Allah tidak Menyukai Orang-orang yang Berbuat Kerusakan

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَقَا لَتِ  الْيَهُوْدُ  يَدُ  اللّٰهِ  مَغْلُوْلَةٌ  ۗ غُلَّتْ  اَيْدِيْهِمْ  وَلُعِنُوْا  بِمَا  قَا لُوْا  ۘ بَلْ  يَدٰهُ  مَبْسُوْطَتٰنِ  ۙ يُنْفِقُ  كَيْفَ  يَشَآءُ  ۗ وَلَيَزِ يْدَنَّ  كَثِيْرًا  مِّنْهُمْ  مَّاۤ  اُنْزِلَ  اِلَيْكَ  مِنْ  رَّبِّكَ  طُغْيَا نًا  وَّكُفْرًا  ۗ وَاَ  لْقَيْنَا  بَيْنَهُمُ  الْعَدَاوَةَ  وَا لْبَغْضَآءَ  اِلٰى  يَوْمِ  الْقِيٰمَةِ  ۗ كُلَّمَاۤ  اَوْقَدُوْا  نَا رًا  لِّلْحَرْبِ  اَطْفَاَ هَا  اللّٰهُ  ۙ وَيَسْعَوْنَ  فِى  الْاَ رْضِ  فَسَا دًا  ۗ وَا للّٰهُ  لَا  يُحِبُّ  الْمُفْسِدِيْنَ

“Dan orang-orang Yahudi berkata, Tangan Allah terbelenggu. Sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu, padahal kedua tangan Allah terbuka; Dia memberi rezeki sebagaimana Dia kehendaki. Dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu pasti akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan mereka. Dan Kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari Kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya. Dan mereka berusaha (menimbulkan) kerusakan di bumi. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 64)

Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan

Jangan berbuat kerusakan adalah larangan kedua terbanyak dalam al Quran setelah jangan berbuat musryk.

Ingin selamat dunia dan akhirat ;
1. Baik kepada Allah SWT.
2. Baik kepada manusia.
3. Baik kepada alam.

Baik kepada alam, jangan berbuat kerusakan.

Allah SWT melarang manusia untuk berbuat kerusakan di muka bumi. Kerusakan yang dimaksud adalah kerusakan apapun atau berbagai bentuk kerusakan.

وَاِ ذَا  قِيْلَ  لَهُمْ  لَا  تُفْسِدُوْا  فِى  الْاَ رْضِ  ۙ قَا لُوْاۤ  اِنَّمَا  نَحْنُ  مُصْلِحُوْنَ

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, Janganlah berbuat kerusakan di bumi! Mereka menjawab, Sesungguhnya kami justru orang-orang yang melakukan perbaikan.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 11)

وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. (QS Al-A’raf 56)

وَا ذْكُرُوْۤا  اِذْ  جَعَلَـكُمْ  خُلَفَآءَ  مِنْۢ  بَعْدِ  عَا دٍ  وَّبَوَّاَكُمْ  فِى  الْاَ رْضِ  تَـتَّخِذُوْنَ  مِنْ  سُهُوْلِهَا  قُصُوْرًا  وَّتَـنْحِتُوْنَ  الْجِبَا لَ  بُيُوْتًا  ۚ فَا ذْكُرُوْۤا  اٰ  لَآ ءَ  اللّٰهِ  وَلَا  تَعْثَوْا  فِى  الْاَ رْضِ  مُفْسِدِيْنَ

“Dan ingatlah ketika Dia menjadikan kamu khalifah-khalifah setelah kaum ‘Ad dan menempatkan kamu di bumi. Di tempat yang datar kamu dirikan istana-istana dan di bukit-bukit kamu pahat menjadi rumah-rumah. Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 74)

Dan masih banyak ayat lain dalam al Quran yang berisi larangan untuk tidak berbuat kerusakan.
Alam ini sudah banyak memberikan kebaikan kepada kita, oksigen yang isap setiap detik dihasilkan dari tanaman, tanpa kita pernah membelinya…

Alam adalah cermin dari sikap kita. Jika kita memperlakukan alam dengan ramah maka alam pun akan memberikan banyak kebaikan kepada manusia.

Semoga segala aktivitas yang kita lakukan memberikan dampak kebaikan bagi kehidupan manusia, rahmat bagi seluruh alam.