Select Education Level
Please select an education level to begin registration.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ تَجْرِ يْ مِنْ تَحْتِهِمُ الْاَ نْهٰرُ ۚ وَقَا لُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدٰٮنَا لِهٰذَا ۗ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَاۤ اَنْ هَدٰٮنَا اللّٰهُ ۚ لَقَدْ جَآءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِا لْحَـقِّ ۗ وَنُوْدُوْۤا اَنْ تِلْكُمُ الْجَـنَّةُ اُوْرِثْتُمُوْهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
“dan Kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka, di bawahnya mengalir sungai-sungai. Mereka berkata, Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami ke (surga) ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak menunjukkan kami. Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran. Diserukan kepada mereka, Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu, karena apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 43)
Penghuni surga hidup dengan hati yang bersih dan tidak ada rasa dendam
Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI; Berbeda dengan penghuni neraka yang saling mengutuk, penghuni surga hidup dengan hati yang bersih seperti digambarkan pada ayat ini. Dan Kami mencabut rasa dendam dari dalam dada mereka. Kemudian termasuk kesempurnaan nikmat yang mereka peroleh di surga adalah tempat tinggal yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Dan ketika hendak memasuki surga, mereka, penduduk surga, berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami untuk beramal saleh di dunia dan teguh untuk memegang ajaran-Nya sehingga kami mendapatkan nikmat masuk ke dalam surga ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk untuk menempuh jalan yang lurus ini sekiranya Allah tidak menunjukkan kami.
Sesungguhnya rasul-rasul Tuhan kami telah datang membawa kebenaran, yakni dengan membawa berita gembira bagi yang senantiasa mengikuti perintahnya, dan peringatan bagi orang yang menentangnya. Kini di surga kami menemukan dalam bentuk nyata apa yang mereka sampaikan itu.” Dengan penuh penghormatan diserukan kepada mereka, “Wahai orang yang bertakwa, itulah surga yang telah diwariskan kepadamu, karena apa, yakni amal saleh, yang telah kamu kerjakan.”
Selain penghuni surga hidup dengan hati yang bersih dan tidak ada rasa dendam, di syurga tidak ada percakapan yang sia sia maupun perkataan dusta.
لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَـغْوًا وَّلَا كِذّٰبًا
“Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta.” (QS. An-Naba’ 78: Ayat 35).
Penghuni syurga tidak ada rasa takut dan tidak bersedih hati.
اَهٰۤؤُلَآ ءِ الَّذِيْنَ اَقْسَمْتُمْ لَا يَنَا لُهُمُ اللّٰهُ بِرَحْمَةٍ ۗ اُدْخُلُوا الْجَـنَّةَ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلَاۤ اَنْتُمْ تَحْزَنُوْنَ
“Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah, bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah? (Allah berfirman), Masuklah kamu ke dalam surga! Tidak ada rasa takut padamu dan kamu tidak pula akan bersedih hati.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 49)
Selain hidup dengan hati yang bersih dan tanpa rasa dendam, idak ada percakapan yang sia sia maupun perkataan dusta, tidak ada rasa takut dan tidak bersedih hati;
Mencoba belajar hidup seperti di syurga. Semoga kita bisa hidup dengan hati yang bersih dan tidak ada rasa dendam, tidak ada percakapan yang sia sia maupun perkataan dusta, tidak ada rasa takut dan tidak bersedih hati.