Tiga Ciri Orang yang Bertaqwa

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

الَّذِيْنَ  يُنْفِقُوْنَ  فِى  السَّرَّآءِ  وَا لضَّرَّآءِ  وَا لْكٰظِمِيْنَ  الْغَيْظَ  وَا لْعَا فِيْنَ  عَنِ  النَّا سِ   ۗ وَا للّٰهُ  يُحِبُّ  الْمُحْسِنِيْنَ

(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)

Lanjutan ayat 133. Syurga disediakan bagi orang yang bertakwa, target seorang muslim adalah syurga.
Amal ibadah -) takwa -) syurga.
Ibadah shaum, perintah shaum supaya orang menjadi bertaqwa.
Ciri-ciri orang bertakwa ;
1. orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit,
2. orang-orang yang menahan amarahnya
3. dan memaafkan (kesalahan) orang lain.

Bagaimana berinfak diwaktu sempit ?
Jangankan untuk orang lain untuk diri sendiri susah.
Tong boro keur batur keur sorangan ge ripuh…

Yang dimaksud dengan sedekah diwaktu sempit adalah melakukan sedekah ketika kita juga sedang membutuhkan.

Allah sangat menyukai seseorang yang ketika dalam keadaan lapang dan memiliki banyak harta ia rajin dalam mensedekahkan hartanya. Meskipun orang dalam keadaan yang sempit, hal tersebut tidak menghentikannya untuk berinfak di jalan Allah.

Oleh karena itu, orang yang bersedekah dalam waktu lapang dan sempit adalah orang yang istimewa bagi Allah SWT. Karena dengan bersedekah akan menghilangkan sifat sombong yang kita miliki serta membuktikan keimanan dan kecintaan kita kepada Allah dan Rasulnya…
Dalam keadaan sempit jangan sampai mengeluh..
Jangankan untuk orang lain untuk diri sendiri susah.
Tong boro keur batur keur sorangan ge ripuh…
Keluhan seperti doa…akhirnya ripuh terus….

Semoga kita diberi kelapangan untuk selalu berinfak…