Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
قَا لَ اِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِ يْنَ
“(Allah) berfirman, Benar, kamu termasuk yang diberi penangguhan waktu.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 15)
Hanya iblis yang diberi penangguhan waktu, mahluk lain ajal tidak bisa dimajukan dan tidak bisa dimundurkan
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Permintaan Iblis agar tetap hidup bersama keturunannya selama anak-cucu Adam masih ada di dunia diperkenankan Allah sampai pada tiupan sangkakala pertama saja, ketika semua penghuni bumi ini mati sekaligus, termasuk Iblis dan keturunannya, dan isinya hancur musnah. Pada tiupan sangkakala kedua, semua manusia akan hidup kembali dan bangkit dari kematian.
Firman Allah: (Iblis) berkata, “Ya Tuhanku, tangguhkanlah aku sampai pada hari mereka dibangkitkan.” (Allah) berfirman, “Maka sesungguhnya kamu termasuk golongan yang diberi penangguhan, sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat).” (shad/38: 79-81)
Firman-Nya lagi: Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah). (az-Zumar/39: 68)
(T) Kenapa Allah tidak mematikan iblis dan membiarkan iblis hidup sampai hari kiamat ?
(AI) Pertanyaan mengenai keputusan Allah dalam agama Islam seperti ini dapat memiliki beragam jawaban dan interpretasi. Namun, salah satu pemahaman yang mungkin adalah bahwa Allah memberikan kebebasan kepada makhluk-Nya, termasuk kepada iblis, untuk memilih antara taat atau membangkang.
Allah memberikan manusia dan jin kebebasan memilih agar mereka memiliki kesempatan untuk mengembangkan keimanan dan mengikuti jalan kebaikan. Iblis memilih untuk membangkang dan menolak perintah Allah, dan Allah membiarkan iblis hidup sampai hari kiamat sebagai bagian dari rencana-Nya.
Selain itu, keberadaan iblis juga dapat menjadi ujian bagi manusia untuk menguji kesabaran, iman, dan ketekunan mereka dalam menghadapi godaan dan cobaan yang diajukan oleh setan. Skenario Allah, sebenarnya mudah bagi Allah untuk menghilangkan iblis, manusia manusia jahat, babi dan makanan haram lainnya, semua dibiarkan, untuk menjadi ujian bagi manusia, menguji kesabaran, iman, dan ketekunan mereka dalam menghadapi godaan dan cobaan.
Apakah kita bisa melawan godaan dan cobaan itu atau malah larut dengan godaan dan cobaan itu.
Kita mau taat, atau mau membangkang dan menolak perintah Allah SWT, seperti iblis hidup itu pilihan.
Doa yang diambilkan dari hadits Nabi Muhammad SAW;
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ وَهَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ
Allahuma inny a’udzubika minasyaithoni rojiymi wa hamzahi wa nafakhihi wa naftsihi
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung pada-Mu dari setan yang terkutuk dan dari godaannya dan dari tiupannya dan dari hembusannya.”