Iblis; Menghalangi Manusia dari Jalan yang Lurus

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
‎
قَا لَ  فَبِمَاۤ  اَغْوَيْتَنِيْ  لَاَ قْعُدَنَّ  لَهُمْ  صِرَا طَكَ  الْمُسْتَقِيْمَ

“(Iblis) menjawab, Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 16)

Iblis akan selalu menghalang halangi manusia dari jalan yang lurus dan memandang baik perbuatan buruk

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Ayat ini menerangkan ancaman Iblis kepada Adam dan anak-cucunya. Karena Allah telah menghukum Iblis akibat keangkuhan dan kesombongannya sendiri, maka ia bersumpah akan berusaha sekuat tenaga menghalangi anak-cucu Adam dari jalan yang lurus untuk menyesatkan mereka;

قَا لَ  فَبِعِزَّتِكَ  لَاُ غْوِيَنَّهُمْ  اَجْمَعِيْنَ

“(Iblis) menjawab, Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,” (QS. Sad 38: Ayat 82).

Iblis menjawab dan memohon lagi, “Wahai Tuhanku, demi kekuasan dan kemuliaan-Mu, berilah aku kesempatan menggoda manusia, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya dengan tipu dayaku sehingga mereka memandang baik perbuatan buruk.

Iblis akan berusaha mencegah dan menghalang-halangi anak cucu Adam a.s. menempuh jalan yang lurus, jalan yang hak, jalan yang diridai Allah, jalan yang akan menyampaikan mereka kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Pertarungan antara doa muslim dan usaha iblis.
Minimal 17 sekali dalam sehari muslim berdoa “Tunjuki jalan yang lurus, iblis berusaha mencegah dan menghalang-halangi anak cucu Adam a.s. menempuh jalan yang lurus.

Hanya kepada Allah kami menyembah dan mohon pertolongan.

اِهْدِنَا  الصِّرَا طَ  الْمُسْتَقِيْمَ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus,” (QS. Al-Fatihah 1: Ayat 6)