Sebanyak 10 santri SMP Islam Al Masoem Bandung berhasil lulus ujian tahfidz Juz 30 Al-Quran. Bahkan salah satu di antara mereka telah hafal 3 Juz Al-Quran. Prestasi tersebut menunjukkan keuletan dan keseriusan para santri dalam mempelajari dan menghafal Al-Quran.
SMP Islam Al Masoem merupakan lembaga pendidikan yang mendedikasikan diri dalam mendidik para generasi muda untuk mencintai dan mendalami agama Islam, diawali dari Tahsin dan jika siswa sudah benar benar bisa membaca Quran dengan baik dan benar maka mereka akan diberikan dua pilihan yaitu ikut kelas kajian kitab kuning atau ingin fokus pada hafalan Al Quran. Dengan program tahfidz Quran yang terintegrasi, para santri didorong untuk menghafal Al-Quran sejak tingkat SMP.
Pencapaian 10 santri yang berhasil lolos tahfidz Juz 30 Al-Quran ini menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam menekuni ilmu agama. Proses pembelajaran tahfidz Quran di SMP Islam Al Masoem Bandung ditekankan pada pemahaman dan hafalan Al-Quran sejak usia dini, meskipun target pesantren di Bandung ini tidak terlalu banyak, karena beberapa alasan salah satunya adalah karena Al Masoem tidak melakukan seleksi pada siswa secara hafalan Al Quran. Akan tetapi hanya secara minat dan bakat saja. Sehingga tidak bisa dipungkiri ada beberapa yang tidak bisa mengaji sama sekali yang bisa masuk ke Al Ma’soem.
Tapi hal ini memang tidak aneh mengingat Al Masoem adalah “wadah” bagi setiap minat dan bakat siswa, sekolah untuk sekolah adalah salah satu konsep yang masih diterapkan sekolah ini hingga sekarang. Sehingga mereka yang tidak bisa membaca Al Quran sama sekali akan diajarkan di sekolah islam ini, baik itu tingkat SMP dan juga tingkat SMA.
Adapun realisasi di lapangan mereka yang tidak pandai atau bahkan sama sekali tidak bisa mengaji akan diberikan kelas khusus atau dipisahkan dengan mereka yang sudah pandai mengaji, hal ini dilakukan agar mereka bisa fokus dengan target mereka masing masing. Dengan adanya program ini para santri dapat menjadi generasi yang menghafal dan memahami ajaran suci Al-Quran dan juga bisa mengembangkan mereka yang tidak bisa mengaji menjadi bisa. karena bagaimana juga tidak ada istilah terlambat untuk belajar mengaji, bahkan Al Masoem percaya bahwa banyak orang tua yang tidak bisa membaca Al Quran sehingga program ini dijalankan untuk orang tua juga namun bukan di Yayasan Al Masoem Bandung tapi kami mewadahinya dengan Emaki Al Masoem Lembang.
Prestasi yang diraih oleh 10 santri tersebut tentu membanggakan bagi SMP Islam Al Masoem Bandung. Kedepannya, diharapkan lembaga pendidikan tersebut dapat terus menghasilkan generasi penerus yang memiliki kecintaan dan kemampuan dalam menghafal kitab suci Al-Quran.
Dan berikut adalah daftar 10 santri yang lulus tes tahfidz Quran di Pesantren Al Masoem Bandung :
- Rahma Sri Rizki siswi kelas VII E hafal juz 30
- Rizal Al Farisi siswa kelas VIII C hafal juz 30
- Raisya Riyanti Anjani siswi kelas VIII G hafal juz 30
- Rizka Wardah Azzahra siswi kelas VIII F hafal juz 30
- Shyntia Aprilia siswi kelas VIII H hafal juz 30
- Nasywan Idhar Al Baihaqi siswi kelas VIII A hafal juz 30, 29, 28 (3 Juz)
- Raffunzle Diba Fortuna siswi kelas IX H hafal juz 30
- Syakira Azkadina siswi kelas IX D hafal juz 30
- Sherly Regina Putri siswi kelas IX I hafal juz 30
- Syahril Azzam Muttaqin siswi kelas IX C hafal juz 29 dan 30
Tidak mudah untuk menghafal Al-Quran, namun dengan keuletan dan kesungguhan, 10 santri SMP Islam Al Masoem Bandung mampu meraih prestasi tersebut. Semoga keberhasilan mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk tetap bersemangat dalam mempelajari dan menghafal Al-Quran sebagai bagian dari pendalaman agama Islam.
SMP Islam Al Masoem Bandung telah membuktikan komitmennya dalam mendidik para santrinya dalam hal keagamaan, terutama dalam penghafalan Al-Quran. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama di Indonesia semakin berkembang dan mampu memberikan generasi yang memiliki kecintaan terhadap Al-Quran, serta mampu mengimplementasikan ajaran-ajaran suci tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

