Siswa berprestasi SMA Al Masoem (5) (Large)

Pendidikan di Boarding School

Penulis : Mohamad Ramdan

Pendidikan di Boarding masih menjadi primadona bagi beberapa orang tua, selain karena memang ilmu dunia dan akhirat yang disajikan. Pendidikan Boarding school juga menuntut peserta didik untuk mampu memaksimalkan potensi dirinya sehingga mereka menjadi pribadi yang aktif, mampu berkompetisi dan mampu meraih gelar juara.

Konsep pendidikan di boarding school juga tidak jauh berbeda dengan pendidikan pesantren pada umumnya, jika pesantren dibawahi seorang kyai maka boarding school di bawahi oleh seorang yang “dituakan” atau orang yang dipercaya mampu menjalankan boarding itu sesuai dengan visi dan misi lembaga boarding.

Yang lebih menarik lagi, karena konsepnya yang memang menyajikan pendidikan dunia dan akhirat, boarding school ini juga mampu mengisi kekurangan yang ada di pondok pesantren dan juga sekolah formal biasa. Tapi tidak semua boarding mampu fokus ke agama seperti pesantren dan tidak semua boarding juga mampu fokus pada pelajaran umum seperti sekolah formal biasa tapi beberapa boarding mampu unjuk gigi untuk memaksimalkan potensi siswanya sehingga mampu bersaing baik itu dengan lulusan pesantren dan lulusan sekolah formal.

Contoh paling simpel, pondok pesantren selalu menjual program tahfidz Quran yang bisa hafal 10 juz hanya dalam kurun waktu 3 tahun saja, di boarding school program seperti ini juga ada namun terkadang target hafalannya sedikit lebih rendah dari pada pesantren, misalkan hanya menghafal 5 juz dalam 3 tahun atau hanya ditargetkan beberapa juz saja karena peserta didik dalam boarding school tidak hanya difokuskan pada hafalan Quran saja tapi juga disuguhi ilmu pengetahuan lain seperti soft skill dan hard skill yang berguna bagi masa depan peserta didik.

Sedangkan di sekolah formal biasa siswa di targetkan untuk mampu menjadi juara dalam kompetisi kompetisi tingkat nasional hingga internasional, di boarding school juga sama. Siswa diajarkan untuk mampu berkompetisi baik di sekolah dan di luar sekolah, bahkan di boarding school yang kebanyakan merupakan sekolah swasta peserta didik yang mampu meraih prestasi akan diberikan beasiswa yang jarang sekali bisa di dapatkan di sekolah formal lainnya apa lagi sekolah negeri. Sistem timbal balik seperti ini mampu meningkatkan motivasi peserta didik untuk bisa memberikan hasil terbaik dalam setiap kompetisi yang mereka raih. 

Lantas bagaimana kualitas dari pesantren dan boarding mana yang terbaik? Jelas masing masing sekolah baik itu sekolah berpesantren, full day, boarding school dan sekolah swasta dan negeri memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing, tergantung orang tua dan calon peserta didik juga ingin fokus kemana? Jika ingin fokus menjadi seorang hafidz Quran, pesantren adalah pilihan terbaik bagi anda, lulusan pesantren juga tidak semuanya jadi seorang ustadz, ada beberapa pemain sepak bola profesional dan seorang dokter lulusan pesantren dan itu banyak.

Jika anda ingin menjadi siswa yang pandai dalam ilmu pelajaran umum, mungkin sekolah biasa baik negeri dan swasta bisa anda ambil. Tapi jika anda ingin mencari sekolah yang mampu mengangkat keduanya, boarding school adalah pilihan terbaik bagi anda. Ada beberapa pilihan boarding school di Bandung, yang rata rata memang mengedepankan pendidikan karakter siswanya dengan berbagai macam program didikan yang sesuai dengan visi dan misi sekolahnya. Salah satu boarding school terbaik di Bandung adalah Al Ma’soem.

Ada 4 pilihan jenjang di Al Masoem yaitu TK, SD, SMP dan SMA. Untuk jenjang SMP dan SMA ada 2 pilihan yaitu SMP dan SMA Full Day dan Boarding School. Dimana keduanya memiliki beberapa keunggulan yang cukup terlihat, seperti boarding yang memberikan waktu pelajaran agama yang lebih lama dari pada full day dan full day yang dimana siswa bisa pulang ke rumah dan bertemu keluarga ketika pulang dari sekolah.

Untuk waktu sekolah juga sama, baik itu untuk tingkat SMP adalah jam 7.15 sedangkan untuk siswa SMA adalah pukul 7 dimana baik SMP dan SMA pulang setelah shalat ashar berjamaah atau sekitar pukul 15.45.

Baik fullday school dan boarding memiliki jam pelajaran agama khusus, jika boarding ditambah dengan waktu sebelum subuh, ba’da subuh hingga pelajaran keagamaan khusus pada ba’da isya, siswa boarding juga mendapatkan pelajaran agama terutama program tahfidz Qur’an pada pagi dan siang hari. Sedangkan untuk siswa yang mengambil full day school hanya mendapatkan fasilitas pendidikan agama tahfidz quran pada pagi dan siang hari saja. 

Namun perlu diingat, program tahfidz Quran di Al Masoem ini hanya wadah bagi mereka yang ingin pandai dalam menghafal Quran, maka dari itu jumlah hafalan yang dimiliki siswa itu tergantung dari keinginan siswa itu sendiri. Siswa yang mengambil boarding bukan berarti hafalan Al Quran mereka akan lebih banyak daripada yang full day, justru malah ada beberapa siswa full day yang memiliki hafalan lebih dari target Al Ma’soem.

Uniknya mereka yang memiliki hafalan baik itu sebelum masuk ke Al Masoem dan yang sudah berstatus sebagai peserta didik Al Ma’soem akan mendapatkan beasiswa tahfidz Quran tergantung dari banyaknya hafalan yang mereka miliki.Beasiswa ini berupa gratis SPP dari 1-12 bulan tergantung dari banyaknya hafalan yang dimiliki siswa. Khusus santri Al Ma’soem beasiswa tahfidz Quran ini berupa gratis SPP dan Potongan persentase pada tahunan santri. Anda tertarik dengan Al Masoem?