Iblis tidak Dimatikan, Populasinya Semakin Banyak untuk Menyesatkan Adam dan Anak Cucunya

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

قَا لَ  اَنْظِرْنِيْۤ  اِلٰى  يَوْمِ  يُبْعَثُوْنَ

“(Iblis) menjawab, Berilah aku penangguhan waktu, sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 14)

Iblis tidak dimatikan, populasinya semakin banyak untuk menyesatkan Adam dan anak cucunya selama hidup di dunia

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Ketika Iblis mendengar perintah Allah itu agar ia turun dan keluar dari surga, maka Iblis minta dipanjangkan umurnya dan jangan dimatikan dahulu, begitu juga keturunannya sampai hari kebangkitan di hari kemudian, agar waktu yang cukup lama dan panjang itu dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk menggoda dan menyesatkan Adam dan anak-cucunya selama hidup di dunia.

 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-A’raf Ayat 14

Ketika iblis memproklamasikan diri sebagai musuh Allah dan nabi adam serta keturunannya, ia meminta agar Allah menangguhkan usianya sampai hari kiamat. Iblis menjawab perintah Allah untuk keluar dari dalam surga, berilah aku penangguhan waktu, panjangkanlah usia-ku, dan janganlah engkau wafatkan aku sampai hari kiamat, yaitu hari ketika mereka, semua manusia, dibangkitkan agar aku dapat menyesatkan adam dan keturunannya. Dengan hikmah yang dimiliki-Nya, Allah menjadikan iblis sebagai ujian buat umat manusia dan mengabulkan permintaan iblis;

قَا لَ  رَبِّ  فَاَ نْظِرْنِيْۤ  اِلٰى  يَوْمِ  يُبْعَثُوْنَ
“Ia (Iblis) berkata, Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka berilah penangguhan kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.” (QS. Al-Hijr 15: Ayat 36)

قَا لَ  فَاِ نَّكَ  مِنَ  الْمُنْظَرِ يْنَ
“Allah berfirman, (Baiklah) maka sesungguhnya kamu termasuk yang diberi penangguhan,” (QS. Al-Hijr 15: Ayat 37)

اِلٰى  يَوْمِ  الْوَقْتِ  الْمَعْلُوْمِ
“sampai hari yang telah ditentukan (kiamat).” (QS. Al-Hijr 15: Ayat 38)

 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Hijr Ayat 38

Permintaan iblis untuk dipanjangkan umurnya dikabulkan oleh Allah. Allah berfirman, baiklah, maka sesungguhnya kamu, wahai iblis, termasuk yang diberi penangguhan, yakni dipanjangkan umurnya, sampai hari yang telah ditentukan, yakni tiupan pertama sangkakala sebagai tanda permulaan kiamat, dan pada saat itulah engkau harus mati dan mempertanggungjawabkan perbuatanmu.

Mengetahui permohonannya dikabulkan oleh Allah, ia (iblis) berkata, tuhanku, oleh karena engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, yaitu mendapat kutukan dan dijauhkan dari rahmat-Mu, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka, sehingga mereka menganggap baik perbuatan-perbuatan maksiat di bumi yang memalingkan dan menjauhkan mereka dari ibadah kepada-Mu, dan aku dengan segala daya dan cara akan menyesatkan mereka semuanya dari jalan lurus yang engkau ridai. Semakin bertambah usia dunia, semakin banyak populasi iblis dan semakin banyak godaan yang dihadapi oleh manusia, banyak banyaklah memohon perlindungan dari Allah SWT.

Sering seringlah membaca ta’awudz….

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِ

A’uudzubillaah himinas syaitoon nirrojiim

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

Rasulullah SAW telah mengajarkan sebuah doa memohon perlindungan Allah SWT dari godaan dan tipuan setan

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ وَهَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

Allahuma inny a’udzubika minasyaithoni rojiymi wa hamzahi wa nafakhihi wa naftsihi

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung pada-Mu dari setan yang terkutuk dan dari godaannya dan dari tiupannya dan dari hembusannya.