Malaikat Mengajarkan Optimisme kepada Orang Beriman

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

قَا لُوْا  لَا  تَوْجَلْ  اِنَّا  نُبَشِّرُكَ  بِغُلٰمٍ  عَلِيْمٍ

“(Mereka) berkata, Janganlah engkau merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang pandai (Ishaq).” (QS. Al-Hijr 15: Ayat 53).

Salah satu tugas malaikat adalah memberi kabar gembira

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Mendengar ucapan Nabi Ibrahim, mereka, yakni para tamu itu, berkata, “Janganlah engkau merasa takut atas kedatangan kami, karena sesungguhnya kami datang untuk memberi kabar gembira kepadamu dengan kelahiran seorang anak laki-laki yang sehat, yang akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang pandai dan luas serta dalam pengetahuannya. Kelak engkau akan memberinya nama Ishak.” (Lihat: Surah ash-shaffat/ 37: 112).

Salah satu tugas malaikat adalah membawa kabar gembira (busyra) kepada hamba-hamba Allah yang dikehendaki-Nya.

Dalam Al Hijr 53, para malaikat datang kepada Nabi Ibrahim bukan hanya untuk menjalankan satu tugas, tetapi membawa dua misi sekaligus:

  • Memberi kabar gembira tentang kelahiran seorang putra, yaitu Nabi Ishaq.
  • Menjalankan keputusan Allah terhadap kaum Nabi Luth yang membangkang.

Dari sini dapat ditadaburi bahwa malaikat adalah utusan Allah yang selalu menjalankan perintah-Nya dengan sempurna. Kadang mereka membawa rahmat, kadang membawa keadilan Allah.

Selain memberi kabar gembira, Al-Qur’an dan hadis menjelaskan banyak tugas malaikat, di antaranya:

  1. Menyampaikan wahyu kepada para nabi (oleh Jibril).
  2. Mencabut nyawa manusia (oleh Malak al-Maut).
  3. Mencatat amal baik dan buruk manusia.
  4. Menjaga manusia atas izin Allah.
  5. Memohonkan ampun bagi orang-orang beriman.
  6. Menguatkan hati orang beriman dalam keadaan tertentu.
  7. Membawa rezeki, hujan, dan mengatur berbagai urusan alam sesuai perintah Allah.
  8. Menanyai manusia di alam kubur.
  9. Menjaga surga dan neraka.
  10. Bertasbih dan beribadah kepada Allah tanpa henti.

Tadabur dari Al-Hijr ayat 53

Ada pelajaran yang sangat indah. Malaikat mengawali pertemuan dengan menghilangkan rasa takut:

“Janganlah engkau merasa takut.”

Setelah hati menjadi tenang, barulah mereka menyampaikan kabar gembira. Ini mengajarkan bahwa pembawa kabar baik hendaknya juga menjadi pembawa ketenangan. Seorang mukmin dapat meneladani sifat ini: kehadirannya menenangkan, ucapannya menumbuhkan harapan, dan berita yang dibawanya menguatkan hati, bukan menebarkan kecemasan.

Dengan demikian, salah satu karakter mulia yang dapat kita teladani dari malaikat adalah menjadi pembawa kabar gembira, harapan, dan ketenteraman. Semakin seseorang mampu menghadirkan optimisme dan kabar baik yang benar kepada orang lain, semakin ia meneladani salah satu tugas mulia para malaikat sebagaimana tergambar dalam Surah Al-Hijr ayat 53.

Doa Tadabur Al-Hijr Ayat 53;

اللَّهُمَّ اجْعَلْ قَلْبِي مُطْمَئِنًّا بِوَعْدِكَ، وَمَلِيئًا بِحُسْنِ الظَّنِّ بِكَ، وَارْزُقْنِي الْبُشْرَى فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الَّذِينَ يَنْشُرُونَ السَّلَامَ، وَيُدْخِلُونَ السُّرُورَ عَلَى قُلُوبِ النَّاسِ، وَيُبَشِّرُونَ بِالْخَيْرِ كَمَا تُبَشِّرُ مَلَائِكَتُكَ أَوْلِيَاءَكَ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا بُشْرَى وَرَشَدًا.

“Ya Allah, jadikanlah hatiku tenteram dengan janji-Mu, penuh prasangka baik kepada-Mu. Anugerahkanlah kepadaku kabar-kabar gembira di dunia dan di akhirat. Jadikanlah aku termasuk hamba-Mu yang menebarkan salam, menghadirkan kebahagiaan di hati manusia, dan menyampaikan kabar-kabar baik, sebagaimana para malaikat-Mu membawa kabar gembira kepada para kekasih-Mu. Ya Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, dan jadikanlah setiap urusan kami berakhir dengan kabar gembira, petunjuk, dan kebaikan.”