Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu keterampilan yang penting untuk dikenalkan kepada anak sejak sekolah dasar karena anak akan terus berinteraksi dengan orang lain dalam berbagai situasi, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Salah satu kemampuan yang dapat dikembangkan sejak dini adalah penggunaan bahasa Inggris melalui kegiatan pembelajaran maupun aktivitas tambahan yang lebih menyenangkan.
Bahasa Inggris tidak harus selalu dipelajari melalui hafalan kosakata atau mengerjakan soal di buku. Anak juga membutuhkan kesempatan untuk mendengar, mengucapkan, memahami, dan menggunakan bahasa tersebut dalam situasi yang sederhana sehingga mereka terbiasa berkomunikasi secara bertahap. Di SD Al Maβsoem, Bahasa Inggris menjadi salah satu bagian dari kegiatan tambahan IMTAK dan IPTEK, sementara English Club juga tersedia sebagai salah satu pilihan ekstrakurikuler siswa.
Masa sekolah dasar merupakan periode ketika anak mendapatkan banyak pengalaman baru dalam memahami bahasa dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Pengenalan bahasa Inggris dapat menjadi pengalaman tambahan yang membantu anak mengenal kosakata dan bentuk komunikasi yang berbeda dari bahasa yang biasa digunakan sehari-hari.
Pembelajaran bahasa pada anak juga dapat dibuat lebih dekat dengan aktivitas yang mereka sukai. Misalnya, anak dapat mengenal kosakata melalui percakapan sederhana, permainan, cerita, lagu, gambar, atau kegiatan kelompok. Pendekatan seperti ini membuat bahasa Inggris tidak terasa hanya sebagai materi pelajaran yang harus dihafalkan, tetapi sebagai sesuatu yang dapat digunakan dalam aktivitas.
Ketika anak semakin sering mendengar dan menggunakan kosakata sederhana, mereka dapat menjadi lebih terbiasa dengan pelafalan dan pola kalimat. Proses tersebut tentunya membutuhkan waktu karena kemampuan setiap anak berbeda, sehingga tujuan utamanya bukan membuat anak langsung fasih, melainkan membangun pengalaman positif dalam belajar bahasa.
Kegiatan English Club dapat memberikan suasana belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran bahasa Inggris yang berlangsung sebagai bagian dari pelajaran utama. Dalam kegiatan ekstrakurikuler, anak memiliki kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan bahasa melalui aktivitas yang lebih beragam.
Beberapa bentuk kegiatan yang dapat menjadi bagian dari latihan bahasa Inggris antara lain:
Kegiatan seperti ini dapat membantu anak memahami bahwa bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi. Anak tidak hanya dituntut mengetahui arti sebuah kata, tetapi juga belajar kapan dan bagaimana kata tersebut digunakan.
Manfaat kegiatan bahasa Inggris tidak berhenti pada bertambahnya kosakata. Ketika anak mendapatkan kesempatan berbicara di depan teman atau mengikuti percakapan sederhana, mereka juga belajar mengatasi rasa malu dan membangun keberanian.
Pada awalnya, beberapa anak mungkin merasa ragu ketika diminta menggunakan bahasa yang belum terlalu mereka kuasai. Kesalahan pengucapan atau lupa kosakata merupakan hal yang mungkin terjadi selama proses belajar. Justru melalui pengalaman tersebut anak dapat memahami bahwa belajar membutuhkan keberanian untuk mencoba.
Lingkungan belajar yang memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan kesalahan secara wajar juga dapat membantu mereka menjadi lebih percaya diri. Anak tidak harus selalu memberikan jawaban sempurna sejak awal. Yang lebih penting adalah mereka mendapatkan kesempatan untuk mencoba, mendengarkan koreksi, kemudian memperbaiki kemampuan secara bertahap.
Bahasa pada dasarnya digunakan untuk berhubungan dengan orang lain. Karena itu, kegiatan English Club yang dilakukan secara berkelompok dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk mengembangkan kemampuan sosial sekaligus kemampuan berbahasa.
Ketika melakukan percakapan bersama teman, anak belajar menunggu giliran berbicara, mendengarkan lawan bicara, memahami pertanyaan, dan memberikan respons. Dalam kegiatan kelompok, anak juga perlu bekerja sama agar aktivitas dapat berjalan sesuai tujuan.
Pengalaman tersebut dapat membantu anak memahami bahwa komunikasi bukan hanya tentang berbicara sebanyak-banyaknya. Mendengarkan orang lain, memahami maksud pembicaraan, serta memberikan respons yang sesuai juga merupakan bagian penting dari komunikasi.
Salah satu tantangan dalam belajar bahasa adalah ketika materi terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Anak mungkin dapat menghafalkan banyak kosakata, tetapi belum tentu merasa nyaman ketika harus menggunakannya dalam percakapan.
Karena itu, kegiatan bahasa dapat menggunakan topik yang dekat dengan kehidupan anak, seperti keluarga, sekolah, makanan, hobi, hewan, teman, permainan, atau kegiatan sehari-hari. Dengan topik yang familiar, anak dapat lebih mudah menghubungkan kosakata baru dengan pengalaman yang sudah mereka miliki.
Misalnya, ketika belajar mengenai benda-benda di kelas, anak dapat langsung melihat benda tersebut dan mencoba menyebutkan namanya dalam bahasa Inggris. Ketika belajar tentang kegiatan sehari-hari, mereka dapat mencoba membuat kalimat sederhana mengenai aktivitas yang biasa dilakukan. Cara seperti ini membantu anak memahami hubungan antara bahasa yang dipelajari dengan kehidupan nyata.
Sekolah dapat memberikan lingkungan yang mendorong anak untuk terus mencoba menggunakan bahasa yang dipelajari. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran interaktif, kegiatan ekstrakurikuler, maupun berbagai aktivitas yang membuat siswa lebih aktif.
Informasi SD Al Maβsoem menunjukkan bahwa pembelajaran diarahkan agar siswa dapat menyalurkan minat dan bakat melalui berbagai kegiatan, termasuk ekstrakurikuler dan Program Days. Pendekatan tersebut dapat memberikan ruang kepada anak untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kegiatan pembelajaran utama.
Selain itu, adanya Bahasa Inggris dalam program tambahan IMTAK dan IPTEK menunjukkan bahwa pengenalan bahasa Inggris menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam proses pendidikan di sekolah tersebut. Bahasa Inggris juga tersedia dalam bentuk English Club sehingga siswa memiliki pilihan untuk mengembangkan ketertarikannya melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Pembelajaran bahasa Inggris akan lebih mudah berkembang apabila anak mendapatkan kesempatan untuk mengulang pengalaman belajar di rumah tanpa merasa sedang mengikuti kelas tambahan. Orang tua dapat membantu dengan aktivitas sederhana yang sesuai dengan usia anak.
Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan misalnya:
Orang tua juga tidak perlu memaksakan target yang terlalu tinggi. Anak membutuhkan proses untuk terbiasa dengan bahasa baru. Ketika belajar terasa menyenangkan, kemungkinan anak untuk terus tertarik mengeksplorasi bahasa tersebut juga dapat menjadi lebih besar.
Kemampuan bahasa Inggris dapat menjadi salah satu bekal tambahan bagi anak untuk mengenal informasi dan berkomunikasi dalam lingkungan yang semakin luas. Anak akan menemukan bahasa Inggris dalam berbagai media, teknologi, permainan, buku, hingga informasi di internet.
Namun, pengenalan bahasa Inggris di sekolah dasar tidak harus diarahkan hanya untuk mengejar kemampuan akademik. Yang tidak kalah penting adalah membangun rasa ingin tahu dan keberanian anak dalam mempelajari sesuatu yang baru.
Melalui kegiatan seperti English Club, anak dapat memiliki ruang untuk berlatih dengan cara yang lebih aktif. Mereka dapat mencoba berbicara, mendengarkan teman, bermain sambil belajar, dan mendapatkan pengalaman menggunakan bahasa dalam berbagai situasi. Jika dilakukan secara konsisten dan sesuai kemampuan anak, pengalaman tersebut dapat menjadi dasar yang baik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi mereka pada jenjang pendidikan berikutnya.