Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
اِنَّمَا يَسْتَأْذِنُكَ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَوْمِ الْاٰ خِرِ وَا رْتَا بَتْ قُلُوْبُهُمْ فَهُمْ فِيْ رَ يْبِهِمْ يَتَرَدَّدُوْنَ
“Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu (Muhammad), hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguan.” (QS. At-Taubah 9: Ayat 45)
Selalu bimbang dalam keraguan
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang minta izin kepada Rasulullah saw untuk tidak turut berjihad tanpa alasan yang dapat diterima, adalah orang-orang munafik yang tidak beriman kepada Allah swt, tidak mengakui keesaan-Nya, dan tidak percaya kepada hari akhir. Mereka menyangka bahwa membelanjakan harta kekayaan di jalan Allah, adalah suatu kebodohan dan kerugian serta berjihad dengan mengorbankan jiwa adalah semata-mata kerugian dan penderitaan saja. Di dalam hati mereka tersimpan perasaan ragu kepada kebenaran agamanya. Mereka selalu bingung dan bimbang. Mereka mau bekerja sama dengan orang-orang mukmin dalam urusan yang mudah, tetapi dalam hal yang agak sulit dan berat seperti berperang, mereka mengelak dan mencari berbagai alasan yang dibuat-buat untuk menghindar atau membebaskan diri dari kewajiban tersebut.
Keimanan yang teguh dan keyakinan yang penuh adalah ciri utama seorang mukmin sejati. Seorang mukmin tidak dikuasai oleh keraguan dan kebimbangan, terutama dalam hal keyakinan kepada Allah, Rasul-Nya, dan ajaran Islam.
1. Keyakinan Penuh kepada Allah
2. Ketaatan pada Perintah Allah
3. Tegar dalam Menghadapi Ujian
4. Tidak Takut kepada Manusia, Hanya Takut kepada Allah
5. Tidak Ragu-ragu dalam Beramal Shalih
6. Tidak Tergoyahkan oleh Godaan Dunia
Semoga kita semua dimasukkan ke dalam golongan orang-orang beriman yang teguh imannya dan istiqamah di jalan Allah.