KPAM aja (2)

Pentingnya Sopan Santun Bagi Siswa Al Masoem

Sopan santun merupakan perilaku yang sangat penting bagi kehidupan sehari hari. Karena sopan santun seseorang dapat lebih dihargai dan disenangi oleh masyarakat sekitar. Dalam kehidupan bersosialisasi antar sesama manusia, sudah tentu kita memiliki norma atau etika dalam melakukan hubungan dengan orang lain. Dalam hal ini sopan santun dapat memberikan banyak manfaat atau pengaruh yang baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Dalam penutupan Konvergensi perilaku Model Al Masoem (KPAM) yang diadakan pada Jumat (15/07) Ketua Yayasan mengungkapkan pentingnya sopan santun bagi siswa terutama siswa SMP dan SMA Al Masoem.

Manfaat sopan santun pun ditegaskan oleh Ketua Yayasan, bahwa bagi siswa manfaat sopan santun akan membentuk pribadi yang baik dimata orang lain. Bahkan Ketua Yayasan menegaskan, siswa Al Masoem harus memiliki sopan santun. Karena itu nilai utama dalam pendidikan kita. Bukan mencari anak yang pintar, tapi mencari anak yang bageur dalam arti anak yang memiliki sifat yang akhlakul karimah.

Ketua Yayasan juga menegaskan bahwa semakin tinggi jenjang seharusnya seorang siswa semakin sopan, untuk merubah hal seperti itu cukup sulit apalagi jika anak dibiasakan untuk tidak berlaku baik dari kecil.  Siswa SD ketika tidak sopan, ditegur mereka nurut tapi siswa SMA itu akan lebih sulit. Karena perubahan diri itu ada pada diri sendiri, ungkapnya.

KPAM aja (4) KPAM aja (5) KPAM aja (1)

Siswa Al Masoem adalah keluarga besar Al Masoem karena siswa dan santri adalah keluarga Al Ma’soem, karena keluarga maka sudah selayaknya kita untuk saling bahu membahu untuk merubah sifat siswa yang kurang. 

Motto Al Masoem adalah membentuk generasi Cageur, Bageur Pinter, bahkan di setiap sudut Al Masoem terdapat beberapa banner tentang pentingnya adab dibandingkan ilmu. Karena ilmu tidak bisa menutupi attitude atau adab yang kurang, sedangkan adab yang baik justru bisa menutupi ilmu siswa yang kurang.

Maka dari itu, Al Masoem dengan tegas, sebelum melakukan pembentukan siswa yang pintar, kami akan menuntut siswa untuk bisa menjadi siswa yang baik. Karena sopan santun atau akhlak mulia itu sangat penting.

Di penutupan KPAM ini juga ada 23 siswa yang mendapatkan kriteria siswa terbaik, 23 siswa ini terdiri dari 10 siswa SMP, 10 siswa SMA dan 3 siswa yang mendapatkan nilai matematika dalam uji tulis di SMA Al Masoem. Dalam pemilihan siswa terbaik ini juga diperhatikan beberapa unsur, salah satunya adalah sopan santun siswa terhadap teman sebaya dan juga terhadap guru dan wali santri barunya.

KPAM lokalatih guru (5) KPAM lokalatih guru (6) KPAM lokalatih guru (7) KPAM lokalatih guru (9)

Penutupan KPAM diirini dengan pengenalan ekstrakurikuler sekolah

Pendidikan karakter siswa ini dimulai dari hari pertama penerimaan calon siswa menjadi seorang siswa, maka dari hari pertama itu juga siswa harus mulai bisa merubah kebiasaan buruknya. Karena kami memiliki program unggulan yaitu beasiswa kriteria akhlak.

Kriteria akhlak ini merupakan beasiswa tertinggi di Al Masoem, dimana siswa dilihat dari ekstrakurikulernya, keaktifan siswa di organisasi sekolah, prestasi siswa hingga yang pasti adalah sopan santun siswa kepada teman sebaya dan kepada guru gurunya. Mereka yang berhasil mendapatkan beasiswa kriteria akhlak ini akan mendapatkan gratis SPP selama 6 bulan.

Maka selama KPAM diperkenalkan berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler, agar siswa selangkah lebih maju untuk melanjutkan visi dan misi siswa. Minimal siswa memiliki gambaran, kedepannya akan menjadi dan akan seperti apa. Sekolah tetap hanya mewadahi dan memberikan masukan kepada siswa untuk memilih. Ketika siswa masih bingung dalam memilih, wali kelas dan wali santri Al Masoem wajib membantu agar siswa bisa mengetahui minat dan bakatnya masing masing.

KPAM lokalatih guru (11) KPAM lokalatih guru (12) KPAM lokalatih guru (10)

Penutupan KPAM diirini dengan pengenalan ekstrakurikuler sekolah

KPAM ditutup secara resmi oleh Ketua Yayasan, sehingga ditutupnya Konvergensi Perilaku Model Al Masoem, calon siswa yang ikut serta dalam KPAM ini secara resmi sudah menjadi seorang siswa dan santri Al Masoem tahun pelajaran 2022-2023.

Ketua Yayasan juga menitipkan kepada siswa dan santri Al Masoem untuk tetap memiliki target dalam sekolah, jangan hanya menjadi siswa biasa. Jika anda memiliki potensi untuk bisa berprestasi di dalam apa yang anda minati, wujudkan itu dengan sebaik baiknya, karena kami percaya setiap siswa memiliki potensi yang sangat luas, tinggal sekolah saja yang mampu mengembangkan itu semua dan jadikan itu sebagai sebuah prestasi tutupnya.