Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيْعًا ثُمَّ نَقُوْلُ لِلَّذِيْنَ اَشْرَكُوْۤا اَيْنَ شُرَكَآ ؤُكُمُ الَّذِيْنَ كُنْتُمْ تَزْعُمُوْنَ
“Dan (ingatlah), pada hari ketika Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berfirman kepada orang-orang yang mempersekutukan Allah, Di manakah sembahan-sembahanmu yang dahulu kamu sangka (sekutu-sekutu Kami)?” (QS. Al-An’am 6: Ayat 22)
Sesembahan yang dijadikan pelindung tidak ada mamfaatnya dihari kiamat bahkan menjadi musuh
Pada hari Kiamat kelak, seluruh manusia akan dihidupkan kembali. Mereka semua dibangkitkan dari kuburnya. Kemudian mereka dikumpulkan untuk dihisab.
“Sesembahan-sesembahan itu akan menjadi musuh-musuh bagi orang-orang kafir pada hari Kiamat. Maka, malaikat menjadi musuh bagi orang-orang kafir. Sementara jin dan setan besok akan berlepas diri dari orang-orang yang menyembah mereka.”
“Dan ketika manusia dikumpulkan pada hari Kiamat berdiri untuk dihisab, maka tuhan-tuhan yang mereka sembah itu semasa di dunia itu menjadi musuh bagi mereka. Sebab, tuhan-tuhan tersebut berlepas diri dari mereka.”
قَا لَ الَّذِيْنَ حَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ رَبَّنَا هٰۤؤُلَآ ءِ الَّذِيْنَ اَغْوَيْنَا ۚ اَغْوَيْنٰهُمْ كَمَا غَوَيْنَا ۚ تَبَـرَّأْنَاۤ اِلَيْكَ مَا كَا نُوْۤا اِيَّا نَا يَعْبُدُوْنَ
“Orang-orang yang sudah pasti akan mendapatkan hukuman berkata, Ya Tuhan kami, mereka inilah orang-orang yang kami sesatkan itu; kami telah menyesatkan mereka sebagaimana kami (sendiri) sesat, kami menyatakan kepada Engkau berlepas diri (dari mereka), mereka sekali-kali tidak menyembah kami.” (QS. Al-Qasas 28: Ayat 63)
Ayat ini memberitakan bahwa berhala-berhala itu mengingkari penyembahan orang-orang kafir.
Tuhan -tuhan yang mereka sembah itu di dunia itu mengingkari penyembahan terhadap mereka. Sebab, mereka berkata pada hari Kiamat, “Kami tidak pernah memerintahkan mereka menyembah kami. Kami juga tidak merasa mereka menyembah kami. Kami pun berlepas diri kepadamu dari mereka, wahai tuhan kami.”
وَا تَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اٰلِهَةً لِّيَكُوْنُوْا لَهُمْ عِزًّا
“Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka,” (QS. Maryam 19: Ayat 81)
كَلَّا ۗ سَيَكْفُرُوْنَ بِعِبَا دَتِهِمْ وَيَكُوْنُوْنَ عَلَيْهِمْ ضِدًّا
“sama sekali tidak! Kelak mereka (sesembahan) itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh bagi mereka.” (QS. Maryam 19: Ayat 82)
“Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini kemudian di hari kiamat sebahagian kamu mengingkari sebahagian (yang lain) dan sebahagian kamu melaknati sebahagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tak ada bagimu satu pun penolong” (TQS al-Ankabut [29]: 25).
Demikianlah. Orang-orang musyrik itu benar-benar merugi. Selama di dunia mereka telah bersusah payah menyembah berhala-berhala. Akan tetapi, upaya itu tidak memberikan manfaat baginya. Di dunia, doanya tidak didengarkan, apalagi dikabulkan. Sementara di akhirat, berhala-berhala itu justru memusuhi mereka. Berlepas diri dari dan melaknat mereka. Tidak mengakui bahwa mereka telah memerintahkan melakukan penyembahan.
Orang-orang musyrik yang menyembah dan meminta pertolongan kepada selain Allah SWT. Doa dan keinginan mereka tidak dikabulkan di dunia, di akhirat mereka jauh lebih menderita. Berhala yang mereka sembah semasa di dunia justru memusuhi mereka. Belum lagi ditambah dengan azab neraka selama-lamanya.
Sesembahan atau berhala zaman modern sekarang seperti uang, popularitas, jabatan, pertemanan, untuk sebagian individu dianggap fokus utama, sepertinya sudah sangat tergantung, kalau sudah tidak ada salah satu tersebut dunia seakan akan runtuh.
Semoga kita dilindungi-Nya dari kemusyrikan