Ramadan 2025 menjadi momen yang tak terlupakan bagi santri di Pesantren Siswa Al Ma’soem, Bandung, dengan digelarnya acara Penutupan RIC (Ramadan In Campus) yang dirangkai dengan Penyerahan Sertifikat Peserta Haflah Hifdzil Quran 1446 H. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian Haflah Quran yang telah berlangsung sepanjang bulan suci, menampilkan dedikasi santri dalam menghafal Al-Qur’an dan semangat kebersamaan dalam menyambut Lailatul Qadar.
Suasana Penuh Syiar di Penutupan RIC
Ramadan In Campus (RIC) adalah program unggulan Pesantren Siswa Al Ma’soem yang dirancang untuk memperdalam keimanan santri selama bulan Ramadan. RIC mencakup berbagai kegiatan seperti tadarus malam, i’tikaf, kajian keagamaan, dan Haflah Hifdzil Quran, sebuah acara tahunan yang menampilkan kemampuan hafalan Al-Qur’an para santri. Pada Ramadan 2025, penutupan RIC diadakan pada hari ke-20 Ramadan, bertepatan dengan suasana penuh khidmat menjelang 10 malam terakhir.
Acara ini dihadiri oleh ribuan santri, guru, staf, serta pimpinan Yayasan Al Ma’soem, termasuk Ketua Yayasan, Ceppy Nasahi Ma’soem. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem .M.S menegaskan bahwa RIC dan Haflah Quran adalah wujud nyata syiar Islam di era modern. “Kami ingin santri tidak hanya menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Haflah Hifdzil Quran 1446 H: Prestasi Membaggakan Santri
Haflah Hifdzil Quran 1446 H menjadi sorotan utama dalam acara ini. Haflah tahun ini diikuti oleh 50 santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa Ma’soem University. Mereka menunjukkan kemampuan hafalan Al-Qur’an dengan target yang bervariasi: 28 santri hafal 5 juz, 13 santri hafal 10 juz, 5 santri hafal 15 juz, 1 santri hafal 20 juz, 1 santri hafal 25 juz, dan 2 santri berhasil mencapai 30 juz.
Puncak acara adalah penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta Haflah sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka. Khusus untuk 2 santri yang berhasil menghafal 30 juz, mereka mendapatkan hadiah istimewa berupa umroh gratis bersama rombongan Al Ma’soem Khadimul Hajj, yang akan berangkat pada tahun 2025 ini. “Apresiasi ini bukan hanya tentang hadiah, tetapi juga motivasi bagi generasi muda untuk cinta Al-Qur’an,” tambah Ceppy Nasahi, merujuk pada tradisi tahunan Al Ma’soem yang telah berlangsung sejak lama.
Makna Haflah Quran di Era Modern
Haflah Quran di Pesantren Siswa Al Ma’soem bukan sekadar kompetisi hafalan, tetapi juga sarana syiar Islam yang kuat. Acara ini disiarkan secara online, memungkinkan masyarakat luas menyaksikan dan terinspirasi oleh dedikasi santri. Seperti yang disebutkan, Haflah Hifdzil Quran bertujuan untuk memotivasi generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an di tengah tantangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan karakter, di mana santri diajarkan nilai-nilai keimanan, ketekunan, dan kebersamaan.
Bergabung dengan Al Ma’soem untuk Ramadan yang Lebih Bermakna
Pesantren Siswa Al Ma’soem, yang berlokasi di Jalan Raya Cipacing No. 22, Jatinangor, Sumedang, dikenal sebagai pesantren modern yang menggabungkan pendidikan agama dan akademik. Dengan fasilitas lengkap seperti asrama ber-AC, laboratorium multimedia, dan pengawasan 24 jam, pesantren ini menjadi pilihan ideal bagi orang tua yang ingin anaknya merasakan Ramadan di pesantren yang penuh berkah. Al Ma’soem juga membuka pendaftaran santri baru untuk tahun ajaran 2025/2026, dengan biaya masuk SMP boarding sekitar yang terjangkau, serta program beasiswa bagi hafiz.
Bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman Ramadan In Campus yang inspiratif seperti ini, segera daftar di Al Ma’soem! Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui almasoem.sch.id atau hubungi 0811-2340-226
Wujudkan Ramadan 2025 dengan Ibadah Terbaik
Penutupan RIC dan Penyerahan Sertifikat Peserta Haflah Hifdzil Quran 1446 H di Pesantren Siswa Al Ma’soem menjadi bukti nyata bahwa semangat Ramadan dapat diwujudkan melalui ibadah dan prestasi. Mari jadikan Ramadan 2025 sebagai momentum untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para santri Al Ma’soem. Semoga semangat ini terus menginspirasi kita semua untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

