Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَاِ ذَا حُيِّيْتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِاَ حْسَنَ مِنْهَاۤ اَوْ رُدُّوْهَا ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَا نَ
عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيْبًا
“Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah (penghormatan itu yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkan segala sesuatu.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 86).
Balaslah penghormatan dengan lebih baik atau sepadan
Sebagai seorang muslim, mengucapkan salam adalah hal yang sunnah dilakukan setiap hari dalam berbagai aktivitas, seperti bertemu dengan sesama muslim, masuk dalam suatu ruangan/rumah, meninggalkan ruangan/ rumah dan berbagai aktivitas lainnya. Dalam istilah, salam sebagai penghormatan (tahiyyat) yang berbunyi as-salam ‘alaikum wa rahmat Allah wa barakatuh (Semoga keselamatan dan kesejahteraan selalu menyertaimu, begitu pun rahmat Allah dan berkah-Nya). Dan yang mendapati salam pun menjawab dengan kalimat Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh yang artinya selamat sejahtera atas kamu juga.
Memberikan salam kepada saudara Muslim sangat dianjurkan/disunahkan, sedangkan lalu hukum menjawab salam adalah WAJIB (An-Nisa ayat 86).
Selain itu menjawab salam kepada sesama muslim Adalah hak bagi orang yang mengucapkan salam tersebut untuk dijawab atau dibalas. Hal ini dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, yang artinya “Dari Abu Hurairah R.A berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam perkara: Apabila engkau berjumpa dengannya, sampaikanlah salam; apabila ia mengundangmu, maka penuhilah undangannya; apabila ia minta nasihat, berilah ia nasihat; apabila ia bersin dan mengucapkan “al-Hamdulillah”, ‘ maka jawablah dengan “Yarhamukallah”, apabila ia sakit, maka jenguklah; dan apabila ia mati, antarkan jenazahnya .” (HR. Muslim).”
Hukum menjawab salam menjadi fardhu kifayah. Artinya, orang yang mendengar salam diwajibkan untuk segera menjawab salam tersebut. Apabila salam tersebut sudah terjawab, maka gugurlah kewajiban menjawabnya bagi yang lain.
Ucapan salam disebut juga tahiyyatul Islam dan sesungguhnya ucapan salam ini jauh lebih baik dari pada sapaan-sapaan gaul seperti yang saat ini umum digunakan oleh generasi muda yang telah dirasuki oleh tradisi dan budaya barat, naudzubillah.
Dengan terbiasa mengucapkan salam kepada sesama muslim maka akan mampu menumbuhkan rasa kecintaan terhadap hati sesama muslim, saling meghormati dan membangun suasana Islami terhadap sesama muslim dan orang yang diberikan salam tersebut.
Apabila kita mengucapkan salam berarti kita mendoakan keselamatan kepada orang yang kita berikan salam. Adapun doa ini akan dibalas oleh doa Malaikat untuk orang yang mengucapkan salam, walaupun orang yang tidak memberi salam tidak membalas.
Sebagaimana dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Ucapan salammu kepada orang-orang jika bertemu mereka, jika mereka membalasnya, maka Malaikat pun membalas salam untukmu dan untuk mereka, namun jika mereka tidak membalasnya, maka Malaikat akan membalas salam untukmu, lalu malah melaknat mereka atau mendiamkan mereka”.
Dapat disimpulkan bahwa begitu mulianya mengucapkan salam dapat berbagai keadaan kepasa sesame muslim, sehingga megingatkan kita untuk selalu dan terus membiasakan diri megucapkan salam tersebut sebagai suatu doa kepada sesama muslim.
Dalam kitab Al-Adzkar yang ditulis Imam Nawawi, terdapat tiga jenis salam yang bisa digunakan sebagai kalimat sapa dan doa pada sesama muslim;
1. Assalamualaikum
“semoga keselamatan terlimpah padamu.”
2. Assalamualaikum Warahmatullah
“semoga Allah melimpahkan keselamatan serta rahmat-Nya padamu” atau “semoga keselamatan serta rahmat Allah terlimpah untukmu.”
3. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
“semoga padamu Allah melimpahkan keselamatan, rahmat, serta keberkahan-Nya” atau bisa juga “semoga keselamatan serta rahmat Allah dan juga keberkahannya terlimpah untukmu.
Semoga kita selalu istiqomah untuk dapat mengucapkan Assalam ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh dan menyengaja untuk menjawabnya kalau ada yang mengucapkan salam.