Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

Sekolah di Yayasan Al Ma’soem menjadi salah satu sekolah swasta favorit yang bisa dipilih oleh para orang tua di wilayah Bandung. Berbagai fasilitas penunjang telah tersedia untuk membantu tumbuh kembang para siswa Al Ma’soem, khususnya menciptakan suasana pergaulan yang baik dan juga beradab.
Setiap siswa adalah individu yang unik, mereka memiliki karakter kepribadian yang berbeda-beda. Karakter ini dibangun dari kebiasaan, pengalaman hidup dan lingkungan eksternal. Ada yang pandai bergaul, ada yang pemalu dan terbatas dalam pergaulan. Bagi yang mudah berbaur pasti akan mudah mendapatkan teman di sekolah. Lalu bagaimana dengan siswa yang kurang berani dan menyendiri dalam pergaulan? Mari ikuti beberapa tips bergaul berikut!
Setiap sekolah pastinya memiliki kegiatan tambahan di luar kelas yang sesuai dengan minat dan bakat para siswanya. Paling tidak, ketika sang anak masuk ke sekolah tersebut sudah tahu apa kegiatan ekstrakurikuler yang ingin dimasuki. Ini bisa menjadi sarana awal untuk belajar bersosialisasi dengan masuk ke dalam kelompok ekstrakurikuler.
Dengan bergabung didalamnya, para siswa akan menemukan ruang lingkup pertemanan yang memiliki minat yang sama. Biasanya kalau sudah begini, arah pembicaraan akan mudah diikuti dan wawasannya akan bertambah luas. Atmosfer pertemanannya pun bisa dibangun secara sehat dan juga menjunjung sportivitas.
Berbagai karakter siswa tentunya membuat hubungan pertemanan di sekolah menjadi dinamis. Untuk itu, penting memulai pergaulan dengan niat baik. Memilikih teman dengan sifat yang baik dan tulus adalah salah satu cara, menghindari teman yang berperilaku buruk juga cara yang bisa dilakukan. Walaupun begitu bukan berarti mereka perlu dijauhi, tetap tunjukkan niat baik bagi siswa bila bertemu dengan siswa tersebut.
Cara yang bisa dilakukan oleh siswa dan paling mudah adalah bersikap ramah dan murah senyum. Tersenyum cukup mudah dilakukan, namun dampaknya cukup besar. Sering tersenyum dapat memberikan kesan bahwa siswa tersebut mudah didekati dan dapat diajak berbicara. Maka dengan banyak senyum dan ramah, maka siswa lainnya akan lebih mudah bergaul dengan sesama.
Siapa yang tidak senang bila memiliki teman yang baik dan suka menolong. Agar memiliki kepribadian tersebut, langkah yang bisa dilakukan pertama adalah peduli dan peka dengan sekitar. Jadi apabila ada salah seorang siswa yang merasa kesulitan di kelas ataupun di areal sekolah, siswa lainnya bisa ikut menolong. Siswa yang suka menolong pasti disukai oleh banyak orang, termasuk guru. Dan ini menjadi bisa menjadi nilai plus bagi siswa di kancah akademik.
Bila terdapat siswa yang bersifat pasif atau pemalu, mungkin sudah waktunya bagi mereka untuk belajar memulai sebuah pembicaraan atau obrolan. Mungkin salah satu alasan siswa lain jarang mengajak berbicara siswa pasif ini adalah karena bingung memulai pembicaraan, jadi siswa pasif ini yang sebaiknya memulai duluan.
Cara awal yang bisa dilakukan adalah dengan menyapa atau menanyakan hal sederhana atau tidak penting. Paling tidak ini bisa menarik perhatian siswa lainnya. Tidak perlu khawatir bila terasa canggung di awal, bila dilanjutkan terus menerus nanti akan semakin lancar.
Salah satu rahasia umum bagi semua orang, termasuk para siswa, adalah setiap orang suka untuk didengar. Namun tidak semua orang bisa menjadi pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik tidak sekedar mendengarkan, namun bisa menghayati seakan diri sendiri yang mengalami. Menjadi pendengar yang baik pula bisa menghargai orang lain, dan bila dibutuhkan bisa memberikan masukan. Sifat empati adalah kunci dari hal ini.
Terkadang bersikap serius dalam obrolan akan membuat canggung sesama siswa lainnya. Oleh karena itu, selipan humor didalamnya bisa menjadi cara fresh untuk mencairkan suasana. Humor dapat membuat lebih mudah untuk bersosialisasi dengan siswa lainnya, terlebih setelah melewati jam pelajaran. Namun pastikan humor yang disampaikan tidak berujung pada sifat mengejek atau menyerang pribadi siswa lainnya.
Penulis: Gumilar Ganda