Allah Lebih Mencintai yang Berbuat Dosa tapi Bertaubat

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.

Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

كَمَاۤ  اَرْسَلْنَا  فِيْکُمْ  رَسُوْلًا  مِّنْکُمْ  يَتْلُوْا  عَلَيْكُمْ  اٰيٰتِنَا  وَيُزَكِّيْکُمْ  وَيُعَلِّمُکُمُ  الْكِتٰبَ  وَا لْحِکْمَةَ  وَيُعَلِّمُكُمْ  مَّا  لَمْ  تَكُوْنُوْا  تَعْلَمُوْنَ
“Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul (Muhammad) dari (kalangan) kamu yang membacakan ayat-ayat Kami, menyucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) dan Hikmah (Sunnah), serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 151)

Rasul diutus ; Meyampaikan ayat ayat, menyucikan, mengajarkan Quran dan hikmah….
Menyucikan agama, menyicikan akal, menyucikan keturunan, menyucikan harta dan menyucikan jiwa…
Puluhan kali adalam Quran kata menyucikan… Dibawah ini yang sering disampaikan pendakwah;

ۗ اِنَّ  اللّٰهَ  يُحِبُّ  التَّوَّا بِيْنَ  وَيُحِبُّ  الْمُتَطَهِّرِ يْنَ
“Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 222)

جَنّٰتُ  عَدْنٍ  تَجْرِ يْ  مِنْ  تَحْتِهَا  الْاَ نْهٰرُ  خٰلِدِيْنَ  فِيْهَا   ۗ وَذٰلِكَ  جَزَآءُ  مَنْ  تَزَكّٰى
“(yaitu) Surga-Surga ‘Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.”
(QS. Ta-Ha 20: Ayat 76)

قَدْ  اَفْلَحَ  مَنْ  تَزَكّٰى
“Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman),”
(QS. Al-A’la 87: Ayat 14)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

قَدْ  اَفْلَحَ  مَنْ  زَكّٰٮهَا
وَقَدْ  خَا بَ  مَنْ  دَسّٰٮهَا

“sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu),dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.”
(QS. Asy-Syams 91: Ayat 9 – 10)

Yang menarik, Allah bukan mencintai orang yang tidak berdosa, tapi mencintai yang bertaubat dan menyucikan diri, sulit orang untuk tidak berbuat dosa, yang penting kalau berbuat dosa tapi langsung bertobat.
Beruntunglah orang yang menyucikan diri, rugi/celakalah orang mengotorinya, syurga bagi orang yang menyucikan dirinya.

Semoga kita selalu berusaha untuk menyucikan diri dengan berusaha tidak berbuat dosa dan memperbanyak istigfar.