Teka-Teki: Lebih Duluan Ayam Atau Telur?

Teka-Teki: Lebih Duluan Ayam Atau Telur?

Pada dasarnya manusia mempunyai sifat rasa ingin tahu yang tinggi. Ketika masih kecil sering kali bertanya kepada orang tua. Bahkan ketika sedang berkumpul bersama teman pun ada saja yang dibicarakan. Kali ini kita akan membahas pertanyaan populer yang masih sering diperdebatkan oleh banyak orang, yaitu “lebih duluan ayam atau telur”. Kira-kira mana yang paling benar?

Telur ada karena berasal dari Ayam. Ayam lahir dari penetasan telur. Bingung kan? Mari coba tenangkan pikiran dulu sejenak dan simak pembahasan berikut.

Pertanyaan ini memang cukup menggelitik dan bisa memancing otak kita untuk berpikir secara logis. Kita seolah-olah diajak mengarungi dunia evolusi yang bisa jadi diluar batas nalar ilmu yang dikuasai. Bahkan kisah dari Abu Nawas yang satu ini juga bikin kita terheran-heran dengan jawabannya dihadapan Raja Harun al-Rasyid.

Kisah Abu Nawas

Jadi singkat cerita, Raja Harun al-Rasyid mendapati bahwa ayam betinanya bertelur. Atas rasa syukurnya tersebut, sang Raja mengadakan sayembara bagi yang bisa menjawab “ayam sama telur duluan mana?” akan mendapatkan satu pundi emas. Namun apabila penjawab tidak sanggup mempertahankan jawaban tersebut di hadapan raja, maka resikonya adalah hukuman penjara.

Alhasil, hanya 4 peserta saja yang mengikuti sayembara tersebut, termasuk Abu Nawas. 3 peserta pertama tidak sanggup memuaskan pikiran Raja. Lalu saat giliran Abu Nawas, ia menjawab “yang pasti telur dulu, baru ayam” ujarnya.

Tentu ini membuat Raja Harun al-Rasyid penasaran dan meminta penjelasan. “Begini Baginda, ayam bisa mengenal telur, sebaliknya telur tidak mengenal ayam”, begitulah jawaban singkat dari Abu Nawas. Jawaban tersebut ternyata tidak bisa disanggah kembali oleh sang Raja, sehingga Abu Nawas yang berhak mendapatkan hadiah emas tersebut.

Cukup menarik, bukan? Karena modelnya sang Raja Harun al-Rasyid ingin mengajak berdebat, maka jawaban Abu Nawas inilah yang cukup cerdas sehingga tidak mampu dibalas kembali. Namun tentu saja jawaban tersebut tidak menjawab apapun, karena hanya permainan kata saja. Namun tenang saja, ternyata para ilmuwan telah menemukan fakta dibalik pertanyaan soal duluan ayam atau telur.

Fakta Ilmuwan Soal Ayam dan Telur

Teka-teki unik yang satu ini sempat diteliti oleh peneliti Sheffield University dan Warwick University, Inggris. Jadi ilmuwan yang bernama Dr. Colin Freeman dari Sheffield University ini sampai menggunakan super-computer bernama HECToR (High End Computing Terascale Resource). Super-computer ini dimiliki oleh UK Science Research Council dari Sheffield University.

HECToR ini kemudian diatur untuk memberikan hasil pengujian dari inti tertentu dan sejenis protein bernama Overledidin (OC-17) hanya selama satu pekan saja. Protein ini ternyata punya peran penting bagi pertanyaan ini, karena protein jenis OC-17 adanya dari sel ovarium ayam betina dan menjadi bagian paling vital dalam sel dalam telur. Nah, munculnya protein ini akan memancing lahirnya pembentuk cangkang telur (calcite crystals).

Singkatnya, tanpa adanya protein ini, sel tidak akan menjadi wujud telur. Yang namanya “telur” ini tidak bisa berkembang dengan semestinya, kemudian membusuk dan tidak bisa berlanjut ke proses penetasan menjadi ayam. Dr. Colin Freeman pun akhirnya memberikan kesimpulannya yaitu “Sejak lama diduga telur yang lebih dulu ada. Tapi, sekarang kita punya bukti sains yang membuktikan bahwa faktanya, ayamlah yang lebih dulu.”

Jadi kesimpulannya, telur tidak bisa terbentuk tanpa peran ayam betina. Dan ayam pun yang menjadi lebih awal ada. Ayam sendiri sebagaimana jenis hewan lainnya, telah berevolusi dari asalnya, bertahan hingga di masa sekarang dengan cara bertelur dan melalui proses berkembang biak antara ayam jantan dan ayam betina. Ini sudah menjadi sunnatullah yang telah diatur oleh Allah SWT, sebagaimana dalam arti surat Az Dzariyat ayat 49 yang berbunyi, “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-posangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.”

 

Penulis: Gumilar Ganda