Makna dan Tujuan Dibalik Menyebut Asmaul Husna ketika Berdoa

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَلِلّٰهِ  الْاَ سْمَآءُ  الْحُسْنٰى  فَا دْعُوْهُ  بِهَا  ۖ وَذَرُوا  الَّذِيْنَ  يُلْحِدُوْنَ  فِيْۤ  اَسْمَآئِهٖ  ۗ سَيُجْزَوْنَ  مَا  كَا نُوْا  يَعْمَلُوْنَ

Dan Allah memiliki Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 180)

Berdoa dengan menyebut Asmaul Husna

Dalam tafsir ringkas Kementrian Agama RI; Demikianlah, seseorang terjerumus ke dalam neraka karena mengabaikan tanda-tanda keesaan Allah dan tidak mengingat-Nya. Maka pada ayat ini, Allah mengingatkan agar kita tidak melalaikannya dan selalu memanggil-Nya dengan nama-nama-Nya yang terbaik. Dan hanya Allah Yang memiliki al-Asma al-Husna, yakni nama-nama terbaik yang menunjukkan keagungan dan kemahasempurnaan-Nya, maka berdoalah dan bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya, yaitu al-Asma al-Husna itu. Dan tinggalkanlah serta waspadalah terhadap orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dengan menyalahartikan nama-nama-Nya. Jangan dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan menyebut nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat keagungan Allah, atau dengan memakai al-Asma al-Husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan al-Asma al-Husna untuk nama-nama selain Allah. Mereka kelak, di dunia atau di akhirat, akan mendapat balasan yang sesuai dengan kadar kedurhakaan mereka disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.

Menyebut nama Allah atau Asmaul Husna (nama-nama baik Allah) saat berdoa memiliki makna dan tujuan khusus:

  1. Penghormatan dan Pengakuan; Menyebut nama-nama Allah atau Asmaul Husna adalah bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap sifat-sifat Allah yang mulia. Nama-nama ini mencerminkan berbagai aspek kekuasaan, rahmat, dan kebijaksanaan-Nya.
  2. Keberkahan dan Kekhusyukan ; Menggunakan nama-nama Allah dalam doa diharapkan dapat membawa keberkahan dan menambah kekhusyukan dalam berdoa. Ini juga membantu untuk memusatkan perhatian pada sifat-sifat Allah yang relevan dengan permohonan doa.
  3. Mendekatkan Diri pada Allah ;Dengan menyebut nama-nama-Nya, seseorang menunjukkan rasa cinta dan kerendahan hati kepada Allah. Ini adalah cara untuk mendekatkan diri dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan-Nya.
  4. Mengikuti Sunnah ; Dalam banyak hadits, Rasulullah SAW mengajarkan untuk menggunakan nama-nama Allah dalam doa, sehingga praktik ini juga mengikuti sunnah beliau.
  5. Menyebut nama Allah atau Asmaul Husna adalah salah satu cara untuk menambah keikhlasan dan kekuatan doa, serta untuk mengingatkan diri tentang sifat-sifat Allah yang agung.

“Ya Allah, Ar-Rahman (Yang Maha Penyayang), Ar-Rahim (Yang Maha Mengasihani), Engkau adalah Al-Malik (Yang Maha Merajai) dan Al-Quddus (Yang Maha Suci). Aku memohon kepada-Mu, Al-Ghafur (Yang Maha Pengampun), untuk mengampuni segala dosa-dosaku dan memberikan petunjuk yang benar. Ya Allah, Al-Hakim (Yang Maha Bijaksana), anugerahkanlah aku kebijaksanaan dalam setiap keputusan dan langkahku.

Doa kesembuhan dengan menyebut asmaul husna;

“Ya Allah, Ash-Shafi (Yang Maha Menyembuhkan), Engkau adalah sumber segala kesembuhan dan kesehatan. Aku memohon kepada-Mu dengan penuh harapan dan keyakinan agar Engkau menyembuhkan segala penyakit dan gangguan yang aku alami. Limpahkanlah rahmat dan keberkahan-Mu pada diriku dan berikanlah kesembuhan yang sempurna. Ya Allah, Anugerahilah aku kesehatan tubuh dan jiwa, serta kekuatan untuk menghadapi setiap ujian. Aamiin.”