Agama Islam merupakan agama yang sampai saat ini masih terjaga keasliannya, baik praktek ibadah maupun kitab sucinya, yang dalam hal ini adalah Al Quran. Sebagai seorang Muslim tentu saja ada kebanggaan tersendiri memiliki kitab suci yang masih original dan tanpa adanya sedikitpun prubahan dan revisi. Namun hal tersebut tidaklah cukup karena sebagai seorang Muslim, kita memiliki kewajiban untuk selalu menjaga Al Quran dalam bentuk membacanya setiap hari, mengamalkannya, mengajarkannya dan jika memungkinkan menghafalnya.
Memang tidak mudah untuk menghafal seluruh isi kitab suci Al Quran. Diperlukan niat yang kuat serta lurus juga kedisiplinan tinggi untuk menjadi seorang penghafal Quran atau yang biasa kita kenal dengan istilah Hafidz Quran. Tidak hanya itu terdapat banyak metode yang bisa dipilih dan dipelajari agar proses menghafal Quran berjalan lebih efektif. Metode-metode tersebut akan lebih sempurna jika kita memilih seorang Ustadz dan guru atau mentor yang tepat. Namun tahukan kalian bahwa terdapat beberapa istilah yang biasa dikenal dalam dunia Tahfidz / Penghafal Quran ? Berikut beberapa diantaranya :
- Tafahhum : Β Bahasa yang dipakai dalam kitab suci Al Quran adalah Bahasa Arab. Maka dari itu ada baiknya kita mulai mempelajari Bahasa Arab agar kita mengerti maknanya. Tafahhum adalah usaha kita untuk mengerti dan memahami makna dari setiap ayat yang sedang kita hafal. Hal ini tentu saja akan lebih membantu kita saat menghafal Quran karena kita sudah memahami arti dari ayat yang kita baca.
- Tikrar : Menghafal Quran bisa lebih efektif jika kita mengulang-ngulang ayat yang sama. Tikrar adalahsalah satu metode menghafal Quran yang sering digunakan dimana para penghafal Quran menghafal per ayat sebanyak 10-20 kali baru melanjutkan ke ayat berikutnya.
- Talqin : Salah satu cara agar kita mudah menghafal adalah dengan cara mendengarkan sesuatu yang akan kita hafal. Metode Talqin adalahmetode dimana para penghafal Quran mendengarkan dan mengikuti bacaan ayat yang dibacakan oleh Ustadznya
- Tasmi : Metode ini merupakan lanjutan dari Metode Talqin dimana para penghafal Quran memperdengarkan bacaan ayat suci Al Quran di depan Ustadznya tanpa kesalahan. Jika terjadi kesalahan biasanya akan dikoreksi langsung oleh Ustadz yang mengujinya,
- Murajaβah : Metode ini merupakan metode yang paling populer dan sangat mirip dengan metode Tikrar. Sebeneranya istilah Murajaβah lebih bersifat umum karena memiliki makna βKembaliβ. Maksud Kembali disini adalah mengulang kembali materi-materi dan hafalan yang sudah dipelajari sebelumnya. Metode ini bisanya dilakukan untuk tetap menjaga hafalan Al Quran agar tidak ada yang hilang.
- Kitabah : Β Menulis adalah salah satu cara untuk orang yang ingin memiliki ingatan kuat. Begitu pula dengan metode Kitabahdimana penghafal Quran mencatat ayat Quran yang sedang dihafal agar hafalannya lebih sempurna karena dengan kita menulis maka otomatis kita pun sedang membaca. Metode ini sebenarnya adalah metode lama yang dilakukan para ulama terdahulu dimana mereka menulis dan mencatat semua ayat suci Al Quran di sebuah media (kertas dan sebagainya).
Salah satu pesantren moderen favorit di BandungΒ yang menerapkan berbagai metode dalam mendidik calon Hafidz Quran secara lengkap adalah Al Masoem Boarding School. Melalui asesment yang detail saat psikotest, para wali santri di Al Masoem menerapkan pendekatan yang berbeda-beda kepada setiap santrinya menyesuaikan dengan karakter dan kemampuan.