Konsentrasi belajar siswa bukan tanggung jawab siswa itu sendiri, justru sekolah sebagai lembaga pendidikan bertanggung jawab penuh akan proses pembelajaran. Guru dan tenaga didik juga harus bisa bersifat amanah dalam belajar, yang artinya berusaha semaksimal mungkin agar apa yang mereka ajarkan bisa disampaikan dan dimengerti oleh siswa.
Selain itu juga baik lembaga pendidikan dan tenaga didik juga harus bisa memberikan proses belajar yang sesuai terutama untuk meningkatkan konsentrasi siswa: Karena jika lembaga pendidikan saja tidak mampu menyajikan tempat yang layak untuk belajar, bagaimana siswa mampu belajar dengan serius? Maka dari itu, kami tegaskan.
Konsentrasi siswa di sekolah adalah tanggung jawab guru dan lembaga pendidikan, dan tugas seorang siswa adalah berusaha untuk menjaga diri agar bisa berkonsentrasi dengan semua pelajaran yang diberikan oleh guru itu setelah sekolah dan guru mengerjakan tanggung jawabnya, jika tidak anda sebagai siswa bisa memprotes guru atau lembaga pendidikan agar mampu memberikan hal yang layak bagi anda sebagai peserta didik.
Lantas bagaimana cara sekolah meningkatkan konsentrasi belajar siswa?
- Memberikan fasilitas air putih yang bisa diambil siswa untuk menemani belajar
Mungkin setiap sekolah berbeda beda, tapi Al Masoem memiliki cara tersendiri dalam memberikan fasilitas agar siswa fokus belajar. Salah satunya adalah siswa diperbolehkan membawa MUG atau tempat air sendiri agar bisa digunakan berkali kali untuk tempat atau wadah air putih.
Air putih ini dapat berfungsi sebagai anti dehidrasi siswa selama di sekolah terutama pada saat pelajaran pelajaran yang menguras kerja otak, seperti matematika, fisika, kimia, ekonomi dan lain sebagainya. Selain itu juga air putih berfungsi kognitif, sehingga anak-anak memiliki konsentrasi yang lebih baik atau lebih siap untuk belajar.
Bahkan menurut studi Friedlander dkk seperti dikutip dari ihwg.or.id rata rata anak anak usia sekolah dari SD hingga SMA memiliki asupan air yang kurang atau tidak sesuai standar. Maka dari itu kemungkinan anak mendapatkan dehidrasi ringan bisa terjadi. Adapun beberapa tanda dehidrasi ringan seperti sakit kepala, kelelahan dan kurangnya konsentrasi dalam belajar.
Jadi apakah sekolah anda menyediakan air putih sebagai standar utama untuk konsentrasi siswanya atau tidak? Di Al Ma’soem air putih ini bukan hanya tersedia di setiap kelas karena secara umum memang ada tapi di setiap sudut sekolah disediakan. Selain bisa dimanfaatkan oleh siswa, pengunjung dan orang tua siswa juga bisa memanfaatkannya, syaratnya asal membawa wadah air minum sendiri dan itu gratis.
- Belajar dengan alam terbuka
Hal khas yang ada di Al Masoem adalah siswa diperbolehkan belajar dimana saja, baik itu di dalam kelas, di perpustakaan, di pojok baca dan di LAB. Jika anda anggap ini hal yang lumrah diadakan disetiap sekolah, Al Masoem memberikan sebuah ruang belajar terbuka seperti di Bangunan Serba Guna (BSG), Panggung Kreasi SD dan SMP serta di Amphitheater SMA.
Alasan sederhana kenapa Al Ma’soem melakukan ini adalah demi meningkatkan konsentrasi siswa untuk belajar, karena kami paham betul konsentrasi siswa belajar di sekolah adalah tanggung jawab sekolah dan tenaga didik. Belajar di dalam kelas kadang membuat siswa jenuh dengan suasana yang begitu begitu saja, dengan adanya fasilitas belajar di alam terbuka, siswa jadi lebih rileks dan lebih mudah memahami pembelajaran.
Karena Al Masoem juga terbilang sekolah yang sangat asri yang penuh dengan pepohonan yang dimana seperti yang kita semua tahu, Pohon adalah makhluk hidup yang menyerap Karbondioksida dan mengeluarkan oksigen pada siang hari. Oksigen ini yang berfungsi meningkatkan belajar siswa di alam terbuka, jadi siswa bisa lebih fokus dan rileks dalam belajar di Al Masoem.
- Tidur berkualitas
Selanjutnya kita berbicara tentang santri Al Ma’soem, yang belum tahu Al Masoem itu menerima siswa yang Full Day atau Pulang Pergi dan siswa yang Boarding atau Mondok Pesantren. Bagi siswa yang pulang pergi waktu tidur yang berkualitas adalah tanggung jawab orang tua di rumah lantas bagaimana dengan santri?
Dalam kepadatan waktu para santri, Al Ma’soem memberikan waktu istirahat yang cukup, yaitu pukul 22.00 santri harus sudah di dalam kamar, tidak boleh keluyuran dan harus tidur. Pada jam 22.00 juga lampu semua kamar dimatikan dan tidak boleh ada aktivitas lain selain tidur. Jika melanggar santri yang bersangkutan akan diberikan sanksi poin pelanggaran.
Lantas bagaimana dengan shalat tahajud? Shalat tahajud merupakan shalat sunnah, bagi santri yang memang tidak sanggup tidak apa dan tidak diwajibkan juga namun bagi santri yang ingin melaksanakannya dan rajin melaksanakan nya setiap waktu akan mendapatkan beasiswa santri of the month atau beasiswa santri dimana mereka yang mendapatkannya akan mendapatkan gratis Uang makan selama 1 Bulan.
Santri juga diharuskan bangun jam 4 Pagi atau setengah jam sebelum shalat subuh, jadi rata rata santri memiliki waktu tidur selama 7 Jam. Dan 7 jam merupakan waktu yang cukup untuk santri beristirahat di malam hari.
Jam malam yang dimiliki santri juga merupakan jam kondusif untuk kembali belajar di pagi hingga sore hari, dengan 2 kali istirahat sekolah. Jadi konsentrasi siswa di sekolah tetap terjaga.
Dari 3 hal tersebut ada juga beberapa hal yang memang menjadi ciri khas pembelajaran di Al masoem yang membuat siswa mampu fokus untuk belajar, seperti metode pembelajaran yang tidak membosankan, olahraga yang diberikan waktu di siang hingga sore hari agar siswa tidak terganggu dengan lelahnya tubuh setelah olahraga, guru yang tidak menganjurkan multitasking dalam melakukan hal dan lain sebagainya. Al Masoem sebagai sekolah mampu bertanggung jawab penuh atas proses belajar mengajar di sekolah.

