Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.
فَلَمَّاۤ اَنْجٰٮهُمْ اِذَا هُمْ يَبْغُوْنَ فِى الْاَ رْضِ بِغَيْرِ الْحَـقِّ ۗ يٰۤـاَ يُّهَا النَّا سُ اِنَّمَا بَغْيُكُمْ عَلٰۤى اَنْفُسِكُمْ ۙ مَّتَا عَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۖ ثُمَّ اِلَـيْنَا مَرْجِعُكُمْ فَنُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
“Tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka, malah mereka berbuat kezaliman di Bumi tanpa (alasan) yang benar. Wahai manusia! Sesungguhnya kezalimanmu bahayanya akan menimpa dirimu sendiri; itu hanya kenikmatan hidup duniawi, selanjutnya kepada Kamilah kembalimu, kelak akan Kami kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Yunus 10: Ayat 23)
Setelah diselamatkan, manusia kembali berbuat zalim, padahal kelak mereka akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah
Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI; Manusia pada umumnya memang suka berbasa basi, bahkan pada situasi kritis sering mengobral janji akan berbuat baik dan berakhlak terpuji, tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka, malah mereka mengulangi berbuat kezaliman, yakni mempersekutukan Allah dan melaksanakan kedurhakaan lainnya di bumi tanpa alasan yang benar. Kezaliman mereka sungguh melampaui batas, karena itu Allah mengingatkan, Wahai manusia! Sesungguhnya kezalimanmu bahayanya akan menimpa dirimu sendiri; kenikmatan yang kamu rasakan itu hanya kenikmatan hidup duniawi yang bersifat sementara, selanjutnya kepada Kamilah kembalimu setelah kematian menjemputmu, kelak di akhirat akan Kami kabarkan kepadamu hukuman atas segala apa yang telah kamu kerjakan selama hidup di dunia.
Surah An-Nahl ayat 33, Allah juga mengingatkan bahwa orang-orang zalim akan merasakan akibat dari kezaliman mereka sendiri.
هَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّاۤ اَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلٰٓئِكَةُ اَوْ يَأْتِيَ اَمْرُ رَبِّكَ ۗ كَذٰلِكَ فَعَلَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۗ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللّٰهُ وَلٰـكِنْ كَا نُوْۤا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَ
“Tidak ada yang ditunggu mereka (orang kafir) selain datangnya para malaikat kepada mereka atau datangnya perintah Tuhanmu. Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) sebelum mereka. Allah tidak menzalimi mereka, justru merekalah yang (selalu) menzalimi diri mereka sendiri.” (QS. An-Nahl 16: Ayat 33)
Jadi, setiap bentuk kezaliman, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, pasti akan kembali kepada pelakunya, karena Allah Maha Adil dan tidak pernah menzalimi hamba-Nya. Kezaliman, akibatnya akan dirasakan di akhirat dan di dunia sebelum meninggal.
فَاَ خَذْنٰهُ وَجُنُوْدَهٗ فَنَبَذْنٰهُمْ فِى الْيَمِّ ۚ فَا نْظُرْ كَيْفَ كَا نَ عَا قِبَةُ الظّٰلِمِيْنَ
“Maka Kami siksa dia (Fir’aun) dan bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang zalim.” (QS. Al-Qasas 28: Ayat 40)
Quran Surah Al-An’am ayat 124:
فَسَوْفَ يَأْتِيهِمْ عَذَابٌ مِّنَ ٱللَّهِ بِمَا كَانُوا۟ يَمْكُرُونَ
“Maka akan datang kepada mereka azab dari Allah sebagai balasan atas tipu daya yang mereka lakukan.”
Di dunia, mereka bisa mengalami kehancuran, kehilangan kedamaian, atau mendapat balasan dari orang lain. Sedangkan di akhirat, mereka akan menghadapi hukuman yang lebih berat sesuai dengan kezaliman yang mereka lakukan. Allah Maha Adil dan tidak akan membiarkan kezaliman tanpa pembalasan.
Doa Agar Tidak Menjadi Orang yang Zalim atau Dizalimi
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ
“Allahumma inni a’ūdzu bika an azlima aw uzhlam.”
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menzalimi (orang lain) atau dizalimi.”
(HR. Abu Dawud no. 5093, Nasa’i no. 5486, sahih)