Memanipulasi Agama dengan Menjual Ayat Allah

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.

Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاٰ مِنُوْا  بِمَاۤ  اَنْزَلْتُ  مُصَدِّقًا  لِّمَا  مَعَكُمْ  وَلَا  تَكُوْنُوْاۤ  اَوَّلَ  كَا فِرٍ  بِۢهٖ   ۖ وَلَا  تَشْتَرُوْا  بِاٰ يٰتِيْ  ثَمَنًا  قَلِيْلًا   ۖ وَّاِيَّايَ  فَا تَّقُوْنِ
“Dan berimanlah kamu kepada apa (Al-Qur’an) yang telah Aku turunkan yang membenarkan apa (Taurat) yang ada pada kamu dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya. Janganlah kamu jual ayat-ayat-Ku dengan harga murah dan bertakwalah hanya kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 41)

Orang-orang ini yang memanipulasi agama Menjual ayat Allah dengan harga yang murah bermakna berani melanggar aturan Allah SWT dalam kitab suci semata karena keuntungan yang diperoleh.

Misalnya korupsi adalah tindakan yang dilarang dan diharamkan Allah, dia melanggar larangan ini karena ingin dapatkan 1 milyar dana hasil korupsi, padahal 1 milyar itu tak ada apa-apanya dengan balasan Allah.

Memanipulasi agama demi dapatkan keuntungan baik finansial ataupun kekuasaan.

Ada yang sebagai ilmuwan atau cendekiawan muslim, padahal sejatinya adalah para pengasong agama yang profesinya sebagai tukang permak ayat dan hadits sesuai tuntutan dan selera tuan besarnya, atau ada juga yang sebagai da’i atau mubaligh.
Berdoa supaya tetap istiqomah

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

Rabbana la tuzigh qulubana ba’da idz hadaitana wahablana minladunka rahmatan innaka antal wahabاَ

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.” QS Alimron ayat 8.

Aamiin ya robbal aalamin