Yayasan Al Masoem kembali memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H pada Jum’at (22/09) dan dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Al Ma’soem, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, MS., Dalam sambutannya beliau mengungkapkan bahwa Al Masoem memiliki Moto yaitu Cageur, Bageur, Pinter yang dimana makna Cageur atau Sehat merupakan sebuah hal yang ditujukan langsung oleh Rasulullah SAW.
“Sehat merupakan salah satu hal yang memang ditujukan langsung oleh Rasulullah SAW, buktinya Nabi Muhammad SAW pernah menjuarai gulat yang artinya Rasul merupakan pribadi yang sehat, bahkan keseharian Rasul dihabiskan di medan perang jika Rasul tidak sehat tidak kuat maka tidak mungkin Rasul bisa menang dalam setiap medan perang” ungkapnya.
Ketua Yayasan juga mengingatkan kepada semua civitas Al Masoem untuk bisa mencontoh Rasul dalam berbagai hal, Sunnah Rasul merupakan hal yang memang wajib diikuti karena memiliki manfaat yang sangat banyak. “Ananda semua harusnya bersyukur berada di lingkungan Al Masoem karena Al Masoem memang menyediakan berbagai macam fasilitas sesuai dengan syariat islam termasuk olahraga yang memang disesuaikan dengan sunnah Rasul”.
Menurutnya, momentum Peringatan Maulid Nabi ini untuk pembinaan karakter atau akhlak. PINTER bukanlah yang utama dalam visi lembaga ini, namun BAGEUR (akhlak mulia) lebih diutamakan. Hal ini selaras dengan ayat Al Qur’an yang artinya “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. (QS Al-Ahzab: 21), tutupnya.
Acara Peringatan Maulid tahun ini cukup spesial karena mengundang bintang tamu kondang yakni Al Habib Zaky bin Abdullah Al Munawar, Pimpinan Majelis Ta’lim Sirrul Musthofa dan Pondok Pesantren Nurush Sholaah. Habib memberikan tausiyah tentang Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam tausiyahnya, Al Habib Zaky mengungkapkan bahwa Maulid Nabi itu memang seharusnya dirayakan dengan hal seperti ini, dengan berbagai macam persiapan dan berbagai macam hal yang memang harus disambut dengan ceria. “Acara maulid Nabi ini memang harus dilaksanakan dengan bahagia oleh semua umat muslim, karena bukan hanya mampu memberikan pahala tapi juga mereka yang mendapatkan kebahagiaan dari peringatan maulid nabi ini akan mendapatkan ampunan.”
Beliau menambahkan bahwa Abu Lahab yang merupakan orang yang paling menentang dakwah Rasulullah SAW saja dia mendapatkan keringanan dari azab nerakanya hanya karena satu, Abu Lahab pernah merasakan bahagia atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Bayangkan saja kita semua umat muslim yang memang memuja dan bahagia akan kegiatan maulid nabi Muhammad SAW. “Kisah Abu Lahab ini harus bisa kita jadikan contoh, karena seorang kafir saja bisa mendapatkan keringanan apa lagi kita sebagai umatnya,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa memperingati maulid ini tidak hanya harus dilaksanakan ketika maulid nabi saja, tapi harus dijadikan sebagai kebiasaan di dalam kehidupan sehari hari “Memberikan penghormatan kepada Rasulullah SAW seharusnya tidak dirayakan pada saat maulid nabi saja tapi seharusnya dilaksanakan setiap hari, maka beruntung bagi anda semua yang tinggal di lingkungan pesantren siswa Al Ma’soem, karena di lingkungan pesantren anda tidak hanya akan mendapatkan ilmu yang pasti tapi juga akan mendapatkan berbagai macam didikan sesuai dengan syariat islam,” tutupnya.

