3 Perbedaan TOEFL dan IELTS, Lebih Cocok yang Mana?

3 Perbedaan TOEFL dan IELTS, Lebih Cocok yang Mana?

3 Perbedaan TOEFL dan IELTS, Lebih Cocok yang Mana?

Di masa modern saat ini, penggunaan bahasa Inggris sudah cukup lumrah digunakan dan dianggap sebagai bahasa universal. Bukan hanya sekedar berbincang saja, tetapi belajar berbagai hal mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya seringkali hanya bisa diakses dengan menggunakan bahasa Inggris.

Maka dari itu, penting untuk bisa menguasai bahasa ini baik untuk kebutuhan sederhana hingga ingin mengikuti kuliah ke luar negeri. Salah satu acuan kemahiran yang direkomendasikan adalah sertifikat bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS. Walaupun keduanya sama-sama tes kemampuan bahasa Inggris, tetapi ada perbedaan dasar yang perlu diketahui. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian TOEFL

Sebelum membahas perbedaan antara TOEFL dan IELTS, ada baiknya membahas pengertian keduanya terlebih dahulu. Dimulai dari TOEFL atau Test of English as Foreign Languange adalah tes untuk membuktikan kecakapan keterampilan bahasa Inggris kita dengan logat Amerika. Tes atau ujian ini diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk seluruh peserta tes di seluruh dunia.

Menurut artikel English First, tes TOEFL terdiri dari dua tipe, yaitu TOEFL ITP dan TOEFL iBT. TOEFL ITP (Institutional Testing Program) biasanya digunakan di wilayah Asia, dengan skor yang bersifat Institusional (hanya digunakan untuk institusi atau wilayah lokal tertentu) alih-alih berlaku di seluruh negara di Dunia. Sedangkan kalau TOEFL iBT (Internet Based Test) menggunakan fasilitas internet untuk merekam semua jawabannya. Hasil jawaban akan diterima langsung oleh tim ETS.

Terdapat empat bagian dalam TOEFL yaitu Listening Comprehension, Structure and Writen Expression, Reading Comprehension dan Test of Written English. Biasanya tes ini dipilih sebagai syarat kuliah atau kerja, dimana masa berlakunya selama dua tahun.

Pengertian IELTS

IELTS atau International English Languange Testing System adalah sistem tes berbahasa Inggris yang sangat populer selain TOEFL. Penyelenggara tes ini adalah gabungan 3 organisasi yaitu Universitas Cambridge, British Council dan IDP Education Australia. Pada tes IELTS, bahasa Inggris yang digunakan adalah bahasa Inggris model Britania atau British.

Dibanding dengan tes TOEFL, tes IELTS menuntut peserta tes menjawab dengan cara ditulis tangan. Materi yang diuji dibagi menjadi empat bagian, yaitu Speaking, Writing, Listening dan Reading. Pada speaking section, peserta tes akan diminta berbicara langsung dengan seorang penilai dengan durasi 12-14 menit. Peserta diberikan kesempatan untuk menjelaskan tentang dirinya dan sebuah topik. Namun secara keseluruhan, durasi tes ini mencapai 2 jam 45 menit.

3 Perbedaan TOEFL dan IELTS

Sudah tahu pengertian kedua tes resmi bahasa Inggris diatas? Mungkin sekilas akan terlihat berbeda satu sama lain, namun biar lebih jelas silahkan simak penjelasan dibawah ini!

1. Bahasa yang Digunakan

Perbedaan pertama antara TOEFL dan IELTS adalah bahasa yang digunakan. Ujian TOEFL akan menguji kemahiran seseorang bahasa Inggris dalam aksen Amerika (American accent). Sedangkan ujian IELTS menggunakan bahasa Inggris aksen British (British Accent).

2. Penilaian atau Skoring

Perbedaan yang kedua adalah mengenai penilaian atau skoring. TOEFL memiliki skor maksimal sebenar 677. Sedangkan dalam IELTS skor maksimalnya mencapai 120.

3. Materi yang Diuji

Seperti penjelasan dalam sub-bab pengertian diatas, baik TOEFL dan IELTS menguji beberapa materi yang mirip seperti materi Listening, Writing, Reading dan Speaking. Hanya saja, pada tes TOEFL disajikan dalam bentuk pilihan ganda. Tes IELTS tidak menggunakan pilihan ganda, tetapi menggunakan tulisan tangan. Mungkin ini menjadi ciri khas yang unik dibanding ujian TOEFL.

Dibalik 3 perbedaan diatas, kedua jenis tes bahasa Inggris ini memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai jembatan untuk menempuh jenjang pendidikan atau lapangan kerja yang lebih tinggi, dengan jangkauan hingga keluar negeri. Tinggal bagaimana kalian menyesuaikan ujian mana yang sebaiknya diambil berdasarkan negara yang dituju. Misalnya saja tujuan kuliah di luar negeri adalah Inggris, maka ujian yang perlu diambil adalah IELTS. Kalau ingin kuliah di Amerika maka ujian yang perlu diambil adalah ujian TOEFL.

Itulah sepintas 3 perbedaan antara TOEFL dan IELTS yang perlu kalian ketahui. Mari mulai persiapkan anak kalian sedari dini dengan mengasah kemampuan berbahasa Inggris, karena dampak yang diberikan sangatlah besar ketika dewasa nanti. Ibaratnya dengan menguasai bahasa Inggris, maka akses pintu menuju pengetahuan yang lebih luas akan terbuka lebar.

Kalian bisa percayakan sekolah yang memberikan pengalaman belajar bahasa asing yang baik dan difasilitasi dengan baik untuk mengembangkan diri, salah satunya adalah kelas peminatan Bahasa Inggris di Yayasan Al Ma’soem.

 

 

Penulis: Gumilar Ganda