Firaun; Saat Kena Azab Baru Ingat Tuhan

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَلَـمَّا  وَقَعَ  عَلَيْهِمُ  الرِّجْزُ  قَا لُوْا  يٰمُوْسَى  ادْعُ  لَـنَا  رَبَّكَ  بِمَا  عَهِدَ  عِنْدَكَ  ۚ لَئِنْ كَشَفْتَ  عَنَّا  الرِّجْزَ  لَـنُؤْمِنَنَّ  لَكَ  وَلَـنُرْسِلَنَّ  مَعَكَ  بَنِيْۤ  اِسْرَآءِيْلَ

“Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) mereka pun berkata, Wahai Musa! Mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu sesuai dengan janji-Nya kepadamu. Jika engkau dapat menghilangkan azab itu dari kami, niscaya kami akan beriman kepadamu dan pasti akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 134)

Pada saat ada azab ingat Tuhan

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Dalam ayat ini Allah menceritakan bagaimana keadaan Firaun dan kaumnya ketika mereka ditimpa lima macam azab itu. Mereka sudah tidak dapat berkutik, lalu meminta pertolongan Nabi Musa agar ia mendoakan kepada Allah untuk membebaskan mereka dari penderitaan akibat azab tersebut. Mereka berkata, “Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu dengan perantaraan kenabianmu, jika kamu dapat menghilangkan azab itu dari kami, sesungguhnya kami berjanji bahwa kami akan beriman kepadamu, dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu.”

Demikianlah setelah mereka tidak mampu menyelamatkan diri dari siksa itu maka mereka berpura-pura beriman dan berjanji akan membebaskan Bani Israil dan membiarkan mereka meninggalkan Mesir bersama Nabi Musa.

Akan tetapi dapatkah dipercaya janji orang-orang kafir?

Awal surat Al-Baqarah (ayat 2 s/d ayat 20) Allah swt telah menerangkan mengenai adanya tiga golongan manusia dalam menyikapi Al-Qur’an.

  • “Pertama yaitu golongan orang mukmin.
  • “ Kedua yaitu golongan orang kafir yaitu orang yang telah Allah kunci mata hati, pendengaran, dan penglihatan mereka,” suatu nasihat jika didengar orang kafir, masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Hal itu karena telah dikunci hatinya oleh Allah swt. “Matanya dalam kebaikan juga melihat, tapi buta. Mata hati mereka tidak melihatnya. Dan akan mendapat adzab yang kuat dan langgeng.
  • “Ketiga adalah golongan orang munafik.
    Munafik itu, antara yang dihati dan diucapkan 0tidak sama. Dihati bilang B, dimulut bilang A,” Didunia tidak kerasa, tapi disiksa oleh Allah ketika di akhirat. Orang-orang munafik itu cirinya ada tiga. Seperti yang disabdakan oleh Nabi Agung Muhammad SAW dalam hadist. Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia ingkar, dan jika dipercaya ia berkhianat. (HR Bukhari) “Dan orang munafik akan menempati kerak di neraka,” tambahnya.
  • Orang munafik juga adalah orang yang bodoh, tetapi mereka tidak menyadari bahwa mereka orang bodoh. Orang munafik tidak melihat barang-barang yang ada di sekelilingnya. Mereka bingung dan kehilangan jalan. Ketika mereka mati, maka datang rasa takut dan akan mendapat siksaan. “Mereka itu adalah orang-orang yang tuli, dan tidak mau mendengarkan barang yang haq (kebenaran). Mereka tidak mau berbicara kebaikan, dan mereka tidak mau menyampaikannya. Buta dari jalan hidayah. Mereka tidak mau kembali dari kesesatan, tidak mau kembali kapada petunjuk Allah swt, Orang kafir tidak dipercaya kalau berjanji apalagi orang munafik.

Semoga kita masih dipercaya kalau membuat janji.