KUALA LUMPUR – Edisi ke-5 keikutsertaan EFSA Jabar dalam ajang KL Cup 2026 akan selalu diingat sebagai momen “Golden Year”. Berdasarkan catatan statistik pertandingan, Tim Sepak Bola Al Ma’soem menunjukkan dominasi yang luar biasa sejak babak penyisihan hingga podium juara di The New Camp Bandar Utama, Malaysia.
Statistik KU-14: Pertahanan Baja Perjalanan KU-14 di Grup C hingga final dilalui dengan catatan yang impresif. Kemenangan telak 7-0 atas FC Ampang (Malaysia) di babak 16 besar menjadi sinyal awal kekuatan mereka. Sepanjang fase gugur hingga final, tim ini menunjukkan pertahanan yang solid dengan hanya kebobolan satu gol (saat melawan Ducks Thailand di semifinal). Kemenangan 1-0 di laga final memastikan bahwa mental juara mereka telah terbentuk dengan matang.
Statistik KU-16: Ketajaman Lini Depan Di sisi lain, kategori KU-16 menampilkan daya dobrak yang luar biasa. Meski berada di grup maut bersama wakil dari Australia (Powiis) dan Vietnam (Destiny FC), mereka berhasil melaju ke babak 8 besar. Kemenangan dramatis 4-3 melawan Inspire Warriors (Thailand) di babak semifinal menjadi salah satu laga paling seru dalam sejarah Maxim Kuala Lumpur Cup. Kekuatan mental untuk memenangkan laga dengan skor ketat menjadi bukti keberhasilan pendidikan karakter Al Ma’soem dalam membangun jiwa pejuang.
Sejarah Terukir dalam Angka Secara keseluruhan, keberhasilan mengawinkan dua gelar juara ini adalah pencapaian tertinggi sejak partisipasi pertama lima tahun lalu. Berita olahraga sekolah ini mencatat bahwa Al Ma’soem kini menjadi salah satu institusi pendidikan dari Indonesia yang paling konsisten mengirimkan wakilnya ke level internasional.
Prestasi ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan representasi dari kerja keras, sistem kepelatihan yang benar, dan dukungan penuh dari institusi. Selamat kepada EFSA Jabar atas catatan sejarah baru di tahun 2026!

