Penerimaan peserta didik Baru tahun 2023 resmi ditutup per hari ahad (09/07), alhamdulillah setidaknya ada 852 siswa dan santri baru yang siap mengemban pendidikan di sekolah dan pesantren Al Masoem. Jumlah ini merupakan jumlah yang banyak dan akan dibagi menjadi beberapa kelas, untuk tingkat SD sendiri kami hanya menerima 3 kelas dengan pengkondisian perkelas hanya 23-25 siswa saja dengan sistem 2 guru dalam satu kelas, sedangkan untuk SMP dan SMA kami hanya menerima hanya delapan kelas saja dimana delapan kelas itu tercampur antara kuota siswa dan santri Al Ma’soem.
PPDB 2023 Ditutup, Al Masoem Menerima 852 Siswa dan Santri
PPDB Al Masoem di tutup dan Al Masoem mendapatkan hasil yang sesuai harapan, terima kasih atas kontribusi dan kepercayaan orang tua kepada Yayasan Al Ma’soem Bandung yang telah bersedia menitipkan dan mempercayakan putra putrinya kepada lembaga Al Masoem. Kami insya Allah akan amanah dan akan terus berkontribusi dalam memaksimalkan pendidikan di Indonesia. Setidaknya sudah banyak alumni alumni Al Masoem yang akhirnya bisa mencapai apa yang mereka cita citakan sejak lama,dari Dokter, Spesialis, Kuliah ke Luar Negeri, Masuk ke perguruan tinggi negeri favorit dan banyak lagi. Al Masoem merupakan lembaga pendidikan yang mendukung minat dan bakat siswa, baik itu di bidang Seni, Olahraga, IMTAQ dan IPTEK. Dengan berbagai macam program dan fasilitas yang ada, insya Allah setiap apa yang menjadi peminatan bagi siswa dan santri bisa kami maksimalkan di lembaga ini.
Selain itu juga Al Ma’soem memiliki fasilitas pondok pesantren yang siap menjadikan putra putri anda sebagai santri dan santri wati yang soleh dan solehah. Dimana dalam pendidikan pesantren kami memiliki target hafalan 2 juz, dan adapun program tahfidz Quran di pendidikan pesantren menggunakan metode Ummi.
MPLS Dilaksanakan Senin (10/07) dan dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Al Masoem Bandung
MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau akrab disebut sebagai KPAM (Konvergensi Perilaku Model Al Masoem) di Al Masoem merupakan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah kepada para calon siswa baru yang dilaksanakan setiap satu tahun satu kali. MPLS atau KPAM di Al Masoem berbeda jauh dari pada di sekolah lain, dimana di kami siswa tidak boleh membawa hal yang memang menyusahkan anak. Tidak ada peloncoan dan tidak ada permainan. Yang ada hanya pengenalan sekolah, program sekolah, ekstrakurikuler, guru dan wali murid lainnya.
Dalam KPAM yang diadakan pada hari ini (10/07) calon siswa yang mengikuti kegiatan ini yakni tingkat SD sebanyak 95 siswa, tingkat SMP sebanyak 225 siswa, dan tingkat SMA sebanyak 253 siswa. Dari keseluruhan calon siswa yang mendaftar, 93% diantaranya (585 siswa) berasal dari wilayah Jawa Barat. Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang menjadi penyumbang siswa terbanyak masing-masing sebanyak 285 siswa dan 138 siswa. Lalu 7% lainnya berasal dari wilayah luar Jawa Barat yang mencapai 40 siswa.
Bahkan dalam penerimaan calon siswa baru tahun ajaran 2023-2024 ini terdapat 19 calon siswa tingkat SMP dan 24 calon siswa tingkat SMA yang berhasil masuk ke Yayasan Al Ma’soem melalui jalur penerima Beasiswa. Jalur beasiswa yang tersedia diantaranya bidang olahraga (Taekwondo, Renang, Sepak Bola & Bulu Tangkis), Rangking 1, Tahfidz 1 juz hingga 5 juz, dan Alumni penerima Kriteria Akhlak maupun Kriteria Utama.
Al Masoem kembali membuka PPDB tahun 2024-2025 awal Agustus nanti
Al Masoem kembali membuka PPDB tahun ajaran 2024-2025 awal Agustus. Diawal gelombang PPDB Al Masoem ini ada beberapa kelebihan salah satunya adalah calon peserta didik dalam penerimaan calon siswa tahun pertama akan mendapatkan keringanan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan dengan geloimbang 2 hingga helombang akhir. Sistem gelombang dalam PPDB ini tidak mempengaruhi pada kualitas pendidikan dan Dana Pengembangan Pendidikan atau bulanan yang dibayarkan hanya berbeda dalam biaya masuknya saja.
Perbedaan antara gelombang 1 dan gelombang 2 hingga gelombang selanjutnya lumayan tinggi yaitu sebesar 500,000 rupiah, maka dari itu penting bagi orang tua untuk bisa memanfaatkan gelombang pertama untuk mendaftar ke Al Ma’soem. Selain itu juga untuk calon siswa yang ingin mengajukan beasiswa alangkah baiknya pada gelombang pertama, karena selain kuota yang terbatas juga agar proses seleksi japres itu bisa selesai dengan cepat.

