Al Quran Memberi Pelajaran dan Peringatan Bagi Orang Beriman

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

كِتٰبٌ  اُنْزِلَ  اِلَيْكَ  فَلَا  يَكُنْ  فِيْ  صَدْرِكَ  حَرَجٌ  مِّنْهُ  لِتُنْذِرَ  بِهٖ  وَذِكْرٰ ى  لِلْمُؤْمِنِيْنَ

“(Inilah) Kitab yang diturunkan kepadamu (Muhammad); maka janganlah engkau sesak dada karenanya, agar engkau memberi peringatan dengan (Kitab) itu dan menjadi pelajaran bagi orang yang beriman.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 2)

Quran memberi pelajaran dan peringatan bagi orang beriman

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Ayat ini menerangkan bahwa kitab yang diturunkan kepada Muhammad saw yang berisi bimbingan dan petunjuk, adalah untuk memberi peringatan kepada orang-orang mukmin. Muhammad janganlah sekali-kali merasa sedih menghadapi tantangan, perlawanan, ejekan dan hal-hal yng lain dari kaum musyrikin, dalam menyampaikan risalah yang telah ditugaskan kepadanya. Hendaklah dia bersabar menghadapinya. Adanya tantangan dari kaum musyrikin sehingga dada Muhammad saw akan menjadi sesak karenanya telah diketahui oleh Allah

“Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan. (al-hijr/15: 97).
Tetapi ia diperintahkan agar bersabar, tetap teguh hati menghadapi mereka sebagaimana halnya rasul-rasul sebelumnya.

“Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati¦ (al-Ahqaf/46: 35)
Kitab tersebut harus dijadikan pelajaran dan peringatan bagi orang-orang mukmin, karena peringatan itu akan membawa manfaat dan pengaruh kepada mereka.

Pelajaran bagi orang yang beriman, karena merekalah yang paling siap memanfaatkan isi kandungannya. Al-Qur’an mempunyai fungsi yang demikian agung, maka Allah memerintahkan manusia untuk mengikuti ajarannya. Ayat ini juga ditujukan kepada para juru dakwah dan mubalig.
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin. (Adz-dzariyat/51: 55)

وَمَا  هُوَ  اِلَّا  ذِكْرٌ  لِّلْعٰلَمِيْنَ

“Padahal Al-Qur’an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.” (QS. Al-Qalam 68: Ayat 52)

فَذَكِّرْ  اِنْ  نَّفَعَتِ  الذِّكْرٰ ى

“oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat,” (QS. Al-A’la 87: Ayat 9).

فَذَكِّرْ  ۗ اِنَّمَاۤ  اَنْتَ  مُذَكِّرٌ

“Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan,” (QS. Al-Ghasyiyah 88: Ayat 21)

Peringatan itu penting dan bermamfaat.
1. Peringatan bahwa ada kehidupan setelah kematian.
2. Peringatan ada syurga dan neraka
3. Peringatan bahwa hidup manusia harus dipertanggungjawabkannya nanti di akhirat
4. Peringatan bahwa hidup di dunia ini hanya sementara kehidupan di akhirat adalah lama dan kekal.
5. Peringatan peringatan sebelum kematian; peringatan dari sendiri dan peringatan dari luar.
6. Peringatan dari sendiri timbulnya uban, gigi rontok, badan sudah tidak tegap lagi, berkurangnya kenikmatan dll..
7. Peringatan dari luar, kematian orang orang terdekat, kematian di sekitar kita…

Rosulullah SAW ditanya oleh salah seorang Anshar yang dibawa Ibnu Umar menemuinya “Wahai Nabi siapakah orang yang paling cerdas dan mulia?” Beliau menjawab, “Orang yang paling banyak dalam mengingat mati dan dan paling siap menghadapinya. Merekalah yang paling cerdas. Mereka pergi dengan membawa kemuliaan di dunia dan kehormatan di akherat (HR at-Tirmidzi).

Semoga kita termasuk umat Nabi yang cerdas. Yang banyak mempersiapkan amal sholeh untuk bekal kehidupan setelah kematian.