Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَلَوْ نَزَّلْنَا عَلَيْكَ كِتٰبًا فِيْ قِرْطَا سٍ فَلَمَسُوْهُ بِاَ يْدِيْهِمْ لَقَا لَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْۤا اِنْ هٰذَاۤ اِلَّا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ
“Dan sekiranya Kami turunkan kepadamu (Muhammad) tulisan di atas kertas, sehingga mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri, niscaya orang-orang kafir itu akan berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 7)
Mukzijat apapun diperlihatkan kepada orang kafir, mereka akan tetap memperolokannya
Kata “kertas” dalam bahasa Indonesia merupakan serapan dari bahasa Arab, yaitu “قِرْطَاس” (qirṭās). Kata ini masuk ke dalam bahasa Indonesia melalui pengaruh dari perdagangan dan budaya Islam di Indonesia pada masa lalu.
Karena mayoritas warga Indonesia adalah muslim, maka banyak sekali bahasa Arab yang diserap ke dalam bahasa Indonesia.
Kosakata bahasa Indonesia dan bahasa Melayu yang berasal dari bahasa Arab cukup banyak, diperkirakan sekitar 2.000 – 3.000. Namun frekuensinya lumayan besar. Secara relatif jumlah ini antara 40 % – 60 %. Sebagian kata-kata Arab ini masih utuh dalam arti yang sesuai antara lafal dan maknanya, ada sebagian lagi berubah, dan banyak juga yang hasil cocoklogi.
Lafal dan arti masih sesuai dengan aslinya
abad, abjad, akad, abadi, abah, abdi, adat, adil, ajal, amar, amal, aljabar, almanak, asal, asli, awam, akhir, azan;akal, ahli, akibat, awal, akhir, alam, alim, aman, afdal, akhlaq, bakhil, baligh, batil, barakah; bab, bakda, daftar; Dewan, Dunia, derajat, dzuriyat, faham, fardu, fasih, fadilah, faedah, ghaib, ghibah, hikmah, hayat, halal, huruf, haram, hakim, haji; hajat, hidayah, hadiah, hal, hikayat, harkat, hisab, ilmu, insan;ikhlas, infaq, ijabah, ijtihad, ibadah,iklan, iblis, inkar, ikhtiar, iman, islam, imam, jawab; jenis, jasad, jamak, jidar, jilid, jin, Kaum, kafir, khas, khianat, khaliq, khidmat, keramat, khitan, kiamat, (al)kitab, karib, kuliah, kursi, kertas;kalam, kuat, kifarat, kubur,kadar, khusus, khabar, lafaz;lisan, lazim, laknat, lemari.
munafik, maaf, munajat, muhasabah,mujarab, mualaf, musyrik, musyawarah, markas, mistar, malaikat, mahkamah, musibah, mungkar, maut, mimbar; madzhab, mudharat, makna, manfaat, markas, makam, mi’raj, miskin, mihrab, mushibah, makmum, niat, nasib, nisbah, napas;nafsu, nazar, nisab, najis, pahala, qiblat, qalbu, qurban, rukun, ruku, ruju, rukyat, rakyat, rahmat, ridho, riwayat, rasul, rizki, rukiyah, syariat, shalat; safaat, shalih, salam, surat, sahabat, syarikat, sifat, sujud, sakarat, syiar, takdir, taat, tabiat, tabayun, taqwa, tertib, taklid, tamat, tabligh, ulama;umur, udzur, usul, umum, umat, ustadz, wajib; wuquf, wasiat, yaqin, yakni, yatim, ziarah, zina(h), zakat, zaman, zakar,
Lafalnya berubah, artinya tetap
Nama-nama hari dalam sepekan: Ahad (belakangan jadi Minggu artinya = 1 atau hari Ahad), Senin (Isnaini = 2 atau hari Senin), Selasa (Tsulatsaa), Rabu (Arbi’aa), Kamis (Khamiis), Jumat (Jumu’ah) dan Sabtu (Sabtun)
Lafal dan arti berubah dari lafal dan arti semula
Lafalnya benar, artinya berubah
Semoga kita tidak menafikan Arab, bahasanya banyak diserap ke dalam bahasa Indonesia dan Islam diturunkan di Arab dan rasul sendiri orang Arab.