IMG 20210525

Mutu Layanan yang Menjadi Strategi Unggulan Yayasan Al Ma’soem Bandung

Idealnya, kualitas layanan umumnya dicatat sebagai prasyarat penting untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan pelanggan, Oleh karena itu setiap lembaga pendidikan harus memberikan pelayanan yang optimal dan berkualitas. Kepuasan merupakan suatu keadaan pikiran emosional terhadap layanan yang dirasakan, sementara kualitas layanan merupakan tafsiran sebagai evaluasi terhadap layanan.

 Layanan sekolah perlu dikelola dengan baik, pengelolaan terhadap kualitas pelayanan merupakan suatu hal yang vital untuk meningkatkan kepuasan siswa. Kualitas layanan pendidikan jauh lebih dari sekedar memberikan pendidikan, tetapi juga berkaitan dengan aspek fisik, kelembagaan dan psikologis pendidikan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas layanan secara lebih menyeluruh dan mendetail untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Bila setiap sekolah memperhatikan tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan sekolah maka sekolah akan mendapatkan feedback dari siswa sehingga sekolah dapat melakukan perbaikan dan peningkatan berdasarkan feedback tersebut. Feedback dari siswa merupakan suatu komponen penting dalam sistem manajemen mutu dan juga menjadi refleksi terhadap pembelajaran.  Kualitas layanan pada satu pendapat dapat diukur dengan menggunakan Servqual (Sahney et al., 2004) yang didalamnya terdapat berbagai macam dimensi (Zeithaml & Bitner, 2009). Dimensi tersebut adalah Tangible, keandalan (reliable), tanggapan pelanggan (responsiveness), jaminan (assurance) dan empathy.

Seperti yang dilakukan oleh yayasan Al Ma’soem Bandung yang selalu memperhatikan aspek kualitas layanan. Dalam aspek tangible, sudah sangat baik dan unggul. Fasilitas fisik umumnya sudah tersedia meliputi sarana dan prasarana yang mendukung dalam pembentukan siswa yang memiliki karakter cageur, bageur dan pinter. Fasilitas pendukung lainya seperti: lapangan futsal, kolam renang, lapangan basket, lapangan voli, jogging track, lapangan badminton, pacuan kuda, area panahan, kantin, warnet, poliklinik, dll. Diharapkan fasilitas tersebut dapat  mendukung siswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Begitupun dalam dimensi reliable, responsiveness, assurance, empathy sudah berada pada kategori sangat baik. Artinya, keandalan layanan yang dirasakan oleh siswa telah sesuai dengan harapan mereka.