Sekolah menengah pertama umumnya mengajarkan pelajaran-pelajaran umum seperti bahasa, IPA, IPS, kemudian juga pendidikan keagamaan, pendidikan kewarganegaraan dan lain sebagainya. Dewasa ini pendidikan tingkat SMP tidak hanya tentang pelajaran-pelajaran umum seperti itu namun lebih ke numerasi dan literasi di mana nominasi literasi itu merupakan hal yang penting untuk nanti ketika siswa beranjak dari SMP ke SMA dan melanjutkan untuk kuliah.
Syarat masuk perguruan tinggi setiap tahun itu berganti-ganti untuk tahun ini ada beberapa persyaratan yang harus dimiliki siswa salah satunya adalah prestasi baik itu di sekolah maupun di pesantren, ada juga beberapa universitas yang mengharuskan seseorang siswa itu memiliki hafalan sekitar 5 juz minimal dan yang paling penting adalah kemampuan untuk melakukan public speaking atau berbicara di depan umum.
Kemampuan public speaking ini umumnya diajarkan pada ekstrakurikuler sekolah. Namun di Al Masoem publik speaking ini dijadikan sebuah hal yang menjadi keseharian siswa selama di sekolah baik itu di tingkat SMP dan juga tingkat SMA. Bahkan di tingkat SMP siswa diberikan kesempatan untuk berbicara di depan publik yaitu pada saat diseminasi. Uniknya lagi siswa bukan hanya berbicara dengan menggunakan bahasa daerah atau bahasa Indonesia tetapi juga siswa dituntut untuk menggunakan bahasa asing salah satunya adalah bahasa Inggris dan bahasa Arab dalam penyampaian tema yang mereka bawakan.
Tema yang mereka bawakan juga bukan hanya sekedar tema-tema yang bisa mereka cari di internet tetapi harus sesuai dengan tema diskriminasi yang diadakan pada waktu itu sehingga siswa diberikan tantangan untuk bisa memahami dari tema tersebut dan menyampaikannya kepada teman-teman mereka pada saat diseminasi.
Al Masoem menuntut siswa untuk bisa berbicara dengan berbahasa Asing dan juga mampu untuk berbicara di depan umum dengan pengetahuan yang mereka miliki dalam waktu yang singkat. Jangankan untuk siswa untuk orang tua pun ini merupakan hal yang sulit karena umumnya demam panggung itu tidak hanya dapat atau terkena kepada anak-anak atau siswa tetapi juga orang dewasa pun pasti dapat mengalaminya, lantas bagaimana siswa Al Masoem mampu menghilangkan demam panggungnya sehingga mereka bisa lancar berbicara bahasa Asing di depan teman-teman mereka?
Alasannya simple karena siswa masuk dituntut untuk mampu menjadi diri mereka yang terbaik sesuai dengan kepribadiannya masing-masing. Jadi jika setiap sekolah mengajarkan siswa untuk menjadi siswa yang pandai siswa yang berbakat siswa yang mampu untuk berkembang di Al Masoem tidak hanya itu tetapi siswa dijadikan atau menjadikan diri mereka sendiri sesuai dengan kemampuan yang mereka inginkan.
Sebagai sekolah Al Masoem menuntut siswa untuk menjadi dirinya sendiri sehingga banyak di spot-spot di beberapa titik di Al Ma’soem itu mengungkapkan kata-kata seperti “jadilah dirimu sebaik-baik dirimu sendiri” karena pada dasarnya setiap orang itu unik, setiap orang itu berbeda, jika seseorang berminat dalam sepak bola tidak lucu jika orang tersebut harus dimasukkan ke ekstrakurikuler lain seperti taekwondo, ketika seorang siswa berminat di public speaking itu tidak lucu jika misalkan sekolah menyalurkan mereka ke kompetisi renang maka dari itu Al Masoem tahu akan hal tersebut sehingga setiap siswa yang memiliki bakat dan minatnya masing-masing itu akan dimaksimalkan sesuai dengan potensi mereka sehingga siswa dapat berprestasi di berbagai bidang.
Begitu juga siswa yang memang menyukai atau berminat dalam bahasa Inggris kami menyediakan yang namanya kelas peminatan bahasa Inggris. Kelas peminatan bahasa Inggris ini merupakan salah satu kelas khusus di mana siswa yang berminat dalam public speaking dan berbahasa Inggris mereka akan diajarkan berbagai macam hal tentang bahasa Inggris sehingga mereka mampu menunjukkan minat dan bakatnya di depan publik atau di depan teman-teman mereka.
Kelas peminatan ini berbeda dengan ekstrakurikuler, jika ekstrakurikuler waktunya itu terbatas hanya di hari Jumat siang sampai sore untuk kelas peminatan ini waktunya lebih banyak sehingga siswa bisa fokus dalam mata pelajaran yang mereka minati salah satunya yaitu adalah bahasa Inggris.
Di kelas peminatan bahasa Inggris juga siswa diajarkan untuk tidak demam panggung salah satunya yaitu dengan menguasai materi yang akan mereka jabarkan .Dengan menguasai materi tersebut siswa akan merasa percaya diri dengan apa yang mereka bisa dan siswa juga dituntut agar tidak takut untuk salah, jikalau memang salah pun guru akan memaklumi karena namanya siswa orang yang sedang belajar.
Sekecil apapun prestasi yang siswa dapatkan yang siswa berikan tentu akan diapresiasi penuh oleh pihak sekolah baik itu dengan cara memberikan gratis SPP selama 1 bulan sampai 6 bulan ataupun beberapa apresiasi kecil lainnya.
Yang pasti public speaking di Al Masoem itu sangat-sangat diharuskan terutama bagi siswa-siswa yang memang berminat dan berbakat di bidang tersebut salah satunya agar siswa tersebut memiliki kemampuan komunikasi yang baik menyampaikan sebuah tema atau pembahasan yang baik sehingga orang lain dapat mengerti apa yang mereka bahas.
Anda tertarik dengan public speaking dengan bahasa asing?

