Contoh Kekafiran karena Ragu-ragu

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.

Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اَمْ  تُرِ يْدُوْنَ  اَنْ  تَسْئَـلُوْا  رَسُوْلَـكُمْ  كَمَا  سُئِلَ  مُوْسٰى  مِنْ  قَبْلُ   ۗ وَمَنْ  يَّتَبَدَّلِ  الْکُفْرَ  بِا لْاِ يْمَا نِ  فَقَدْ  ضَلَّ  سَوَآءَ  السَّبِيْلِ
“Ataukah kamu hendak meminta kepada Rasulmu (Muhammad) seperti halnya Musa (pernah) diminta (Bani Israil) dahulu? Barang siapa mengganti keimanan dengan kekafiran, maka sungguh, dia telah tersesat dari jalan yang lurus.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 108)

Menukar nikmat Allah SWT dengan kekafiran

اَلَمْ  تَرَ  اِلَى  الَّذِيْنَ  بَدَّلُوْا  نِعْمَتَ  اللّٰهِ  كُفْرًا  وَّاَحَلُّوْا  قَوْمَهُمْ  دَا رَ  الْبَوَا رِ
“Alam tara ilalladzina baddalu ni’matallahi kufran wa ahallu qaumahum daaral-bawaari,”. Yang artinya: “Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkannya ke lembah kebinasaan?”.

Di antara hal yang wajib dipelajari oleh setiap muslim adalah mengenal hal-hal yang dapat membatalkan atau mengurangi kesempurnaan iman. Termasuk di dalamnya adalah mengenal semua ucapan, perbuatan dan keyakinan yang termasuk dalam kekafiran. Seseorang harus mengenal keburukan, agar bisa waspada dan menjauh darinya. Demikian pula, agar seseorang bisa menilai dirinya sendiri, adakah di antara cabang-cabang kekafiran yang ada dalam dirinya. Sehingga tujuan utama kita belajar adalah untuk menyelamatkan diri sendiri, dan tidak untuk bermudah-mudah dalam memvonis orang lain.

Kekafiran yang jelas jelas nyata sebagai muslim pasti menghindarinya, tapi yang ragu ragu kita tidak mengambil sikap yang tegas…

Di antara contoh kekafiran karena ragu-ragu:

  • Meragukan kebenaran Al-Qur’an
  • Meragukan kafirnya orang Yahudi dan Nasrani
  • Meragukan adanya adzab kubur

Makan daging babi haram, pasti tidak akan memakannya, memilih pemimpin harus muslim, banyak muslim yang meragukannya.

Doa supaya iman kita semakin kuat dan tidak condong kepada kesesatan ;

رَبَّنَا  لَا  تُزِغْ  قُلُوْبَنَا  بَعْدَ  اِذْ  هَدَيْتَنَا  وَهَبْ  لَنَا  مِنْ  لَّدُنْكَ  رَحْمَةً   ۚ اِنَّكَ  اَنْتَ  الْوَهَّا بُ
“(Mereka berdoa), Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 8)