Program Literasi Sekolah di Era Digital

28 April 2021 | Dibaca : 52x | Oleh : Mohamad Ramdan
Program Literasi Sekolah di Era Digital

Buku merupakan jendela ilmu dan jendela dunia. Tidak perlu keliling dunia untuk mengetahui banyak hal karena hanya dengan membaca buku kita bisa mengetahui informasi tentang apapun yang kita mau. Untuk dapat memahami informasi apapun, tentunya kita harus memiliki kemampuan literasi yang baik. Jika dilihat dari pengertian sendiri, literasi adalah skill atau kemampuan seseorang yang berhubungan dengan kegiatan membaca, menulis serta memahami sebuah ide dan informasi hingga kemampuan problem solving (memecahkan masalah tertentu). Untuk dapat memahami sebuah informasi secara utuh, tepat dan akurat, maka dibutuhkan kemampuan berbahasa / linguistik yang baik pula. 

Di era revolusi industi 4.0 seperti saat ini, buku bisa dibaca dengan mengakses versi digitalnya. Tidak hanya buku, tulisan-tulisan lain seperti berita, jurnal penelitian dan sebaginya pun bisa kita akses dengan sangat cepat dan mudah. Meskipun tidak semua buku atau penelitian yang bisa kita baca full text nya, akan tetapi kita tetap bisa membaca ringkasan ataupun abstraknya. Namun kemudahan-kemudahan itu tidak diimbangi dengan meningkatnya minat membaca warga negara Indonesia khususnya pelajar. 

Negara Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat literasi yang amat sangat rendah. Catatan yang cukup parah pernah diterbitkan oleh Programme for International Student Assessment (PISA) di tahun 2012 dimana saat itu Indonesia menempati urutan 64 dari 65 negara yang diteliti mengenai minat baca dan literasi. Tidak hanya itu, World’s Most Literate Nations mencatat Indonesia juga pernah menempati urutan ke 60 dari 61 negara yang diteliti. Remaja Indonesia pada umumnya lebih menyukai membaca literatur / sesuatu yang berhubungan dengan minat dan hobinya dibandingkan dengan literatur ilmu pengetahuan ataupun berita yang bermanfaat. Hal ini tentu harus segera dibenahi oleh seluruh elemen terutama profesi yang berhubungan dengan dunia akademis, khususnya guru.

Perkembangan teknologi digital seperti saat ini memang sangat diperlukan mengingat di tahun 2020-2021 ini seluruh dunia sedang dilanda pandemi virus CORONA atau yang dikenal juga dengan istilah COVID 19. Akibatnya seluruh aktivitas apapun sangat disarankan untuk dilakukan dirumah saja. Dari mulai bekerja, aktivitas perekonomian / bisnis hingga aktivitas belajar mengajar pun disarankan dilakuakan dirumah untuk mencegah penyebaran virus CORONA yang lebih parah. 

Program literasi sekolah yang selama ini dilakukan secara konvensional harus mulai berubah sedikit demi sedikit menuju bentuk digital mengingat saat ini peserta didik belum diperbolehkan belajar di sekolah. Untuk dapat menarik minat baca peserta didik, tentunya seorang guru atau pustakawan harus mampu merancang metode tertentu sekreatif mungkin agar kontennya lebih up to date. Maka dari itu, penting kiranya pihak sekolah memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi di bidang multimedia dengan cara bekerjasama dengan instansi yang professional di bidang tersebut. Tidak hanya itu, pihak sekolah juga sudah harus mulai memikirkan fasilitas yang memadai seperti perpustakaan online dan lain-lain untuk memaksimalkan program literasi digital. 

Khusus guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, kurikulum dan RPP yang sudah disusun pun perlu disesuaikan supaya materi mata pelajaran bisa diserap secara maksimal dalam bentuk kontekstual dan bukan hafalan. Salah satu caranya adalah membebaskan peserta didik membaca literatur apapun yang mereka suka (selama isi bahan bacaan positif) lalu membuat ulasan sesuai dengan materi yang sedang dibahas saat itu. Program literasi SMP misalnya, terdapat pembahasan mengenai teks iklan, fiksi-non fiksi, teks drama dan lain-lain. Saat sedang membahas materi tersebut, seorang guru bisa membebaskan siswanya mencari literatur apapun yang mereka suka dan kuasai baik berbentuk teks book ataupun video di YouTube lalu mempresentasikan hasil analisisnya. Dengan begitu, peserta didik dapat memaksimalkan fungsi teknologi informasi dengan hal-hal yang positif dan secara tidak langsung meningkatkan minat baca dalam bentuk literasi digital. 

Bagikan :  

Informasi Menarik Lainnya

Tim Biologi SMA Al Ma'soem Juara Harapan Olimpiade Biologi Tingkat Regional
6 Februari 2018
Tiga orang peserta didik SMA Al Ma’soem yang tergabung dalam tim Biologi meraih Juara Harapan pada acara Collaboration Olympiad Science and Math in ...
30 Maret 2015
By : Tati Rohayati As the biggest and most favourable school in East Bandung, Al Masoem has made a program for its participants, that is they will be able to speak English in 2016. The aim is that the students, teachers and all staffs can communicate and get more access to international world to ...
Tahun ini Ma’soem University akan Kembali Selenggarakan MUC
12 April 2019
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ma’soem University tahun ini akan menyelenggarakan kembali Ma’soem University CUP – MUC 2019 program kegiatan ...
12 Siswa SMP Lulus Tes Tahfidz Bulan Agustus
25 September 2018
12 siswa/santri SMP – PSAM Al Ma’soem berhasil dinyatakan lulus tes tahfidz (menghafal Al Qur’an) untuk gelombang ke-4 di tahun 2018 ini. ...
6 April 2015
Oleh : Erik Suryana S.Pd. Olahraga adalah aktivitas seseorang untuk melatih tubuh entah itu jasmani atau rohani di mana orang yang melakukan olah raga secara teratur akan mendapatkan manfaat yang berlimpah seperti tubuh menjadi bugar dan segar, tubuh menjadi seimbang antara berat badan dan tinggi ...

Informasi Pendaftaran

png
SMP SMA
sd
tk
masoem TV
yt psam
YT ALM

Almasoem Group

Yayasan Al Ma'soem Bandung (YAB)
Jl. Raya Cipacing No. 22
Jatinangor – Sumedang

Telp. (022) 7798204 – 7798243 – 7792448
info@masoem.com

 0811224337 (Ayi Miraz)
 081122700227 (Humas/Kantor)
 08112194421 (Sri Hanipah)

 

Bagikan :
Copyright © Almasoem.sch.id 2021
All rights reserved
Scroll Top