allah dan melemahkan kemauan untuk beriman.
وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ
“Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat.dan dikatakan kepada mereka: ‘Di manakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah (Nya)’. (Q.S Asy-Syu’ara ayat 91–92)
6. Neraka Saqar
Dalam tingkatannya Saqar sendiri akan dihuni oleh manusia yang tidak salat, tak menyantuni orang miskin dan kerap membicarakan hal yang batil.
مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ قَالُوا۟ لَمْ نَكُ مِنَ ٱلْمُصَلِّينَ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ ٱلْمِسْكِينَ وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ ٱلْخَآئِضِينَ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ
“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”. Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari Pembalasan.”(Q.S Al-Muddatsir ayat 42–46)
7. Neraka Hawiyah
Disebutkan dalam banyak riwayat bahwa neraka ini merupakan tingkatan yang paling bawah.
Disebutkan pula bahwa orang-orang munafik akan menjadi calon penghuni tempat penyiksaan ini.
إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
“Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.”(QS An-Nisa ayat 145)
8. Neraka Zamharir
Neraka tidak hanya penuh siksaan dari api yang panas, karena ada juga tempat penyiksaan yang memiliki suhu luar biasa dingin, yaitu bagian neraka Zamharir.
لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا (24) إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا (25) جَزَاءً وِفَاقًا (26)
“Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan ghossaq, sebagai pambalasan yang setimpal.”(QS An Naba’: 24-26)
Yang dimaksud ghossaq adalah dingin beku dari neraka, dan seseorang seperti terpanggang dengannya.” Ghossaq adalah sesuatu yang tidak mampu seseorang sentuh karena begitu dinginnya.”
Ada ulama pula yang mengatakan, “Ghossaq adalah dingin yang baunya begitu busuk”.
Dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, semoga Allah menempatkan kita semua di tempat terbaik di sisi-Nya kelak.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” (QS Al Baqarah: 201).