Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
فَاَ رْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الطُّوْفَا نَ وَا لْجَـرَا دَ وَا لْقُمَّلَ وَا لضَّفَا دِعَ وَا لدَّمَ اٰيٰتٍ مُّفَصَّلٰتٍ ۗ فَا سْتَكْبَرُوْا وَكَا نُوْا قَوْمًا مُّجْرِمِيْنَ
“Maka, Kami kirimkan kepada mereka topan, belalang, kutu, katak, dan darah (air minum berubah menjadi darah) sebagai bukti-bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 133)
5 azab kepada Firaun dan kaumnya, tapi tetap menyombongkan diri dan berbuat dosa, dan itu merupakan sifat mereka yang paling menonjol
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Dalam ayat ini diceritakan bahwa sebagai akibat dari keingkaran, kekufuran dan kezaliman mereka, maka Allah menurunkan azab yang lebih dahsyat kepada mereka berupa topan yang melanda rumah dan pohon-pohonan, kebun dan sawah-sawah mereka, kemudian datang lagi hama belalang yang membinasakan tanaman-tanaman mereka, dan akhirnya muncul wabah lain yang menjadikan air minum mereka berubah rasa, berubah bau, dan berubah warnanya seperti darah yang tidak dapat mereka minum.
Meskipun lima macam azab yang ditimpakan Allah bertubi-tubi kepada Firaun dan kaumnya. Mereka tetap menyombongkan diri dan berbuat dosa, dan itu merupakan sifat mereka yang paling menonjol.
5 azab berupa Taufan (air bah), belalang, kutu atau ulat (sejenis serangga), katak dan darah. Semua azab ini di munculkan tidak secara serentak namun satu persatu, yang mengakibatkan Fir’aun dan para pengikutnya sangat kewalahan bahkan menjanjikan akan bertaubat jika azab ini dihilangkan, namun mereka malah mengingkarinya.
Kesamaan antara apa yang terjadi pada masa lampau dan sekarang ini.
Berikut adalah kejadian yang terjadi akhir-akhir ini.
1. Terjadinya Badai Topan dan Tsunami
Sedikitnya 15 orang tewas dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang setelah Topan Yutu menghantam Filipina pada Selasa 30 Oktober 2018. Demikian menurut informasi dari pihak berwenang.
Sebagian besar korban tewas karena tanah longsor yang disebabkan oleh hujan lebat di wilayah pegunungan Cordillera di bagian utara negara itu.
https://m.liputan6.com/global/read/3682048/topan-yutu-picu-tanah-longsor-di-filipina-15-orang-tewas
(26 Desember 2004)
Saat itu gempa berkekuatan 9,1 magnitudo mengguncang Aceh yang memicu gelombang tsunami super besar yang melanda hingga ke Somalia di sisi timur Afrika.
Gelombang tsunami itu menghantam sejumlah negara di sekitar Samudera Hindia dan menewaskan 170.000 orang hanya di Aceh saja.
https://internasional.kompas.com/read/2018/09/29/14460351/selain-di-donggala-dan-palu-ini-5-bencana-tsunami-terdahsyat-di-dunia
2. Belalang
Badan Pangan dan Pertanian PBB, FAO mengatakan miliaran serangga pelahap tanaman ini bisa menyebabkan kelaparan bagi 60% populasi Madagaskar.
Sekitar US$22 juta kini dibutuhkan dengan segera mengatasi wabah belalang di negara yang kebanyakan dihuni oleh warga miskin, tambah FAO.
Menurut FAO, ini merupakan wabah terburuk yang pernah terjadi di Madagaskar sejak tahun 1950-an.
https://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/03/130328_madagaskar_wabah_belalang
3. Kutu atau ulat (sejenis serangga)
Ngengat ek (oak processionary moth, OPM), dalam stadium larva, ditemukan di sekitar Inggris bagian tenggara dan ibu kota.
Rambut di tubuh ulat tersebut dapat menyebabkan demam serta iritasi mata dan tenggorokan, menurut lembaga kehutanan pemerintah Forestry Commission.
Lembaga itu mengeluarkan peringatan, mewanti-wanti warga untuk tidak menyentuh spesies tersebut.
https://www.bbc.com/indonesia/majalah-43945728
4. Katak
Menurut US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), wabah Salmonella sedang berkembang biak, karena ada 85 kasus infeksi Salmonella di 31 negara yang teridentifikasi, akhir Desember silam. Wabah salmonella sebelumnya dikaitkan pada hewan peliharaan kecil lainnya, seperti kura-kura. Tapi sekarang ini, wabah tersebut juga ditemukan pada katak, terutama kodok kurcaci Afrika. Demikian dilansir HealthDay News, Kamis (7/1).
https://m.liputan6.com/health/read/258207/ternyata-katak-bawa-wabah-salmonella
5. Hujan darah
Tidak ada yang mengerti apa yang sedang terjadi, Pada saat itu, 25 Juli 2001, hujan lebat dengan air berwarna merah menghujani negara bagian Kerala di India. Hujan itu berlangsung hingga September 2001 dan lebih dari 500.000 meter kubik air hujan berwarna merah tercurah ke bumi. Pada mulanya ilmuwan mengira air hujan yang berwarna merah itu disebabkan oleh pasir gurun, namun para Ilmuwan menemukan sesuatu yang mengejutkan, unsur merah di dalam air tersebut adalah sel hidup, sel yang bukan berasal dari bumi .
https://www.anehdidunia.com/2012/05/menguak-hujan-darah-di-kerala-india.html?m=1
Doa di akhir sholat sebelum salam;
“Allahumma inni a’udhu bika min ‘adhabi jahannam, wa min ‘adhabil qabri, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min fitnatil masihid dajjal.”
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari fitnah Al Masih Ad-Dajjal.”