Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
لَا يَسْتَـأْذِنُكَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَوْمِ الْاٰ خِرِ اَنْ يُّجَاهِدُوْا بِاَ مْوَا لِهِمْ وَاَ نْفُسِهِمْ ۗ وَا للّٰهُ عَلِيْمٌ بِۢا لْمُتَّقِيْنَ
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin (tidak ikut) kepadamu untuk berjihad dengan harta dan jiwa mereka. Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa.”(QS. At-Taubah 9: 44)
Orang beriman dan percaya hari kemudian pasti ikut berjihad, tidak akan mencari cari alasan untuk tidak ikut berjihad
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, tentu tidak akan mencari-cari alasan untuk tidak ikut berperang membela agama dan menegakkan kebenaran. Mereka juga tidak akan meminta izin kepada Rasulullah saw untuk tidak berjihad di jalan Allah dengan harta dan diri mereka, bahkan sebaliknya mereka selalu siap sedia mengorbankan hartanya, sesuai dengan kemampuannya, bahkan jiwanya pun siap dikorbankan. Allah swt mengetahui orang-orang yang bertakwa kepada-Nya yaitu orang-orang yang selalu menghindari hal-hal yang menyebabkan kemurkaan Allah, dan mengerjakan apa-apa yang diridai-Nya.
Ayat ini memberikan pelajaran bahwa keimanan sejati mendorong seseorang untuk siap berkorban di jalan Allah. Jika seorang mukmin sungguh-sungguh percaya pada hari akhir, dia tidak akan takut kehilangan harta atau nyawa, karena dia meyakini balasan yang lebih baik di akhirat.
وَا لْاٰ خِرَةُ خَيْرٌ وَّ اَبْقٰى
“padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la 87: Ayat 17).
Doa supaya diberi kebahagian di dunia, terhindar dari api neraka dan kita masuk syurga;
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar
“Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS al Baqarah 201)