Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Pendidikan yang diberikan oleh pondok asrama pada umumnya bertujuan untuk mempelajari ilmu formal sekaligus memperdalam ilmu agama mengenai al-qur’an dan sunnah rasul. Kebanyakan pondok pesantren berdiri atas prakarsa dari umat muslim yang memiliki legitimasi di masyarakat.
Dengan berbasis pada kaidah-kaidah bahasa arab, pondok menjadi salah satu model pendidikan yang bertujuan mencetak generasi muda yang paham dengan ajaran-ajaran islam dan dapat mengamalkannya dengan baik. Seperti apa fungsi pondok asrama dalam mendidik siswa yang berjiwa positif?
Hingga saat ini, masyarakat masih melirik pondok pesantren sebagai lembaga pendukung nilai-nilai keagamaan yang harus ditanamkan pada generasi muda. Oleh karena itu, eksistensi pondok asrama sangatlah penting terutama bagi masyarakat pedesaan. Berikut ini beberapa fungsi pondok pesantren dalam pendidikan siswa.
Dalam praktiknya, pondok pesantren memberikan pengajaran ilmu-ilmu islam yang sifatnya dasar serta aplikatif, seperti ilmu aqidah, ilmu fiqih, dan ilmu syakhsiyah (kepribadian). Pendidikan kepribadian bagi siswa tersebut dilaksanakan melalui beberapa pembiasaan, seperti pembiasaan membaca dzikir, wirid, rotib, serta qiyamullail.
Kebanyakan pondok pesantren juga membekali siswanya dengan ilmu lainnya dalam kegiatan pelatihan. Misalnya seperti pelatihan kewirausahaan, pelatihan menulis, pelatihan managemen TPA, pelatihan kaifa tusholli, pelatihan dauroh bahasa arab, hingga pelatihan penyembelihan hewan qurban.
Pondok asrama juga diharapkan dapat berperan dalam menciptakan sumber daya manusia yang kreatif, berkarakter, serta memiliki keunggulan yang kompetitif dan mempu untuk memainkan peranannya baik sebagai strategic partner, employee champion, administrative expert maupun agen perubahan.
Salah satu upaya strategis pondok yaitu melalui penyelenggaraan pendidikan inovatif oleh guru-guru yang kreatif untuk mencetak lulusan yang terbaik. Para siswa di pondok juga harus dibekali dengan ketrampilan teknologi untuk meningkatkan inovasi sistem serta metode pembelajaran di kelas.
Selain itu, ada beberapa skill yang perlu diajarkan di pondok, diantaranya adalah;
Setidaknya terdapat empat poin dalam keahlian berorganisasi yang perlu dimiliki oleh santri, yaitu fokus eksekusi perencanaan, konsen permasalahan dan adaptasi. Oleh karena itu, pembelajaran yang dilakukan tidak perlu terlalu serius hingga membuat mereka tegang, namun harus tetap nilai-nilai pendidikannya tersampaikan dengan sempurna.
Sebagian besar para orang tua akan merasa tenang ketika anaknya tinggal di pondok asrama. Hal ini dikarenakan mereka yakin bahwa pondok merupakan tempat yang sangat aman bagi anak-anak mereka. Namun hal ini juga dibarengi dengan alasan lain. Diantaranya adalah;
Ketika berada di pondok, siswa akan berkumpul dengan teman dari berbagai daerah yang tentunya memiliki berbagai sifat dan kepribadian yang berbeda. Lalu mereka dijadikan satu supaya terjadi proses sosialisasi dalam masyarakat yang berskala mikro. Di pondok asrama juga diajarkan cara untuk menghormati serta menghargai pendapat orang lain.
Selain itu, ada juga pendidikan mengenai gotong royong dan saling membantu teman yang sedang kesulitan. Para siswa di sini diajarkan untuk menciptakan kedamaian dan hidup bersosial sehingga para orang tua tidak khawatir akan kehidupan sosial anaknya.
Melatih siswa agar lebih mandiri merupakan salah satu misi dari kebanyakan pondok pesantren. Mengingat di Pesantren tidak ada orang tua dan orang terdekat maka santri harus bisa bertahan hidup di bawah kebijakan yang ditetapkan oleh pesantren.
Dari mulai bangun pagi hingga tidur malam, para santri harus menyiapkan seluruh perlengkapannya secara mandiri. Apabila biasanya ketika di rumah semua hal telah dibantu oleh orangtua, maka di sini santri benar-benar diajarkan untuk hidup mandiri serta dibekali dengan pengetahuan cara bertanggung jawab untuk diri sendiri.
Untuk menghindari hal negatif dari dunia luar, kebanyakan para orang tua memilih untuk membekali anaknya dengan ilmu agama di pondok. Karena di dalam pondok, para santri akan dikelilingi oleh energi yang positif terutama dalam hal akhlak dan adab yang hingga saat ini masih banyak diabaikan oleh sebagian orang.
Maraknya pergaulan remaja yang kental dengan hal negatif tindakan mudah menembus apabila anak telah lekat dengan ilmu agama yang diajarkan di pondok pesantren. Oleh sebab itulah para orang tua kebanyakan memilih pondok pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anaknya.
Nah, dari beberapa peranan dan fungsi pondok asrama yang telah disebutkan di atas, semuanya telah dijalankan oleh yayasan Pondok Al Masoem. Dengan mengetahui fungsi serta peranan ini maka diharapkan para orang tua dapat lebih cermat dalam memilih pondok pesantren yang tepat bagi anak mereka.