Asrama Putri Pesantren siswa Al Masoem

Pendidikan Anti Korupsi di Lingkungan Sekolah

Pendidikan antikorupsi merupakan tindakan untuk mengendalikan dan mengurangi korupsi berupa keseluruhan upaya untuk mendorong generasi mendatang untuk mengembangkan sikap menolak secara tegas terhadap setiap bentuk korupsi. Bentuk korupsi itu banyak, dari korupsi secara Langsung atau dan tidak langsung atau agar lebih memudahkan saya secara pribadi menyebutnya korupsi berupa materi dan non materi. 

Dikutip dari berbagai sumber korupsi secara langsung sendiri dibagi menjadi beberapa jenis seperti : 

  • Korupsi Uang Negara,
  • Korupsi Suap Menyuap,
  • Korupsi Tindakan Pemerasan,
  • Korupsi Penggelapan Jabatan,
  • Korupsi Gratifikasi,
  • Korupsi Benturan Kepentingan dalam Pengadaan

Sedangkan korupsi secara tidak langsung sering kali kita temui di lembaga pendidikan terutama sekolah, seperti Korupsi Waktu, Korupsi hak dan kewajiban pelajar dan Mencontek. Mencontek adalah salah satu korupsi yang sering dilaksanakan siswa selama disekolah, dan Al Masoem merupakan salah satu sekolah yang menindak tegas bibit bibit koruptor salah satunya adalah menindak tegas siapapun yang melakukan contek menyontek baik itu untuk pemberi contekan dan juga mereka yang meminta dan mendapatkan hasil contekan.

Bagi kami lembaga Al Masoem mencontek merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji, dan hanya di kami siswa atau santri yang ketahuan mencontek dalam ujian dapat dikenai sanksi 100 poin dan langsung dikembalikan kepada orang tuanya, apalagi jika ketahuan dengan adanya barang bukti yang nyata.

Pendidikan anti korupsi di Al Masoem terbilang sangat tegas, karena sesuai moto kami membentuk generasi Cageur Bageur Pinter maka dari itu tindakan tindakan yang dianggap biasa bagi beberapa sekolah kami tegaskan tidak akan pernah terjadi di lingkungan Al Masoem.

Korupsi waktu di Al Masoem merupakan salah satu hal yang sudah kami minimalisir sedemikian rupa, faktanya Al Masoem merupakan sekolah yang tidak memberikan jam kosong atau jam mengambang kepada siswa, jadi setelah satu pelajaran selesai maka guru lain atau guru mata pelajaran lain akan masuk menggantikan langsung, jadi korupsi waktu di Al Masoem sudah efektif dan diminimalisir sedemikian rupa sehingga tidak ada kerugian sedikitpun bagi orang tua yang sudah mempercayai kami, lembaga Al Masoem sebagai sekolah ramah anak yang memang amanah terhadap pendidikan siswa nya.

Dan Korupsi kewajiban dan hak pelajar merupakan buntut panjang dari korupsi waktu itu sendiri. Karena sudah menjadi hak seorang siswa dan santri Al Masoem untuk mendapatkan pendidikan terbaik selama sekolah dan pesantren di Al Masoem, maka dari itu sudah menjadi kewajiban kami juga sebagai tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran yang baik bagi siswa dan santri kami. Maka dari itu pendidikan anti korupsi di lingkungan sekolah terutama di lingkungan Al Masoem sudah diajarkan sejak dini, bahkan dari tingkat SD.

Dengan sistem poin pelanggaran siswa menjadi tertib dalam melaksanakan tugasnya sebagai murid, tidak ada istilah kesiangan (jika ada maka dapat sanksi poin pelanggaran), tidak ada istilah jam kosong (jika memang ada guru yang tidak bisa masuk selalu ada guru pengganti yang menggantikan), tidak ada juga istilah pencontek dan tercontek karena pendidikan anti korupsi di Al Masoem merupakan pendidikan anti korupsi yang sudah berjalan secara efektif dan hasilnya adalah siswa dan santri didikan Al Masoem selain menjadi siswa dan santri yang berprestasi, siswa dan santri kami juga menjadi siswa dan santri yang berakhlakul karimah, jauh dari kejahatan, jauh dari maksiat dan yang pasti kebiasaan yang ditanamkan di Al Masoem akan terbawa hingga dewasa sehingga menjadi generasi yang amanah, fatonah, cageur bageur dan pinter.

Konsep pendidikan anti korupsi di Al Masoem juga dibuktikan dengan beberapa hal lagi diantaranya tidak ada suap menyuap dari orang tua kepada guru, jika memang ada bingkisan sebagai tanda terimakasih dari orang tua terhadap guru maka bingkisan tersebut akan disalurkan kepada Musaadatul Ummah Bandung atau lembaga amil zakat Al Masoem. Bahkan tidak ada uang tip bagi setiap civitas Al Masoem, maka dari itu jika memang ada yang memberikan uang tip, maka uang tersebut akan kami berikan kepada MUB untuk dijadikan kas yang akan diberikan kepada mereka yang lebih membutuhkan.