Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran


Penggunaan smartphone bagi pelajar bagi sebagian orang sering dianggap hal yang kurang bijak. Keingintahuan mereka yang tinggi terkadang membuat diri mereka hanyut dengan daya tarik smartphone dan berimbas pada terhambatnya aktivitas lainnya. Namun bila dilihat dari sisi lain, terdapat dampak positif pula dari penggunaan smartphone yang sayang untuk diabaikan.
Maka dari itu, artikel ini akan membahas 5 fakta menarik penggunaan smartphone bagi pelajar yang bisa kalian pelajari. Semoga kedepannya kita lebih bijak dalam menggunakan gawai pintar ini.
Hadirnya smartphone di tengah masyarakat membuat mereka dengan mudah mengikuti arus perkembangan zaman. Gawai pintar ini mampu merubah cara berinteraksi ataupun mempelajari hal baru dengan mudah hanya melalui sentuhan jari. Para pelajar pun ikut terbawa dampaknya selama menggunakan smartphone di kehidupan sehari-hari.
Berikut adalah 5 fakta menarik hadirnya smartphone bagi pelajar yang perlu kalian ketahui:
Fakta yang pertama ini sesuai dengan sejarah smartphone yang ingin menjawab kebutuhan masyarakat agar bisa mudah berkomunikasi dengan orang lain.
Contohnya, siswa bisa menghubungi orang tuanya untuk menjemput saat jam pulang sekolah. Lalu ketika ingin menanyakan perihal sekolah saat di rumah, siswa bisa menggunakan smartphone untuk menelpon teman atau sekedar menulis pesan melalui aplikasi chatting seperti Line dan Whatsapp.
Guru atau wali kelas dapat membuat grup khusus yang berisi para siswa atau orang tua siswa dalam sekelas, tujuannya untuk memberikan akses info yang jelas dan tidak merepotkan seperti mengirim pesan berantai. Hal ini terbukti berjalan efektif ketika masa pandemi berlangsung yang ‘memaksa’ penyelenggaraan pembelajaran berbasis online.
Salah satu keunggulan dari smartphone adalah bisa mengakses internet serta didukung layar yang besar, sehingga memudahkan bagi penggunanya untuk menikmati beragam konten maupun berkreasi.
Hanya dengan sentuhan jari, siswa bisa menemukan informasi yang diinginkan dan menambah ilmu yang baru. Beragam media online yang hadir di internet yang mampu menghubungkan seluruh warga dunia, membuat siswa tidak akan ketinggalan dengan trend terkini.
Hadir pula tempat les online maupun bootcamp yang membuat belajar secara terstruktur bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun. Ini cocok bagi siswa yang ingin mendalami sebuah topik dan dibimbing oleh fasilitator dan pengajar yang handal.

Fakta lainnya dari penggunaan smartphone bagi siswa adalah sebagai alat untuk menghilangkan rasa jenuh dan menjadi media hiburan yang menarik. Siswa bisa mendengarkan musik, menonton film, membaca artikel, bermain games dan lain sebagainya.
Yang perlu diperhatikan adalah bila digunakan dengan tepat, smartphone bisa menjadi pelepas penat yang efektif bagi siswa sebelum melanjutkan aktivitas yang baru. Sehingga, perlunya dilakukan pengawasan yang ketat bagi orang tua maupun guru agar siswa tersebut tidak kelewatan menggunakan smartphone.
Fakta yang terjadi akibat penggunaan smartphone yang berlebihan bagi remaja, khususnya siswa, adalah menurunkan konsentrasi dalam belajar. Pikiran mereka hanya terfokus pada apa yang ingin dilakukan melalui gawai pintar ini sepanjang waktu, karena daya tariknya jauh lebih besar dibanding aktivitas di dunia nyata.
Contohnya ketika bermain media sosial, akan muncul rasa penasaran yang tinggi untuk melihat postingan orang lain, istilah lainnya adalah terus scroll ke bawah. Kemudian bila bermain games, bila tidak dibatasi akan muncul rasa ketagihan untuk lanjut bermain, sampai enggan untuk belajar materi sekolah. Kalaupun belajar, mungkin Ia akan mempelajari tentang games yang sedang dimainkan.
Pada akhirnya, ini akan berimbas pada kehidupan sekolah mereka dan dapat menurunkan performa siswa. Contohnya seperti nilai rapot yang rendah, minim prestasi sekolah, kurang bergaul, dan lain-lain.
Fakta terakhir ketika menggunakan smartphone bagi siswa adalah munculnya rasa malas untuk melakukan apapun. Ini masih berhubungan dengan poin di atas, dimana siswa tidak bisa fokus untuk belajar ataupun fokus pada kegiatan lain karena yang dipikirkan adalah smartphone yang digunakan. Sehingga, bila sedang jauh dari gawai ini bawaannya akan menjadi malas dan enggan untuk melakukan apapun.
Malas adalah satu hal, bila disertai dengan tantrum akan menjadi persoalan yang menyulitkan. Tantrum adalah sebuah kondisi saat seorang anak menunjukkan ledakan kemarahan dan frustasi yang tidak terkendali. Ini menjadi tugas bagi orang tua untuk bisa menenangkan anak dan terus memberikan anjuran terkait penggunaan smartphone yang tidak berlebihan.

Itulah 5 fakta menarik penggunaan smartphone bagi pelajar yang perlu kalian perhatikan. Bila digunakan dengan tepat, smartphone bisa menjadi alat yang berguna untuk perkembangan belajar para pelajar. Namun sayangnya, dampak negatif penggunaan smartphone cenderung lebih besar dibanding dampak positif yang diberikan.
Sehingga, tak jarang kalian akan menemukan sekolah yang melarang membawa smartphone. Ini bukan tanpa alasan, karena sekolah ingin menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi seluruh siswa. Dan hal ini akan sulit tercapai bila siswa menggunakan smartphone di lingkungan sekolah.
Bila kalian tertarik dengan sekolah yang memiliki aturan penggunaan smartphone yang ketat hingga melarang penggunaannya, Yayasan Al Ma’soem bisa menjadi pilihan yang tepat. Baik itu dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA, kami menerapkan pembatasan penggunaan smartphone bagi siswa. Kalaupun memang dibutuhkan karena kondisi khusus, siswa wajib menitipkannya kepada wali kelas. Bila ingin menggunakannya harus dengan alasan yang jelas dan seizin wali kelas.
Ditulis oleh: Gumilar Ganda