Masa pancaroba, kesehatan masyarakat menjadi taruhan utama. Bagaimana tidak, masa pancaroba ini menjadi momok tersendiri bagi masyarakat, karena musim pancaroba ini identik dengan masyarakat yang jatuh sakit. Secara umum pancaroba ini membuat masyarakat sakit batuk, pilek dan flu. Ditambah lagi cuaca yang tidak menentu membuat banyak masyarakat yang akhirnya tumbang dan tidak bisa bekerja, anak sekolah yang akhirnya sakit dan tidak bisa masuk sekolah karena demam. Balita yang akhirnya batuk pilek karena kondisi alam yang tidak menentu. Efeknya masyarakat harus rajin menjaga daya tahan tubuhnya minimal makan makanan sehat dan minum suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun jika terlanjur sakit, harus segera ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis. Itu jika anda masyarakat atau siswa yang memang mengayom pendidikan di sekolah umum non pesantren, lantas bagaimana jika anda adalah siswa pesantren?
Ini yang membuat orang tua sedikit takut dan cemas, jauh dari anak dan anak dalam keadaan sakit ketika di pesantren membuat orang tua galau. Beberapa orang tua menyuruh anaknya untuk mandiri dan memberi tips dan trik agar bisa sehat meskipun jauh dari orang tua. Namun terkadang tips dan trik dari orang tua dianggap angin lalu oleh beberapa anak sekolah, yang berakibat tetap saja anak tersandung sakit, meriang dan demam. Lantas jika sudah seperti ini, orang tua juga akan kerepotan dan menjadi terganggu. Baik itu pekerjaan yang terganggu dan juga waktu yang terbuang karena memikirkan anak yang jauh di pesantren. Jika pesantren mudah diakses mungkin orang tua bisa mudah juga untuk menjenguk dan membawa anak pulang untuk beristirahat di rumah, bagaimana jika anda menyekolahkan dan pesantrenkan anak jauh di luar pulau? ini menjadi duka tersendiri bagi orang tua, maka dari itu penting bagi orang tua untuk mengetahui pesantren atau sekolah yang memang sangat memperhatikan kesehatan siswa. Karena mencegah saja kadang tidak cukup, tapi harus ada benar benar fasilitas kesehatan yang mampu memberikan fasilitas khusus bagi siswa yang sakit.
“Al Masoem memiliki trik khusus untuk mencegah dan mengobati anak yang terserang sakit”
Al Masoem merupakan lembaga pendidikan yang memberikan tidak hanya metode pencegahan tapi juga fasilitas khusus untuk mengobati anak yang terserang sakit. Seperti :
- Mencegah anak sakit dengan metode olahraga secara praktik langsung yang diawali dengan senam bersama
- Olahraga bagi anak pesantren dibagi menjadi 2 waktu, yaitu ketika di sekolah dan di pesantren
- Siswa diperbolehkan menggunakan fasilitas olahraga setiap istirahat dan pulang sekolah
Menyediakan fasilitas pendukung jika memang terlanjur sakit seperti :
- UKS sebagai pertolongan pertama siswa dimana tersedia p3k yang selalu di update masa kadaluarsanya
- Fasilitas GYM sebagai bentuk pencegahan siswa agar tidak sakit
- Fasilitas kesehatan berbentuk klinik pribadi yang terbuka juga untuk umum dimana siswa sudah tidak perlu lagi membayar karena sudah masuk ke fasilitas bulanan siswa dan santri
- Ambulance sebagai mobil fasilitas jika klinik memang sudah tidak sanggup untuk menangani siswa dan santri yang sakit
- Rumah sakit rujukan yang dekat dengan Al Masoem yang sudah lama bekerja sama sehingga siswa Al Masoem akan dimudahkan untuk melakukan pengobatan
- Makan prasmanan dengan porsi 4 sehat 5 sempurna bagi anak pesantren
- Kantin sehat yang menjual makanan yang insya Allah 100% sehat
Metode pencegahan Al Masoem agar siswa Al Masoem sehat
Metode pencegahan pertama adalah memberikan jadwal rutin kepada siswa untuk mengikuti olahraga secara teratur. Secara umum olahraga dilaksanakan setiap 1 minggu satu kali dengan metode senam bersama selama 10 menit dan 35 menit siswanya untuk mengembangkan minat dan bakatnya dalam olahraga, maka siswa diberikan 6 pilihan olahraga yaitu Sepak Bola/Mini Soccer, Voli, Basket, Athletic, Berenang dan Badminton yang dimana setiap olahraga dibina oleh seorang pembimbing atau guru olahraga yang memang profesional di bidangnya masing masing.
Uniknya olahraga ini dibagi menjadi 2 waktu khusus anak pesantren, yaitu pada saat fullday atau sekolah umum dan waktu khusus di hari minggu. Dengan seperti ini porsi anak pesantren dalam berolahraga lebih banyak yang membuat anak pesantren akan jauh terkena sakit di musim pancaroba, kecuali jika memang daya tahan tubuh anak pesantren sedang jelek. Selain itu juga kami memberikan jadwal makan bagi siswa pesantren sebanyak 2x yaitu pagi sebagai sarapan dan sore/malam untuk makan malam dengan konsep prasmanan. Jadi dengan banyak karbohidrat yang masuk dan pola makan teratur insya Allah anak pesantren akan bebas dari sakit. Siang hari juga anak pesantren dibebaskan untuk membeli makanan di kantin sehat Al Masoem yang dimana disana juga tersedia nasi dan teman nasi yang sehat karena memang kantin sehat Al Masoem bekerjasama dengan teknologi pangan UNPAD yang memang setiap kantin memiliki lisensi sebagai kantin sehat dan bersih dan tidak menggunakan bahan pengawet makanan yang dapat menyebabkan penyakit bagi siswanya.
Fasilitas pendukung siswa jika terlanjur sakit
- UKS atau Usaha Kesehatan Sekolah sebagai pertolongan pertama siswa dimana tersedia P3K yang selalu di update masa kadaluarsanya
Al Masoem memiliki UKS yang tersebar di setiap gedung, baik itu SD, SMP dan SMA. Di Pesantren juga kami memiliki UKS yang dimana semua gedung dipisah antara putra dan putri. Usaha Kesehatan Siswa ini tersedia beberapa peralatan P3K yang selalu diawasi dengan obat obatan sebagai bahan pertolongan pertama, bahkan ada beberapa UKS yang dilengkapi dengan infus dan tabung oksigen. Di Pesantren sendiri ada bidan khusus untuk membantu siswa yang sakit, jadi moms tenang ya jika putra atau putrinya sakit di Al Masoem.
- Fasilitas GYM sebagai bentuk pencegahan siswa agar tidak sakit
Pesantren Al Masoem juga memiliki GYM khusus siswa yang ingin menyegarkan badan, perlu diketahui juga penggunaan GYM ini gratis dan bisa dipakai kapan saja, putra dan putri juga dipisah jadi tidak akan rebutan

- Fasilitas kesehatan berbentuk klinik pribadi
Mungkin tidak semua sekolah memiliki fasilitas kesehatan berbentuk Klinik, Al Ma’soem punya bahkan terbuka juga untuk umum. Perlu diingat juga ini merupakan klinik keluarga yang dibina oleh keluarga Ma’soem yang dijadikan fasilitas kesehatan siswa di sekolah dan di pesantren. Klinik yang berada dibawah tanggung jawab Yena Iskandar Ma’soem ini berada di depan komplek yayasan. Jadi jika ada santri yang sakit mudah juga untuk diakses dan digunakan. Perlu diingat juga siswa dan santri tidak dipungut biaya untuk menggunakan fasilitas klinik ini, kami juga membuka untuk pengguna BPJS kesehatan.
- Ambulance sebagai mobil fasilitas
Kami juga memiliki Ambulance Al Masoem yang siap menolong siswa dan santri yang memang sakit, biasanya ambulance ini digunakan bagi siswa yang emmang dirujuk ke rumah sakit karena memang klinik sudah tidak sanggup untuk menanganinya.
- Rumah sakit rujukan yang dekat dengan Al Masoem
Yang paling penting adalah Yayasan Al Ma’soem itu memang memiliki tempat yang strategis,dekat dengan gerbang TOL dan berada di lingkungan pendidikan serta dekat dengan rumah sakit. Jadi jika siswa memang sakit dan harus dirujuk, hanya butuh waktu 5 menit siswa bisa langsung diantarkan ke rumah sakit.
Perlu diingat juga bagi orang tua, jika anak sakit di pesantren, wali santri akan langsung mengontak orang tua agar orang tua tidak khawatir. Selain itu juga kami sebagai lembaga pendidikan bertanggung jawab penuh dengan kesehatan siswa kami. Karena moto kami adalah Cageur, Bageur, Pinter yang dimana kesehatan siswa adalah nomor utama bagi kami. Jadi moms dan Paps jangan khawatir jika putra putri anda di Al Masoem karena kami sigap pada kesehatan santri kami.

