Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بَشِّرِ الْمُنٰفِقِيْنَ بِاَ نَّ لَهُمْ عَذَا بًا اَلِيْمًا
“Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 138)
Salah satu yang akan mendapatkan siksaan yang pedih adalah orang orang munafik
Munafik dalam kamus besar bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai sikap berpura-pura percaya atau setia kepada agama dan sebagainya, tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak percaya atau setia. Sikap selalu mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya atau bermuka dua.
Pada saat berkumpul dengan orang-orang Mukmin, mereka menampakkan keimanannya dan menyembunyikan kekufurannya. Sebaliknya apabila bertemu dengan orang-orang kafir, mereka menampakkan kekafirannya dan menyembunyikan keimanannya. Mereka benar-benar akan mendapat siksaan yang pedih.
Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat An-Nisa Ayat 138
Sampaikanlah berita gembira sebagai ejekan dan kecaman kepada orang-orang munafik, wahai nabi Muhammad, bahwa bagi mereka di akhirat kelak siksaan yang pedih, dan bahkan mereka akan berada pada tingkat yang paling rendah, buruk, dan berat dari neraka jahanam sebagai balasan dari perbuatan mereka walau mengaku beriman, mereka sebenarnya tetap dalam keadaan kufur dan menyembunyikannya. Salah satu buktinya ialah bahwa mereka adalah orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai auliya’, yakni pemimpin-pemimpin, teman-teman penolong serta pendukung meraka.
Hal itu dilakukan dengan meninggalkan orang-orang mukmin, yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dengan iman yang mantap. Mereka seharusnya menjadikan orang mukmin itu auliya’ mereka, tetapi hal itu tidak mereka lakukan. Apakah mereka, yaitu orang-orang munafik mencari kekuatan di sisi mereka, yakni orang-orang kafir untuk memberikan pertolongan dan dukungan kepada mereka’ ketahuilah, wahai Muhammad dan orang-orang yang beriman, bahwa apa yang mereka lakukan itu merupakan hal yang sia-sia karena semua kekuatan itu milik Allah.
Munafik menampakkan keimanan dan keislaman namun menyembunyikan kekufuran dalam hati. Munafik inilah yang ada di zaman Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan ayat-ayat Alquran diturunkan mencela dan mengkafirkan mereka serta mengabarkan bahwa orang yang memiliki sifat ini akan dikembalikan ke dalam kerak api neraka.
Allah berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya orang-orang munafik itu akan dicampakkan ke dalam kerak neraka dan kamu tidak akan melihat mereka memperoleh penolong” (QS: An Nisa 145).
Sebagai seorang muslim, apa yang nampak ahlakul kharimah ahlak yang baik, keimanan yang kuat dan tidak ada sedikitpun kekufuran dalam hatinya.
Semoga senantiasa terhindar dari segala keburukan dunia.
“Wahai Allah bersihkanlah hatiku dari nifaq, (bersihkanlah) amalku dari riya, (bersihkanlah) lisanku dari dusta, (bersihkanlah) mataku dari pengkhianatan. Sesungguhnya Engkau mengetahui pandangan mata yang khianat dan apa yang disembunyikan didalam dada.” (HR. Hakim )