Al Quran sebagai Kabar Gembira & Peringatan

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ

‎ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

‎سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

كَذٰلِكَ  يُبَيِّنُ  اللّٰهُ  لَـکُمْ  اٰيٰتِهٖ  لَعَلَّكُمْ  تَعْقِلُوْنَ

“Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya agar kamu mengerti.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 242)

Di mulai dari rumah tangga/keluarga, membina hubungan baik dengan pasangan berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah, berkumpul dengan akad perjanjian dengan Allah dan berpisah secara baik, itu aturan aturan yang ada dalam Al Qur’an dan dijelaskan secara terang mudah, supaya mengerti demikian juga untuk semua aktivitas, perilaku berkehidupan semua ada dalam al Quran diterangkan dengan jelas dan mudah dipahami, ini ditekankan dalam beberapa ayat bahwa Al Qur’an itu mudah ;

فَاِ نَّمَا  يَسَّرْنٰهُ  بِلِسَا نِكَ  لِتُبَشِّرَ  بِهِ  الْمُتَّقِيْنَ  وَتُنْذِرَ  بِهٖ  قَوْمًا  لُّدًّا
“Maka sungguh, telah Kami mudahkan (Al-Qur’an) itu dengan bahasamu (Muhammad), agar dengan itu engkau dapat memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar engkau dapat memberi peringatan kepada kaum yang membangkang.”
(QS. Maryam 19: Ayat 97)

فَاِ نَّمَا  يَسَّرْنٰهُ  بِلِسَا نِكَ  لَعَلَّهُمْ  يَتَذَكَّرُوْنَ
“Sungguh, Kami mudahkan Al-Qur’an itu dengan bahasamu agar mereka mendapat pelajaran.”
(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 58)

Malahan dalam Quran surat al Qamar diulang sampai empat kali, bahwa al Quran utu mudah untuk peringatan;

وَلَقَدْ  يَسَّرْنَا  الْقُرْاٰ نَ  لِلذِّكْرِ  فَهَلْ  مِنْ  مُّدَّكِرٍ
“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”
(QS. Al-Qamar 54: Ayat 17)

وَلَقَدْ  يَسَّرْنَا  الْقُرْاٰ نَ  لِلذِّكْرِ  فَهَلْ  مِنْ  مُّدَّكِرٍ
“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”
(QS. Al-Qamar 54: Ayat 22)

وَلَقَدْ  يَسَّرْنَا  الْقُرْاٰ نَ  لِلذِّكْرِ  فَهَلْ  مِنْ  مُّدَّكِرٍ
“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”
(QS. Al-Qamar 54: Ayat 32)

وَلَقَدْ  يَسَّرْنَا  الْقُرْاٰ نَ  لِلذِّكْرِ  فَهَلْ  مِنْ  مُّدَّكِرٍ
“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?”
(QS. Al-Qamar 54: Ayat 40)

Peringatan karena ada hisab, hari perhitungan dan ada neraka.

وَمَاۤ  اَدْرٰٮكَ  مَا  يَوْمُ  الدِّيْنِ
“Dan tahukah kamu apakah hari Pembalasan itu?”
(QS. Al-Infitar 82: Ayat 17)

ثُمَّ  مَاۤ  اَدْرٰٮكَ  مَا  يَوْمُ  الدِّيْنِ
“Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari Pembalasan itu?”
(QS. Al-Infitar 82: Ayat 18)

يَوْمَ  لَا  تَمْلِكُ  نَفْسٌ  لِّنَفْسٍ  شَيْــئًا   ۗ وَا لْاَ مْرُ  يَوْمَئِذٍ  لِّـلّٰهِ
“(Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.”
(QS. Al-Infitar 82: Ayat 19)

Peraturan itu bisa bisa diterapkan kalau ada sanksi dan reward, semua jelas dalam al Quran, ada kabar gembira dan perngatan “Basyiran wa nadziran”

Semoga kita selamat dunia dan selamat di akhirat;

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirat hasanah, waqina adzabannar.”

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (Al-Baqarah: 201).” (HR Bukhari).