Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَمَنْ يَّكْسِبْ اِثْمًا فَاِ نَّمَا يَكْسِبُهٗ عَلٰى نَفْسِهٖ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًا
“Dan barang siapa berbuat dosa, maka sesungguhnya dia mengerjakannya untuk (kesulitan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 111).
Allah SWT menyuruh sesuatu pasti ada kebaikan didalamnya dan Allah melarang sesuatu pasti ada keburukan didalamnya
Melanggar apa yang dilarang(berbuat dosa) sama saja dengan menzalimi diri sendiri atau mempersulit diri sendiri.
اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَ نْفُسِكُمْ ۗ وَاِ نْ اَسَأْتُمْ فَلَهَا ۗ
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. (QS. Al-Isra’ 17: Ayat 7)
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَا لَ ذَرَّةٍ ۚ وَاِ نْ تَكُ حَسَنَةً يُّضٰعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَّدُنْهُ اَجْرًا عَظِيْمًا
“Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan (sekecil zarrah), niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 40)
فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَا لَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗ
“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”
(QS. Az-Zalzalah 99: Ayat 7)
وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَا لَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ
“Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”
(QS. Az-Zalzalah 99: Ayat 8).
Muslim yang melakukan kebaikan akan banyak mendapatkan kemudahan.
فَاَ مَّا مَنْ اَعْطٰى وَا تَّقٰى
وَصَدَّقَ بِا لْحُسْنٰى
فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰ ى
“Maka barang siapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,”
“dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga),”
“maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).”
(QS. Al-Lail 92: 5 – 7)
Melakukan banyak dosa akan banyak mendapatkan kesukaran;
وَاَ مَّا مَنْۢ بَخِلَ وَا سْتَغْنٰى
وَكَذَّبَ بِا لْحُسْنٰى
فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْعُسْرٰ ى
“Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah),”
“serta mendustakan (pahala) yang terbaik,”
“maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan).” (QS. Al-Lail 92: 8 – 10).
Perbuatan baik akan banyak memberikan kemudahan, perbuatan dosa akan banyak memberikan kesulitan.
Semoga kita terhindar dari perbuatan perbuatan dosa yang akhirnya akan menyulitkan diri sendiri baik di dunia maupun di akhirat.