Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Mungkin kita merasa bersemangat untuk mendapatkan teman baru, keluar rumah, dan menghabiskan waktu jauh dari orang tua. Kita mungkin merasa gugup untuk mengambil begitu banyak tanggung jawab untuk diri sendiri yang jauh dari rumah, keluarga, dan teman. Kita mungkin bertanya-tanya seperti apa sekolah di pondok itu dan apakah akan merasa cocok disana.
Dengan kelas yang lebih kecil (biasanya 10 hingga 30 siswa), kita akan mengenal guru dan berinteraksi dengan mereka di dalam dan di luar kelas. Sekolah asrama juga akan melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk mempersiapkan kita ke jenjang kuliah. Berikut beberapa tip dan trik untuk membantu kita menikmati waktu di pondok dan memaksimalkan waktu di luar rumah.
Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Tiba di Pondok
Bersikaplah terbuka untuk menjalin pertemanan baru. Sapa calon teman di aula di antara kelas, undang siswa lain untuk makan malam, dan perkenalkan teman baru satu sama lain. Ini akan membantu kita membangun kelompok yang erat yang dapat tetap bersama sepanjang waktu di pondok. Di atas segalanya, bersikap baik kepada semua orang. Kita akan hidup bersama mereka setiap hari. Jangan ambil bagian dalam penindasan apa pun dan coba hentikan jika melihatnya.Β
Salah satu aspek terbaik dari sekolah berasrama adalah kita dapat berteman dari berbagai daerah. Tidak jarang siswa datang dari daerah-daerah yang jauh. Tanyakan tentang budaya mereka dan pelajari beberapa kata dalam bahasa lokal mereka. Ini bisa sangat menyenangkan dan mempererat pertemanan. Sebaliknya, jika kurangnya privasi membuat kita stres, carilah tempat seperti perpustakaan tempat untuk menyendiri tetapi masih cukup dekat dengan komunitas yang lebih luas. Menulis tentang perasaan kita juga bisa membantu.Β
Buat Aturan Bersama di Pondok
Diskusikan aturan dasar tentang kebersihan dengan teman sekamar dan pembimbing. Teman sekamar yang seenaknya dan ruangan yang berantakan bisa mengurangi kemampuan kita untuk fokus pada tugas sekolah. Jadikan sebagai upaya tim. Buat semua orang setuju untuk mengambil pakaian kotor mereka, mengosongkan tempat sampah secara teratur, dan menjaga kebersihan lantai. Itu berlaku juga untuk kamar mandi.
Jangan mendominasi kamar. Ini adalah kamar bersama, bukan milik kita sendiri. Jika ingin mendengarkan musik saat teman belajar, dengarkan di headphone. Jadwalkan waktu kita agar tidak begadang sampai jam 2 pagi saat teman sekamar mencoba untuk tidur. Jika ada kelas pagi, temukan cara untuk bangun tepat waktu tanpa alarm keras yang membangunkan semua orang di ruangan itu. Cobalah dengan tulus untuk mengenal teman sekamar. Makan bersama. Berolahragalah bersama. Jika memiliki kelas yang sama, belajar bersama!
Mintalah bantuan pembimbing jika butuh bantuan. Jika tidak cocok dengan teman sekamar, beri tahu pembimbing. Mereka akan melihat apakah ada yang dapat mereka lakukan. Anggaplah pembimbing juga sebagai orang tua untuk meminta nasihat dan saran.
Bagaimana Memanfaatkan Kondisi Pondok
Singkirkan dulu pekerjaan, lalu bersosialisasilah. Jika pondok mengizinkan makanan dari rumah, mintalah orang tua untuk mengirimkan paket makanan. Kiriman paket kue dan makanan ringan akan menjadi kejutan yang menyenangkan untuk dinikmati dan dibagikan dengan teman sekamar.
Cerdaslah dalam mengatur aturan. Akan ada banyak godaan untuk mendapat masalah. Pondok biasanya memiliki kode dan aturan yang ketat dan melanggarnya dapat membuat kita diskors atau dikeluarkan.Β Kenali orang dewasa di komunitas pondok. Guru, pelatih, pembimbing, konselor perguruan tinggi, dan bahkan staf kantor ingin kita sukses dan mereka selalu bersedia membantu. Di akhir tahun kelulusan, tetaplah saling berhubungan dengan teman. Pastikan kita telah menambahkan teman kita di media sosial agar mudah menghubungi mereka saat berjauhan.Β